MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 18 November 2019 12:03
Pengawasan BBM dan LPG Ditingkatkan
PENGAWASAN: LPG merupakan salah satu jenis bahan bakar yang ditingkatkan pengawasannya oleh Pemprov Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sebagai upaya untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG, Pemprov Kaltara secara intens melakukan pengawasan. Termasuk di antaranya terhadap distribusi BBM pada SPBU dan APMS yang tersebar di wilayah Kaltara.

Tidak hanya BBM, pengawasan juga dilakukan pada penjualan tabung LPG 3 kilogram. Sesuai hasil monitoring dan pengawasan di lapangan, kata Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Provinsi Kaltara H Rohadi, salah satu persoalan yang kerap ditemui adalah adanya pembelian BBM secara berulang-ulang di SPBU.

Untuk itu, Tim Pengawas dan Pengendalian Pendistribusian BBM dan LPG 3 kg akan melakukan pembatasan pembelian BBM. “Baik untuk JBT solar dan JBKP premium akan kita batasi pembeliannya. Misal saja, untuk kendaraan roda dua kita batasi maksimal pembelian 30 ribu. Intinya, isi tangki tidak terisi penuh,” kata Rohadi Jumat (14/11) lalu.

Pembatasan pembelian BBM dilakukan atas pertimbangan hasil monitoring dan pengawasan yang dilakukan di Tarakan, dan di daerah lain seperti Bulungan. Tujuannya mengurangi jumlah antrean dan kelangkahan BBM pada lembaga penyalur SPBU.

“Untuk jangka pendek makanismenya seperti itu (pembatasan pembelian). Sementara menunggu kesiapan dari Sistem Informasi Monitoring dan Pengendalian Pendistribusian Bahan Bakar Minyak atau Simdali-BBM,” ungkapnya.

Simdali-BBM bertujuan untuk mengendalikan pendistribusian bahan bakan pada lembaga penyalur BBM di SPBU dan APMS. Saat ini, Simdali-BBM masih dalam proses evaluasi guna pemantapannya.

“Kita sudah lakukan simulasi Simdali-BBM di salah satu SPBU beberapa waktu lalu, dari hasil itulah saat ini sedang lakukan evaluasi. Salah satunya terkait perangkat yang nantinya akan ditempatkan di masing-masing SPBU,” ujarnya.

Sementara, hasil monitoring dan pengawasan terhadap LPG tabung 3 kg di Tarakan ditemukan persoalan masih adanya penjualan di atas harga eceran tertinggi pada tingkat agen dan pangkalan.

“Pemprov dan pemerintah daerah sepakat akan melakukan penindakan bagi agen dan pangkalan yang menjual LPG 3 kg di atas HET,” ujarnya. (humas)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 16:38

Natal Bawa Kedamaian dan Kebahagiaan

NUNUKAN – Natal membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi semua karena…

Selasa, 28 Januari 2020 16:36

SAKIP, Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Anggaran

DENPASAR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 28 Januari 2020 16:34

Jadi Rujukan Nasional, 4 Ruang RSUD Tarakan Dibenahi

TANJUNG SELOR – Guna kesiapsiagaan pencegahan menyebarnya virus corona, 4…

Selasa, 28 Januari 2020 16:29

Gubernur Surati Mendagri

DENPASAR – Ingin mendorong percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB)…

Selasa, 28 Januari 2020 14:50

Pemprov Sampaikan Pendapat atas Dua Raperda Inisiatif DPRD

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara), menyampaikan pendapat atas…

Senin, 27 Januari 2020 16:54

Per 1 Januari, UHC Kaltara Masuk 5 Besar Nasional

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 27 Januari 2020 16:52

Provinsi Kaltara Mantapkan Persiapan UNBK 2020

TANJUNG SELOR - Sebanyak 8.799 pelajar satuan pendidikan menengah di…

Jumat, 24 Januari 2020 17:22

35 Hektare Hutan Mangrove Sebatik Direboisasi

TANJUNG SELOR - Upaya untuk melindungi pantai dari abrasi yang…

Jumat, 24 Januari 2020 17:20

Sudah 73 Kampung KB Dibentuk di Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Jumat, 24 Januari 2020 17:17

Provinsi Pertama Terapkan Diversifikasi Kurikulum SMK

TANJUNG SELOR - Konsen pembelajaran dan pola pembinaan Sekolah Menengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers