MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:11
Sarankan Buat Aturan Penghafal Alquran
Kamal

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Pembelajaran baca tulis Alquran saat ini semakin mudah ditemui masyarakat seiring berkembangnya tempat-tempat pembelajaran seperti taman pendidikan Alquran maupun sekolah berbasis agama Islam.

Namun, para lulusan penghafal Alquran belum mendapatkan tempat yang utama dalam kehidupan sehari-hari. Misal, dalam mengikuti seleksi masuk sekolah formal, penghafal Alquran masih dikesampingkan dibandingkan siswa berprestasi di bidang akademik maupun olahraga.

Berangkat dari kondisi itu, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Tarakan menginginkan diterbitkannya payung hukum yang dapat menguatkan keberadaan para lulusan baca tulis Alquran.

“Banyak yang pintar, tapi sayang akidah, akhlaknya kurang. Maka dengan perda Alquran nanti anak-anak akan masuk di dalam sekolah mana pun yang formal, baik negeri maupun swasta akan menjadi acuan pertama. Bukan yang sekadar prestasi olahraga, tetapi diutamakanlah prestasi Alquran bagi yang Islam,” ujar Ketua BKPRMI Tarakan Kamal, Jumat (18/10). 

Menurut Kamal, sejumlah daerah lain di Indonesia sudah menerapkannya. Seperti Makassar, Sulawesi Selatan. Tarakan diharapkannya bisa menjadi pelopor.

Jika tidak melalui perda, kata dia, bisa lewat peraturan wali kota. Yang terpenting, lanjutnya, ada kebijakan yang menguatkan keberadaan para lulusan baca tulis Alquran. 

Kamal juga meyakini anak-anak lulusan dari lembaga pembelajaran Alquran memiliki akhlak yang baik. Karena dalam pembelajarannya tidak hanya diajarkan bagaimana membaca dan menulis Alquran secara benar, tapi juga mengajarkan akhlak yang baik. 

“Anak yang bisa mengaji insya Allah akhlaknya dijamin,” ujarnya.

Namun, dirinya menyerahkan sepenuhnya proses pembuatan payung hukum kepada Pemkot Tarakan.

Menanggapi usulan itu, Wali Kota Tarakan Khairul mendukung. Tidak hanya memberikan tempat utama bagi anak-anak penghafal Alquran, tapi juga memberi jaminan akan standar pendidikan Alquran yang berkualitas, termasuk para pengajarnya. 

“Saya kira ini kan juga harus diatur, distandarisasi-lah istilahnya,” ujarnya.

Khairul juga mengatakan, payung hukum yang dibuat bisa peraturan wali kota atau perda. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 16:53

IPK Ikut PPG Minimal 3,0

TANJUNG SELOR – Calon guru yang akan mengikuti pendidikan profesi…

Kamis, 14 November 2019 16:51

Pembatasan demi Keselamatan Penumpang

TARAKAN – Warga yang ingin mengirim barang melalui speedboat di…

Kamis, 14 November 2019 16:50

Dua Pencuri SBW Diciduk

TANJUNG SELOR – Pencuri sarang burung walet (SBW) di Desa…

Senin, 11 November 2019 15:09

Kantor Satpol PP Akan Jadi Polsek

TARAKAN – Polsek Tarakan Tengah yang dulunya bermarkas di Jalan…

Senin, 11 November 2019 14:54

Banyak Betul Masalahnya, Kini Ada Kewajiban PLTMG Harus Bersertifikat

TANJUNG SELOR - Proses uji coba pembebanan pembangkit listrik tenaga…

Senin, 11 November 2019 14:52

Urus Data di Disdukcapil, Permudah Warga dengan Chatting di WA

TARAKAN – Untuk mempermudah pelayanan, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil…

Senin, 04 November 2019 14:51

Kepergok di Kamar, Ngaku Istirahat

TARAKAN – Sebanyak 8 perempuan yang merupakan pemandu lagu di…

Senin, 04 November 2019 14:48

Butuh Dukungan Alumni

TARAKAN – Peran alumni diharapkan untuk dapat membantu membesarkan Universitas…

Senin, 04 November 2019 14:46

Sikapi Persoalan Jembatan Meranti

TANJUNG SELOR - Pembangunan Jembatan Meranti yang menghubungkan Kelurahan Tanjung…

Senin, 04 November 2019 14:44

Libatkan Perusahaan Bersihkan Eceng Gondok

TANJUNG SELOR - Pembersihan eceng gondok di Sungai Buaya, kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*