MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 22 Oktober 2019 17:17
Berharap Ada Terobosan Ekonomi
BANGUN INFRASTRUKTUR: Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri PUPR di era sebelumnya, Basuki Hadimuljono (kiri) serta Gubernur Kaltara Irianto Lambrie meninjau pembangunan embung, 6 Oktober 2017.

PROKAL.CO,

TARAKAN – Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden, Minggu (20/10). Diharapkan ada terobosan-terebosan baru yang diambil Joko Widodo untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kami sangat berharap sekali ada terobosan-terobosan lagi, terus ada peningkatan perekonomian lagi yang lebih maju,” ujar dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bulungan–Tarakan, Ana Sri Ekaningsih.

Kinerja Joko Widodo dalam memacu pertumbuhan ekonomi pada periode sebelumnya, dinilainya sudah cukup bagus. Misal, kebijakan membangun jalan tol, yang dianggap berdampak positif terhadap perekonomian.

“Itu juga merupakan untuk jalan cepatnya pertumbuhan ekonomi, terutama di transportasi, bahan baku, apa segala macam. Kalau tidak ada kelancaran dan memakan banyak biaya sehingga nanti kalau harga jualnya tinggi, otomatis daya beli juga akan berkurang. Pertumbuhan ekonomi enggak bisa cepat tumbuh,” ungkapnya. 

Adapun terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi di periode sebelumnya, menurut Ana Sri Ekaningsih, bukan karena kebijakan pemerintah pusat. Melainkan dipengaruhi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang berdampak pada perlambatan ekonomi secara global, termasuk di Indonesia.

Pemerintah pusat melalui rapat dewan gubernur Bank Indonesia telah mengantisipasi dampak tersebut dengan kebijakan menurunkan suku bunga acuan. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk menjaga agar investor tetap tertarik berinvestasi di Indonesia. 

Namun, yang membuat Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah perlambatan ekonomi dunia, menurut Ana Sri Ekaningsih, karena tingkat konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah cukup tinggi. 

Sementara itu, bidang pelayanan perizinan juga diharapkan ada terobosan baru untuk mendukung pertumbuhan sektor ekonomi. Diharapkan pelayanan perizinan bisa sesingkat mungkin tanpa mengubah asas ketatanegaraaan. Terobosan ini juga dimaksudkan untuk menarik minat investor berinvestasi di Indonesia.  

Retno juga berharap presiden mampu menempatkan menteri yang bisa membantu melaksanakan program kerja pemerintah pusat.

“Pilih menteri yang memang punya jiwa dapat mengikuti gerak jalannya Pak Jokowi dan satu visi, tidak merecokin sehingga apa yang dijadikan program Pak Jokowi, juga terlaksana dengan baik,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers