MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 11 November 2019 14:26
Bangkitkan Semangat Menjadi Pahlawan Masa Kini
KENANG PAHLAWAN: Wakil Wali Kota Tarakan Effendhi Djuprianto bersama Forkopimda melakukan tabur bunga di taman makam pahlawan di Jalan Kusuma Bangsa, Minggu (10/11).

PROKAL.CO, TARAKAN – Wakil Wali Kota Tarakan Effendhi Djuprianto menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan yang dipusatkan di halaman parkir rumah jabatan Wali Kota Tarakan, di Jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Minggu (10/11).

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, wakil wali kota membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari P Batubara, di mana Hari Pahlawan selalu mengingatkan pada momentum bersejarah pertempuran 10 November 1945.

“Setiap hari pahlawan, diingatkan kembali pada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia,” ucap wakil wali kota.

Peristiwa perang mengingatkan bahwa kemerdekaan yang telah dirasakan saat ini tidaklah datang begitu saja. Namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan insan warga negara Indonesia.

“Dengan peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa, hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar,” kata wakil wali kota.

“Selain itu, di peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2019, ‘Aku Pahlawan Masa Kini’,” lanjutnya.

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun, warga negara Indonesia. Dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

Hari Pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

“Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. Untuk itu, marilah kita terus-menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia,” katanya.

Usai menjadi inspektur upacara, wakil wali kota Tarakan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan tabur bunga di taman makam Pahlawan di Jalan Kusua Bangsa, Kecamatan Tarakan Timur. (adv/mrs/udi)   


BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:33

Kelola Potensi SDM untuk Bangun Desa

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> - Asisten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.