MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 21 November 2019 15:47
Ubah Perilaku untuk Penanganan Kawasan Kumuh
KOTAKU: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat membuka lokakarya, Rabu (20/11).

PROKAL.CO, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, dalam penanganan kawasan kumuh tidak hanya dengan melakukan penataan dan membangun secara fisik. Namun, yang tak kalah penting adalah bagaimana mengubah mindset atau perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik.

Itu disampaikannya saat membuka lokakarya mengenai program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Hotel Lotus Panaya Tarakan, Rabu (20/11). “Percuma dibangun permukiman rapi, bagus, tapi kalau masyarakatnya masih berperilaku yang kurang baik, kurang disiplin, buang sampah sembarangan. Untuk itu, perlunya pendidikan sosial kepada masyarakat di permukiman kumuh,” ujarnya.

Irianto mengatakan, lokakarya yang diselenggarakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini penting. Sebagai upaya menjadikan Kaltara menjadi lebih baik dan maju. Utamanya dalam hal penataan permukiman atau wilayah.

“Saya apresiasi kepada yang menyelenggarakan lokakarya ini. Saya juga berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar kumpul-kumpul, atau seremoni belaka. Namun, harus ada hasil dari kegiatan lokakarya ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Irianto, bertujuan untuk memperbaiki dan mengevaluasi program-program penataan pemukiman selama ini. Dikatakan, dalam hal penanganan pemukiman kumuh, diperlukan kolaborasi dari seluruh stakeholder. Di samping juga, perlu inovasi-inovasi.

“Pemerintah Provinsi melalui program kita juga berperan dalam melakukan penanganan pemukiman kumuh. Yaitu lewat program bantuan rehab rumah, utamanya bagi warga kurang mampu,” ujarnya.

Ditegaskan Gubernur, dalam program penanganan kawasan kumuh, didanai oleh pusat melalui APBN. Namun demikian, bukan berarti pemerintah daerah tidak berperan. “Jangan berpikir jika program ini datang begitu saja. Program ini dilakukan juga atas komunikasi dan usulan-usulan yang kita sampaikan. Dan, alhamdulillah melalui programnya pemerintah pusat men-support ini,” ujarnya.

Perlu diketahui, Program Kotaku adalah salah satu upaya mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung “Gerakan 100-0-100”. Yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

“Di Kaltara program ini telah dilaksanakan di beberapa wilayah. Salah satunya di Tarakan, yaitu di Selumit Pantai dan Karang Rejo. Selain itu, juga dibangun beberapa jalan lingkungan, serta taman-taman atau ruang terbuka hijau di beberapa lokasi. Termasuk yang di Tanjung Selor, Nunukan, maupun Tarakan,” sebutnya.

Program Kotaku seperti disampaikan Kepala BPPW Kaltara Dony Fitriadi, akan menangani kawasan kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

Program Kotaku dilaksanakan di 34 provinsi, yang tersebar di 269 kabupaten/kota, pada 11.067 desa/kelurahan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kumuh yang ditetapkan oleh kepala daerah masing-masing kabupaten/kota, permukiman kumuh yang berada di lokasi sasaran Program Kotaku adalah seluas 23.656 Hektare.

Sebagai implementasi percepatan penanganan kumuh, Program Kotaku akan melakukan peningkatan kualitas, pengelolaan serta pencegahan timbulnya permukiman kumuh baru, dengan kegiatan-kegiatan pada entitas desa/kelurahan, serta kawasan dan kabupaten/kota. Kegiatan penanganan kumuh ini meliputi pembangunan infrastruktur serta pendampingan sosial dan ekonomi untuk keberlanjutan penghidupan masyarakat yang lebih baik di lokasi permukiman kumuh. (humas)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 16:38

Natal Bawa Kedamaian dan Kebahagiaan

NUNUKAN – Natal membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi semua karena…

Selasa, 28 Januari 2020 16:36

SAKIP, Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Anggaran

DENPASAR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 28 Januari 2020 16:34

Jadi Rujukan Nasional, 4 Ruang RSUD Tarakan Dibenahi

TANJUNG SELOR – Guna kesiapsiagaan pencegahan menyebarnya virus corona, 4…

Selasa, 28 Januari 2020 16:29

Dorong Percepatan DOB Tanjung Selor, Gubernur Surati Mendagri

DENPASAR – Ingin mendorong percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB)…

Selasa, 28 Januari 2020 14:50

Pemprov Sampaikan Pendapat atas Dua Raperda Inisiatif DPRD

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara), menyampaikan pendapat atas…

Senin, 27 Januari 2020 16:54

Per 1 Januari, UHC Kaltara Masuk 5 Besar Nasional

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 27 Januari 2020 16:52

Provinsi Kaltara Mantapkan Persiapan UNBK 2020

TANJUNG SELOR - Sebanyak 8.799 pelajar satuan pendidikan menengah di…

Jumat, 24 Januari 2020 17:22

35 Hektare Hutan Mangrove Sebatik Direboisasi

TANJUNG SELOR - Upaya untuk melindungi pantai dari abrasi yang…

Jumat, 24 Januari 2020 17:20

Sudah 73 Kampung KB Dibentuk di Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Jumat, 24 Januari 2020 17:17

Provinsi Pertama Terapkan Diversifikasi Kurikulum SMK

TANJUNG SELOR - Konsen pembelajaran dan pola pembinaan Sekolah Menengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers