MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 16 Oktober 2019 18:09
Buat Aplikasi AHSIAF Berawal dari Keprihatinan

Adip Dwi Sasongko, Peraih Juara II KIR Pentas PAI 2019

BERPRESTASI: Adip Dwi Sasongko meraih juara kedua KIR Pentas PAI 2019 di Makassar, belum lama ini.

PROKAL.CO,

Siswa SMAN 1 Tarakan kembali mengukir prestasi tingkat nasional. Adalah Adip Dwi Sasongko yang meraih juara II Karya Ilmiah Remaja (KIR) Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) yang berlangsung di Makassar, Sulsel, belum lama ini.

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

 

MEWAKILI Kalimantan Utara pada lomba yang digelar Kementerian Agama pada 7–13 Oktober lalu, Adip Dwi Sasongko mampu membuat para juri memberikan perhatian lebih terhadap project yang dibawanya.

Siswa kelas X MIPA 3 SMA 1 Tarakan ini membawa karya ilmiah berupa aplikasi AHSIAF. Yakni, perancangan aplikasi pembelajaran antara akidah, syariah dan tasawuf.

“Aplikasi yang dirancang dengan berbasi Android Studio 3.4.1, yang mana AHSIAF ini singkatan dari akidah syariah dan tasawuf,” ujar guru kegiatan ektrakurikuler SMAN 1 Tarakan, Ade Kuswara, Sabtu (12/10).

Aplikasi tersebut lahir atas dasar keprihatinan Adip Dwi Sasongko terhadap informasi yang menyimpang tentang ajaran Islam. Adip pun terpikir bagaimana mencarikan solusi, agar informasi yang terpublikasi di media online maupun media sosial dapat tersaring dengan baik.

Lahirlah aplikasi AHSIAF yang dibuatnya untuk memberikan informasi dan edukasi kepada umat muslim, terutama kaum muda seputar ajaran akidah, syariah dan tasawuf yang sesuai tuntunan agama. Sehingga, endingnya dapat mewujudkan generasi Islam yang baik di era millenium.

“Kalau sumber-sumbernya memang kita masih dari media juga, media online, tapi media online ini memang filter, yang mana bisa kami kutip dan tidak, lalu kami juga berpedoman sama Alquran dalam memberikan kajian informasi,” terang Ade Kuswara. 

Untuk membuat aplikasi tersebut, Adip membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan. Meski cukup lama, namun Ade mengaku siswanya tidak menemui hambatan berarti, karena kebetulan Adip cukup memahami tentang multimedia.

Sebelum diikutkan dalam KIR PAI tingkat nasional, aplikasi tersebut juga sempat diuji coba pada kelompok rohani Islam SMAN 1 Tarakan. Aplikasi tersebut ternyata mendapat respons positif dan dinilai dapat meningkatkan pengetahuan maupun motivasi siswa dalam mempelajari agama Islam. (*/fen)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers