MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:09
Atap Kaca Pecah, 1 Warga Terluka
DISTERILKAN: Atap kaca di lobi RSUD Tarakan yang terinjak petugas kebersihan, Jumat (18/10), menyebabkan satu warga terluka.

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Atap kaca di lobi RSUD Tarakan yang terinjak cleaning service atau petugas kebersihan saat melakukan aktivitasnya, Jumat (18/10) pagi, sekira pukul 09.30 Wita, pecah dan mengakibatkan 1 warga terluka.

Salah seorang saksi mata, Bambang Hendarto yang saat kejadian berada di depan loket pengambilan obat, mengaku sempat kaget mendengar suara sesuatu jatuh ke lantai lobi.

Dia pun melihat ada satu warga yang terluka. Dan, langsung dibawa ke IGD untuk mendapatkan perawatan intensif. “Saya lihat itu satu orang yang berdarah kepalanya. Yang saya dengar juga, ada orang yang injak di atap kaca atas lobi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Tarakan dr Muhammad Hasbi Hasyim mengatakan, petugas kebersihan yang sedang membersihkan bagian atas lobi tidak sengaja menginjak kaca tersebut.

“Ini memang kejadian tidak diinginkan. Human error saja,” ujarnya.

Dia juga menyebut satu warga mengalami luka di bagian kepala. Sementara, satu petugas kebersihan mengalami luka lecet di bagian tangan dan benturan di bagian dada. “Luka kulitnya saja, enggak sampai 1 sentimeter. Itu sudah kita tindaki. Untuk CS, sudah kita periksa juga dan di-rontgen.Sudah tidak apa. Luka ringan saja,” ungkapnya.

Dikatakan, pihak ketiga yang mengelola petugas kebersihan kurang berkoordinasi dengan RSUD Tarakan. Seharusnya, kata dia, di area tertentu harus sesuai dengan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Menurutnya, petugas CS tersebut tidak semuanya dibekali pelatihan K3. 

“Dulu-dulu itu, pihak ketiga yang lama koordinasi dengan pihak K3. Mestinya menjadi tanggung jawab CS untuk memilah area mana yang harus didampingi dengan K3. Beda, misalnya, kalau pel lantai kan tidak perlu pendampingan. Tapi ini kan daerah berbahaya,” ujarnya.

Terkait atap kaca di lobi, menurutnya, akan didiskusikan apakah nantinya semua kaca dilepas dan diganti dengan bahan lain. (*/sas/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 16:53

IPK Ikut PPG Minimal 3,0

TANJUNG SELOR – Calon guru yang akan mengikuti pendidikan profesi…

Kamis, 14 November 2019 16:51

Pembatasan demi Keselamatan Penumpang

TARAKAN – Warga yang ingin mengirim barang melalui speedboat di…

Kamis, 14 November 2019 16:50

Dua Pencuri SBW Diciduk

TANJUNG SELOR – Pencuri sarang burung walet (SBW) di Desa…

Senin, 11 November 2019 15:09

Kantor Satpol PP Akan Jadi Polsek

TARAKAN – Polsek Tarakan Tengah yang dulunya bermarkas di Jalan…

Senin, 11 November 2019 14:54

Banyak Betul Masalahnya, Kini Ada Kewajiban PLTMG Harus Bersertifikat

TANJUNG SELOR - Proses uji coba pembebanan pembangkit listrik tenaga…

Senin, 11 November 2019 14:52

Urus Data di Disdukcapil, Permudah Warga dengan Chatting di WA

TARAKAN – Untuk mempermudah pelayanan, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil…

Senin, 04 November 2019 14:51

Kepergok di Kamar, Ngaku Istirahat

TARAKAN – Sebanyak 8 perempuan yang merupakan pemandu lagu di…

Senin, 04 November 2019 14:48

Butuh Dukungan Alumni

TARAKAN – Peran alumni diharapkan untuk dapat membantu membesarkan Universitas…

Senin, 04 November 2019 14:46

Sikapi Persoalan Jembatan Meranti

TANJUNG SELOR - Pembangunan Jembatan Meranti yang menghubungkan Kelurahan Tanjung…

Senin, 04 November 2019 14:44

Libatkan Perusahaan Bersihkan Eceng Gondok

TANJUNG SELOR - Pembersihan eceng gondok di Sungai Buaya, kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*