MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51
SOA Barang Bakal Lebih Awal
Hartono

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Subsidi ongkos angkut (SOA) barang pada tahun anggaran 2020 diupayakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kaltara bisa terlaksana di awal 2020.

Rencananya, anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut sudah mulai dilelang pada Desember tahun ini. Kepala Disperindagkop-UKM Kaltara Hartono pun menyatakan pihaknya telah menerima usulan rute SOA barang dari Kabupaten Malinau dan Nunukan. 

Usulan itu dalam proses penyusunan dan akan segera diserahkan ke kelompok kerja (Pokja). “Rute yang kita susun lebih dari 10. Dan, kami akan menjadwalkan penyerahan berkasnya ke pokja,” ujarnya, Senin (21/10).

Dikatakan, dipercepatnya lelang SOA barang karena berkaca pengalaman tahun ini. Lelang baru dilakukan pada April. Sementara, dia menganggap idealnya program tersebut sudah dimulai setiap awal tahun.

“Kalau 2019 ini memang lambat lelang, karena menunggu antrean lelang. Namun, informasi yang kami terima, lelang dimulai Desember untuk SOA barang 2020,” ujarnya.

Berbeda dengan anggaran tahun ini, tahun depan ada beberapa wilayah tujuan SOA barang yang tidak dianggarkan. Itu dikarenakan daerah tersebut telah mendapat alokasi dari APBN 2020.

“Yang jelas, ada yang berpindah dan ada yang bertambah. Sebagai contoh, untuk Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan tidak kita anggarkan tahun depan. Hal itu karena masuk APBN 2020. Kami lakukan itu agar ada pemerataan daerah yang menjadi tujuan SOA barang. Yang sudah dianggarkan pada APBN, tidak dianggarkan lagi di APBD,” jelasnya.

Untuk anggaran SOA barang, Hartono menyebutkan tidak ada penambahan. Alokasi anggaran tetap sama seperti 2019 ini, yakni Rp 9 miliar. “Kami maunya anggaran bisa bertambah, namun pagunya memang segitu,” imbuhnya.

Soal realisasi pada tahun ini, Hartono menyebut hingga Oktober sudah mencapai 70 persen. Ditargetkan hingga akhir 2019 SOA barang bisa mencapai 100 persen. 

“Masih ada beberapa yang belum 100 persen. Salah satunya adalah Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Dia juga mengaku bahwa dalam merealisasikan program tersebut, sejauh ini tidak ada kendala. Pendistribusian pun, kata dia, masih sesuai jadwal. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.