MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 07 November 2019 17:56
Kerja Sama dengan WWF Diakhiri Desember
PEMUTUSAN KERJA SAMA: Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama peserta pertemuan dengan WWF Indonesia, Rabu (6/11).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Merujuk pada surat yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait pemutusan kerja sama pemerintah dengan World Wildlife Fund (WWF), Pemprov Kaltara sebagai salah satu pihak yang sedang bekerja sama, juga turut menghentikan kerja sama.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat memimpin pertemuan dengan pihak WWF Indonesia, mengatakan keputusan diambil karena mengikuti surat dari Kementerian LHK Nomor S.1221/Menlhk-Sekjen/Rokln/Kln.0/10/2019, tertanggal 4 Oktober 2019 yang ditandatangani Sekjen Kementerian LHK Bambang Hendroyono.

Selain itu, sebelumnya Menteri LHK sebelumnya, juga sudah mengirim radiogram ke seluruh gubernur dan bupati/wali kota per 19 September 2019. Radiogram yang ditembuskan kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Luar Negeri itu meminta para kepala daerah tidak menjalin kerja sama dengan WWF.

"Kita mengikuti keputusan Menteri LHK. Untuk itu, kerja sama dengan WWF akan diakhiri. Hanya sampai akhir Desember 2019 ini," kata Gubernur.

Untuk diketahui, kerja sama  WWF dengan Pemprov Kaltara seyogianya baru berakhir Juni 2020. Dikatakan Gubernur, meski tidak sampai tuntas, pihak WWF tetap diminta untuk memberikan laporan pertanggungjawabannya kepada United Nations Development Programme (UNDP) sebagai pemberi dana dan Pemprov Kaltara.

"Kita akui WWF selama ini telah banyak memberikan kontribusi dalam hal pelestarian lingkungan. Khususnya di Kaltara. Hanya saja, kita tetap harus mengikuti keputusan yang sudah disampaikan dari pusat. Dalam hal ini, dari kementerian LHK. Untuk kelanjutannya ini, secara administrasi kita akan mengirimkan surat resmi ke Kementerian LHK, WWF maupun ke UNDP," jelas Gubernur.

Seperti diketahui, pemerintah Norwegia melalui United Nations Development Programme (UNDP) memberikan bantuan dana kepada gubernur atau pemerintah provinsi anggota GCF. Salah satunya Kaltara, yang nilainya sebesar USD 350.000. Dana tersebut diberikan untuk menurunkan emisi dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Bantuan tersebut merupakan perhatian dunia terhadap Kaltara yang berhasil menurunkan emisi dan peduli akan konservasi hutan. Dalam pelaksanannya, Pemprov Kaltara bekerja sama dengan World Wildlife Fund (WWF) Indonesia sebagai mitra kerja untuk melaksanakan anggaran tersebut.

Dikatakan Gubernur, dana tersebut digunakan untuk dua kegiatan awal. Yakni, penguatan kelembagaan antarinstansi, masyarakat dan LSM untuk melestarikan hutan. Kemudian, untuk perencanaan agar dapat memberdayakan masyarakat. Jika berhasil, dari negara pendonor akan menambahkan lagi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara Edy Suharto menjelaskan, penurunan emisi di Kaltara telah diwujudkan sejak 2016. Dengan menyusun rencana aksi daerah, penurunan gas rumah kaca, dan Gubernur Kaltara diangkat menjadi anggota GCF. Pada 2017 Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga mengikuti COP 23 di Bonn, Jerman. Tahun selanjutnya, mengikuti COP 24 di Polandia dan menjadi anggota Under 2 Coalition untuk pembentukan program kampung iklim. “Perencanaannya, penurunan emisi 29 persen pada 2030,” ujarnya. (hm)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 19:36

Pemprov Kaltara Wacanakan Pasar Ternak

TANJUNG SELOR – Pembentukan pasar ternak dengan memprioritaskan hewan ternak…

Kamis, 28 Mei 2020 19:34

Uji Spesimen Mandiri Dipastikan Awal Juni

TANJUNG SELOR – Pemeriksaaan sampel spesimen Covid-19 secara mandiri oleh…

Kamis, 28 Mei 2020 19:32

Gubernur Pastikan akan Pilah Rekomendasi DPRD

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto…

Kamis, 28 Mei 2020 19:31

7 Tahun Provinsi Kaltara dengan Capaian yang Telah Diraih (25)

Pemenuhan listrik di Kaltara difokuskan layanan akses ke masyarakat pedesaan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:48

Pemerintah Plot Kaltara Siap Jalani New Normal

TANJUNG SELOR - Pemerintah terus merumuskan protokol masyarakat produktif dan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:47

Pembangunan Pelabuhan Bunyu Terus Berproses

TANJUNG SELOR – Selain membangun Pelabuhan Pesawan di Tanjung Selor,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:46

Dishut Bantu Paket Minyak Kayu Putih dan Madu untuk Tenaga Medis

TANJUNG SELOR – Turut berperan dalam penanganan pandemi Coronavirus Disease…

Rabu, 27 Mei 2020 15:44

Pemprov Segera Susun Renaksi Tindaklanjut Temuan BPK

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto…

Sabtu, 23 Mei 2020 19:07

QRIS Sistem Pembayaran Baru Era Digital

TARAKAN – Dalam memberlakukan sistem pembayaran, Bank Indonesia (BI) juga…

Kamis, 21 Mei 2020 19:53

Gubernur Apresiasi Pihak yang Bantu APD untuk Para Medis

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers