MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 12 November 2019 14:33
Toko Indonesia Rampung Akhir 2019

Kurangi Disparitas Harga di Perbatasan

TOKO INDONESIA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau lahan pembangunan Toko Indonesia di Kecamatan Krayan, belum lama ini. Foto kanan, kondisi terkini pembangunan Toko Indonesia.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembangunan Toko Indonesia di perbatasan, tepatnya di Desa Long Bawan, Kecamatan Krayan Barat, Kabupaten Nunukan yang dimulai sejak 2017 lalu, ditarget rampung tahun ini.

Diharapkan mulai 2020 Toko Indonesia yang merupakan gagasan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie sudah bisa dioperasikan.

Sesuai laporan dari Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, pembangunan Toko Indonesia yang didanai APBD Kaltara, itu sudah memasuki tahap akhir.

“Ter-update progres pekerjaan tahap akhir (per 11 November 2019) telah mencapai 55 persen. Dan, di akhir tahun 2019 ditarget selesai 100 persen,” ujar Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Dirinya meminta agar pengerjaan Toko Indonesia yang akan menjadi salah satu solusi mengurangi disparitas harga di wilayah perbatasan tersebut, bisa segera dituntaskan.

Pembangunan Toko Indonesia yang akan menyediakan berbagai produk dalam negeri ini, kata Gubernur, bertujuan agar masyarakat di daerah perbatasan mendapatkan produk dalam negeri dengan harga terjangkau.

Toko Indonesia pertama dibangun di Desa Long Bawan, Krayan Selatan dilakukan secara bertahap sejak 2017. Melalui APBD Kaltara 2017 dianggarkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk dilakukan pengerjaan struktrur pada bangunan. Kemudian pada 2018, dilanjutkan pembangunan Toko Indonesia tahan II. Pada tahap itu, Pemprov Kaltara mengalokasikan Rp 4 miliar untuk dilakukan pengerjaan pemasangan bata, alian, plaster, pemasangan keramik lain dan konstruksi atap bangunan.

Sedangkan pembangunan Toko Indonesia tahap III, yakni tahap akhir dianggarkan sebesar Rp 8,4 miliar lebih. “Baik tahap I maupun tahap II, realisasi di lapangan sudah 100 persen rampung dikerjakan. Kemudian yang tahap ketiga ini, laporannya sudah 50 persen lebih,” katanya.

Irianto berharap Toko Indonesia bisa dioperasikan mulai tahun depan. Teknis dalam pelaksanaannya nanti, Toko Indonesia akan dikelola oleh Disperindagkop-UKM Kaltara. Keberadaan Toko Indonesia ini akan membantu ketersediaan bahan pokok yang diperlukan oleh masyarakat perbatasan dan pedalaman.

“Hadirnya Toko Indonesia juga sebagai upaya pengentasan kemiskinan yang ada di wilayah perbatasan. Salah satunya dengan menghadirkan negara di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUPR-Perkim Kaltara, Sudjadi mengungkapkan, saat ini sedang dilakukan sejumlah pengerjaan tahap akhir. Di antaranya, pekerjaan beton, pemasangan plafond, pengecatan, pekerjaan pintu, jendala dan dinding alumunium serta pekerjaan taman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop-UMKM) Kaltara Hartono menambahkan, selain pembangunan Toko Indonesia di Krayan, atas instruksi Gubernur, juga akan dibangun Toko Indonesia di Pulau Sebatik yang rencananya dimulai pada 2020 mendatang.

“Untuk lahan sudah siap, masyarakat menghibahkan lahannya seluas 3.600 meter persegi untuk dibangun Toko Indonesia. Untuk perkiraan dana yang dibutuhkan sekitar Rp 11 miliar, dan akan diusulkan di APBD Provinsi 2020,” ujar Hartono.

Pembangunan Toko Indonesia, lanjutnya, digagas Gubernur atas dasar melihat tingginya disparitas harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan dengan daerah lain. Sehingga menjadi pertimbangan perlunya dibangun sebuah tempat yang menjual bahan kebutuhan pokok masyarakat, dengan harga yang terjangkau. (hm)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 16:36

SAKIP, Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Anggaran

DENPASAR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 28 Januari 2020 16:34

Jadi Rujukan Nasional, 4 Ruang RSUD Tarakan Dibenahi

TANJUNG SELOR – Guna kesiapsiagaan pencegahan menyebarnya virus corona, 4…

Selasa, 28 Januari 2020 16:29

Gubernur Surati Mendagri

DENPASAR – Ingin mendorong percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB)…

Selasa, 28 Januari 2020 14:50

Pemprov Sampaikan Pendapat atas Dua Raperda Inisiatif DPRD

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara), menyampaikan pendapat atas…

Senin, 27 Januari 2020 16:54

Per 1 Januari, UHC Kaltara Masuk 5 Besar Nasional

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 27 Januari 2020 16:52

Provinsi Kaltara Mantapkan Persiapan UNBK 2020

TANJUNG SELOR - Sebanyak 8.799 pelajar satuan pendidikan menengah di…

Jumat, 24 Januari 2020 17:22

35 Hektare Hutan Mangrove Sebatik Direboisasi

TANJUNG SELOR - Upaya untuk melindungi pantai dari abrasi yang…

Jumat, 24 Januari 2020 17:20

Sudah 73 Kampung KB Dibentuk di Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Jumat, 24 Januari 2020 17:17

Provinsi Pertama Terapkan Diversifikasi Kurikulum SMK

TANJUNG SELOR - Konsen pembelajaran dan pola pembinaan Sekolah Menengah…

Jumat, 24 Januari 2020 17:13

Sudah 2.046 Tenaga Kerja Lokal Tersertifikasi

TANJUNG SELOR – Diprediksi mega proyek pembangunan 5 bendungan Pembangkit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers