MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 21 November 2019 15:51
MANTAPNYA BAH..!! PLTA Mentarang Dimulai 2020

Investor Tak Serius, Izin Bakal Dicabut

INVESTASI: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan Menteri Utilitas Sarawak. Foto kanan, Gubernur bertemu Asdep Infrastruktur Pertambangan dan Energi.

PROKAL.CO, TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan Menteri Utilitas Sarawak YB Dato Stephen Rundi Anak Utom bersama pihak Serawak Energy Berhad dan PT Kayan Investama Internasional. Kedatangan YB Dato Stephen mewakili Menteri Energy Malaysia untuk meninjau progres rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Mentarang, Malinau. Sesuai informasi yang diterima, saat ini progres pembangunan PLTA yang akan menghasilkan listrik 1.375 megawatt (MW), itu sedang menyelesaikan tahap studi kelayakan.

PLTA di Mentarang rencananya dibangun kerja sama dua perusahaan. Yaitu Kayan Hidro Power Nusantara atau PT Kayan Investama Internasional (KII) Group dari Indonesia, dengan Sarawak Energy Berhad (SEB) dari Malaysia.

“Seperti disampaikan oleh Pak Juanda Lesmana selaku komisaris Kayan Hidro Power Utama (KII Grup) tadi, selain menyelesaikan studi kelayakan, saat ini juga sedang dalam proses melengkapi izin-izin yang diberlakukan. Ditargetkan tahun depan (2020) sudah bisa dimulai pembangunan konstruksinya,” kata Irianto.

Gubernur juga mengungkapkan, saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, beberapa hari lalu, Presiden menyampaikan dukungannya terhadap investasi di daerah. Termasuk terkait dengan rencana pembangunan PLTA di Kaltara.

“Pak Presiden sangat mendukung. Bahkan, minta untuk dipercepat. Termasuk dalam masalah perizinan Presiden minta agar dipermudah,” ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, Presiden menegaskan agar investor yang berinvestasi benar-benar serius. “Jika tidak serius, Pak Presiden bahkan secara tegas menyampaikan akan mencabut izinnya,” tegasnya.

Sebelum melakukan pertemuan di Tarakan Plaza, Gubernur bertemu Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Pertambangan dan Energi Kemenko Kemaritiman, Yudi Prabangkara.

“Kedatangan beliau juga sama, untuk mengecek progres rencana pembangunan PLTA di Kaltara. Salah satunya di Malinau,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Komisaris Kayan Hidro Power Utama Juanda Lesmana pun mengatakan bahwa pra konstruksi pembangunan PLTA di Sungai Mentarang akan dimulai akhir 2020. PLTA itu diproyeksikan akan menyuplai listrik ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Bulungan, PT PLN dan masyarakat Malinau. Termasuk memasok ke calon ibu kota negara di Kaltim. Bahkan, ada kemungkinan disalurkan ke negara tetangga, Malaysia.

Juanda menambahkan, di awal 2020 pihaknya bersama SEB akan melakukan penandatangan kerja sama jual beli listrik dengan PT Inalum dan PT PLN. (hm)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:33

Kelola Potensi SDM untuk Bangun Desa

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> - Asisten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.