MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 15 Oktober 2019 18:03
IPK Kaltara di Atas Jakarta

Gubernur Ingatkan untuk Sikapi Perubahan

TERBAIK: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menerima penghargaan IPK 2019 dari Menaker M. Hanif Dhakiri, Senin (14/10).

PROKAL.CO,

JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Kaltara sudah mampu mengungguli provinsi-provinsi lain dalam ketenagakerjaan. Bahkan, sesuai indeks pembangunan ketenagakerjaan (IPK) yang dirilis Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (14/10), Kaltara berada di atas Jakarta.

Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri mengungkapkan, sesuai hasil pengukuran IPK sejak 2017 menggunakan metodologi berbasis SDGs, dan mulai tahun ini menggunakan aplikasi berbasis web dalam situs ipk.kemnaker.go.id, menunjukkan IPK nasional pada 2019 adalah 61,06. IPK nasional ini meningkat 0,25 dibandingkan 2018 yang sebesar 60,81. 

Dengan IPK sebesar 61,06, maka status pembangunan ketenagakerjaan nasional masih berada pada kategori menengah bawah. Secara nasional, kata dia, hampir semua provinsi IPK-nya mengalami kenaikan. IPK tertinggi pada 2019 diraih Jogjakarta dengan 70,79 poin. Peringkat kedua ditempati Kaltara dengan 69,63 poin. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Jakarta dengan 68,34 poin. 

"Pada 2019, jumlah provinsi dengan IPK berkategori menengah atas atau IPK di atas 66,00 juga bertambah menjadi 7 provinsi. Naik dari tahun 2018 yang berjumlah 6 provinsi. Hal ini menunjukkan pemerintah daerah sudah cukup aware dengan pembangunan ketenagakerjaan sebagai salah satu instrumen pencapaian tujuan SDGs," kata Hanif. 

Disebutkan, provinsi dengan IPK berstatus menengah atas adalah Jogjakarta, Kalimantan Utara, Jakarta, Kalimantan Tengah, Papua Barat, Kalimantan Timur, dan Kepulauan Riau. Sebaliknya, jumlah provinsi IPK berstatus rendah berkurang dari 2 provinsi di 2018 menjadi hanya 1 provinsi di 2019. Yakni, Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengaku bangga dan bersyukur dengan melihat penilaian IPK di provinsi termuda ini yang cukup tinggi. Bahkan, tertinggi kedua setelah Jogjakarta. 

"Pertama saya apresiasi kepada jajaran OPD yang menangani ketenagakerjaan di Kaltara. Saya juga berterima kasih kepada para pelaku usaha, pelaku industri yang selama ini telah menjalankan fungsinya dengan baik. Terutama dalam memberikan perhatian kepada para tenaga kerja. Dan yang terutama lagi, terima kasih kepada asosiasi pekerja, serikat pekerja dan seluruh stakeholder lainnya yang berhubungan dengan ketenagakerjaan di Kaltara. Semua ini berhasil karena koordinasi, sinergi dan komunikasi yang terus berjalan dengan baik," ungkapnya.

Gubernur juga mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian bersama. Yaitu mengenai tantangan ke depan di bidang ketenagakerjaan. Di era digital seperti sekarang, perubahan teknologi yang begitu cepat dituntut adanya inovasi dan gerak cepat. Di antaranya, dengan melakukan pengembangan digital skill bagi para generasi muda, kemudian meningkatkan industri kreatif dan industri digital. 

"Di era sekarang telah terjadi disrupsi-disrupsi, atau perubahan industri dari berbagai bidang. Hal ini memengaruhi dalam bidang ketengakerjaan. Contoh, kalau orang menganggap Blue Bird sebagai pengusaha taksi kaya, wajar. Karena memiliki ribuan taksi. Tapi pengusaha taksi yang terkaya sekarang adalah Uber,” ujarnya.

Namun, kata dia, uniknya Uber tidak memiliki taksi. “Begitupun dengan perusahaan media. Orang melihat CNN, Fox News sebagai media kaya, wajar, ada produknya. Tapi ternyata perusahaan media yang terkaya sekarang adalah Facebook. Dan, Facebook tidak punya wartawan. Itulah contoh perubahan industri yang begitu jauh berbeda. Ini harus kita sikapi, kita siapkan," ujarnya. (hms/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 18:54

Fokus Stabilkan Harga Gula

TANJUNG SELOR – Badan Urusan Logistik (Bulog) Bulungan memastikan stok…

Kamis, 28 Mei 2020 18:52

Belum Berpikir Soal Pilgub

TARAKAN – Pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) menyita perhatian banyak…

Kamis, 28 Mei 2020 18:51

Tarakan Menuju New Normal

TARAKAN – Kota Tarakan menjadi satu diantara 25 kabupaten kota…

Kamis, 28 Mei 2020 18:49

Persentase Sembuh Masih di Atas Nasional

TANJUNG SELOR – Satu pasien positif Covid-19 asal Bulungan dinyatakan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:32

Ramadan dan Lebaran, Volume Sampah Capai 45 Ton

TANJUNG SELOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengakui terjadi kenaikan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:31

Mawar Disetubuhi Kenalan Baru

TARAKAN - Nasib sial dialami Mawar, nama samaran korban pencabulan,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:24

PDAM Siapkan 5 Ribu Sambungan Gratis

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terus berupaya mewujudkan program pemasangan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:08

Pemprov Kaltara Tambah 6 Unit Sekolah Baru

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara akan menambah sarana…

Rabu, 27 Mei 2020 15:04

Pusat Longgarkan Kebijakan Transportasi Umum, Ini Reaksi Gubernur Kaltara

TANJUNG SELOR – Kebijakan Pemerintah Pusat untuk melonggarkan transportasi umum,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:02

Catridge Menipis TCM Terhenti Sementara

TANJUNG SELOR – Persediaan catridge yang didatangkan dari Kementerian Kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers