MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 14 November 2019 20:39
Siap Intensifkan Harmonisasi dengan Forkopimda
HARMONISASI: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berbincang dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Mendagri Tito Karnavian. Foto kiri, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama Jaksa Agung ST. Burhanuddin.

PROKAL.CO,

BOGOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie memastikan akan terus mengintensifkan harmonisasi hubungan antara Pemerintah Provinsi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Hal tersebut juga diharapkan berlaku bagi pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara. Itu juga sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rakornas pemerintah dan Forkopimda di Sentul International Convention Centre (SICC) Bogor, Rabu (13/11) pagi.

Diungkapkan Irianto, Presiden menyebutkan bahwa setiap pihak, utamanya aparat penegak hukum untuk berhati-hati menangani setiap peristiwa sekecil apa pun. Aparatur penegak hukum juga diminta tidak menggampangkan peristiwa sekecil apa pun. Karena dunia saat ini penuh dengan ketidakpuasan.

"Untuk itulah Presiden menekan akan pentingnya menjaga hubungan harmonis Forkopimda. Komunikasi gubernur dengan kapolda, dengan pangdam, kajati, kepala PN dan lainnya penting sekai untuk dijalin. Hubungan seperti itu akan sangat memengaruhi tensi di daerah. Apabila ada satu yang tidak rukun akan menjadi masalah besar dalam menangani setiap problem di daerah. Hal yang sama juga harus dilakukan pemerintah kabupaten dan kota yang harus berhubungan baik dengan dandim, kapolres, kajari, dan lainnya," bebernya.

Presiden juga berpesan apabila ada persoalan hukum terjadi, aparat penegakan hukum diminta untuk mengedepankan upaya preventif. "Harusnya diingatkan dulu, jangan ditunggu peristiwa terjadi baru ditangkap. Hal ini juga sudah disampaikan Presiden kepada Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung dan lainnya. Jangan sampai kejadian lagi di semua level tingkatan aparatur penegak hukum," ujarnya.

Pesan lain dari Presiden, kata Gubernur, yakni berkaitan dengan kebijakan. "Presiden menegaskan agar tidak ada lagi kebijakan yang dikriminalisasi. Ini lantaran masih banyak sekali kriminalisasi kebijakan terjadi, dan sekali lagi jangan dicari-cari. Apabila ada yang keliru harus diingatkan," ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 Juli 2020 14:48

Rusun untuk ASN II Dibangun Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR),…

Jumat, 03 Juli 2020 14:47

8 Perusahaan Masuk dalam Seleksi Proper 2020

TANJUNG SELOR - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupaya…

Jumat, 03 Juli 2020 14:45

Iduladha, Pemprov Siapkan 7 Sapi Kurban

TANJUNG SELOR – Jelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah, Pemerintah…

Kamis, 02 Juli 2020 17:47

Gubernur Hadiri Upacara HUT Ke-74 Bhayangkara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Kamis, 02 Juli 2020 17:45

Siap Bertindak Tegas untuk Kebaikan

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Kamis, 02 Juli 2020 17:43

SOA APBN dan APBD 2020 Beroperasi Lagi

TANJUNG SELOR – Program subsidi ongkos angkut (SOA) yang didanai…

Selasa, 30 Juni 2020 22:00

Segera Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil evaluasi hasil penyelenggaraan penanganan Covid-19…

Selasa, 30 Juni 2020 21:58

Rp 23 Miliar untuk Perbaikan 115 Jalan Lingkungan

TANJUNG SELOR – Selain kegiatan besar yang merupakan lanjutan dari…

Selasa, 30 Juni 2020 21:57

Bantuan Logistik dan BLT Harus Dipertanggungjawabkan

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie, meminta penggunaan…

Selasa, 30 Juni 2020 21:55

PKK Bersiap Laksanakan BEL PKK

TANJUNG SELOR – Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Tim Penggerak (TP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers