MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 23 Oktober 2019 13:56
Protes Taksi Online, Sopir Taksi Konvensional Kembali Beraksi

Sebut Driver Online Melebihi Kuota

FASILITASI: Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan memberikan arahan kepada sopir angkutan konvensional dan driver online.

PROKAL.CO, TARAKAN – Sopir taksi konvensional kembali beraksi. Mereka mendatangi Kantor Wali Kota Tarakan, meminta Pemkot Tarakan mencarikan solusi terhadap beroperasinya transportasi dalam jaringan (daring) atau online dan angkutan sewa khusus.

Menurut para sopir taksi konvensional, transportasi online kendaraan roda empat tidak sesuai kuota yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Menurut Ketua SPTI Tarakan Hamka, pihaknya tidak menolak kehadiran transportasi online, namun perlu dilakukan pengaturan trayek. Karena, kata dia, jangan sampai sopir taksi konvensional tidak mendapatkan hasil hanya karena keberadaan angkutan berbasis aplikasi tersebut.

Dia juga mengatakan, telah dikeluarkan keputusan Gubernur Kalimantan Utara tentang wilayah operasi dan rencana alokasi jumlah kebutuhan angkutan sewa khusus yang menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi, serta tarif batas atas dan tarif batas bawah.

Angkutan online yang boleh beroperasi di Tarakan, disebutnya hanya 20 unit saja dengan rincian 17 unit kendaraan dari koperasi Mitra Empat Sekawan yang bekerja sama dengan Gojek, dan Koperasi Borneo Pratama bekerja sama dengan Grab yang telah mengoperasikan kendaraan roda empat dengan jumlah 2 unit.

Namun, kenyataan di lapangan yang dijumpai pihaknya lebih dari jumlah itu. “Ini kan melebihi, coba lihat di atas, lebih banyak kan itu, sudah berbondong-bondong masuk,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, Pemkot Tarakan boleh saja menerapkan Smart City, akan tetapi suka tidak suka taksi konvensional juga ada di Tarakan. Bahkan, kata dia, lebih dulu beroperasi sehingga pihaknya pun butuh perhatian pemerintah.

Dia juga mengatakan, sopir taksi konvensional sebenarnya bersedia apabila menjadi bagian dari angkutan sewa khusus. Namun, yang diharapkan bukan hanya bicara, melainkan solusi riil dari pemerintah.

Dalam aksi tersebut, kedatangan sopir konvensional tidak berjumpa Wali Kota Tarakan. Mereka hanya berdiskusi dengan perwakilan angkutan online yang difasilitasi Polres Tarakan.

Dari pertemuan tersebut, solusi sementara yang diberikan bahwa angkutan online diberi waktu seminggu untuk menyerahkan 20 nama driver. Sesuai kuota yang ditetapkan Pemprov Kaltara. Data itu nantinya akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan pengawasan di lapangan. Jika di kemudian hari ditemukan driver online di luar nama yang diserahkan, maka dilakukan tindakan berupa penilangan.

“Kalau memang sudah ada kuotanya seperti itu, kami minta daftar-daftarnya, siapa-siapa saja yang terdaftar. Di luar dari itu, ya kami laksanakan penilangan,” tegas Kasatlantas AKP Aroefik Apriliawan mewakili Kapolres Tarakan AKPB Yudhistira Midyahwan.

Sementara Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Kaltara Adrianur, menilai pihaknya hanya berpegangan pada Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus yang belum diberlakukan sampai sekarang.

“Info terakhirnya tahun depan baru akan diberlakukan itu. Jadi, saat ini kan masih proses sosialisasi dan juga teman-teman ini masih dalam proses membuat perizinan,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 21 November 2019 15:35

Perketat Keamanan di Bandara

TARAKAN – Antisipasi terhadap aksi terorisme, menjadi perhatian dalam rapat…

Kamis, 21 November 2019 15:24

Janji Menjaga Kepercayaan Setia kepada Negeri

Gina Gutierez Luceno resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Istri…

Kamis, 21 November 2019 15:21

Empat Rumah ‘Diterjang’ Tanah Longsor

TARAKAN – Tanah longsor kembali terjadi. Kali ini terjadi di…

Kamis, 21 November 2019 15:19

Harus Penuhi 11 Kriteria

Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara terus…

Kamis, 21 November 2019 15:17

Gugur sebelum Ikut Tes

TANJUNG SELOR – Pendaftar CPNS harus mencermati betul formasi yang…

Kamis, 21 November 2019 15:12

Yakin Tak Ada Desa Fiktif

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kaltara…

Rabu, 20 November 2019 19:25

Mantan Napi Wajib Lampirkan Bukti Publikasi

TANJUNG SELOR –  Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang…

Rabu, 20 November 2019 19:22

Pemprov Kaltara Tetap Tarik Pajak Alat Berat

TANJUNG SELOR – Ketentuan pajak alat berat telah diatur dalam…

Rabu, 20 November 2019 19:19

Banyak Pelaku Usaha Pariwisata Tak Bersertifikasi

TARAKAN – Dinas Pariwisata Kalimantan Utara mencatat masih banyak pelaku…

Rabu, 20 November 2019 19:18

Wajib Pajak Banyak Menunggak

TARAKAN – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kota Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*