MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 02 Desember 2019 13:39
Banyak Tangani Kasus Daging Ilegal
Akhmad Alfaraby

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Banyak modus yang dilakukan pelaku usaha untuk memasukkan daging dari negara tetangga, Malaysia secara illegal. Bahkan, tak sedikit daging tersebut beredar bebas di pasaran di wilayah Kaltara.

Masuknya daging ilegal menjadi kasus yang paling mendominasi ditangani Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan. "Daging yang masuk di wilayah Kaltara secara ilegal tak terjamin kesehatannya," ujar Akhmad Alfaraby, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan, belum lama ini.

Menurut dia, rata-rata daging ilegal yang masuk berasal dari Tawau. Daging ilegal dinilai bermasalah ketika tidak ada dokumen yang menyertai dan tidak jelas status kesehatannya.

Seringnya mengungkap kasus daging ilegal, perlu ada pembahasan serius melalui Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek-Malindo). Hal yang dipertanyakan barang datang dari Indonesia tanpa dokumen, tapi bebas masuk ke wilayah Malaysia. Begitu juga sebaliknya.

"Kita upaya penindakan. Tapi, bila dari Malaysia meloloskan daging itu, meski tanpa dokumen, tentu menyulitkan untuk menindaklanjuti berupa penindakan," ungkapnya.

Apabila tanpa dokumen tetap diloloskan. Maka pelaku usaha tentu memilih tanpa gunakan dokumen, karena bebas biaya. Dikatakan Akhmad, sertifikasi sangat penting untuk menjamin kesehatan produk yang masuk di Kaltara. Produk yang memiliki sertifikasi ditandai dengan adanya tanda tangan dokter hewan. Hal yang dikhawatirkan bila daging tersebut tanpa sertifikasi. Maka tidak terdeteksi ada tidaknya penyakit yang terdapat pada daging itu.

"Pantauan kami, masih banyak daging alana (ilegal) yang lolos di pasaran. Dikarenakan tidak adanya laporan yang kami terima," ujarnya.

Produk daging bisa lolos dengan mudah, karena banyaknya jalur-jalur tikus yang bisa dilalui. Upaya penindakan pihaknya bekerja sama dengan aparat keamanan. Mengingat tempat masuk dan keluarnya barang yang belum ditetapkan kementerian terkait.

"Bila produk itu memasuk secara ilegal, maka yang memiliki kewenangan aparat keamanan," ungkapnya.

Efek jera terhadap pelaku usaha yang memasukkan daging secara ilegal pun telah dilakukan, dengan adanya tindakan hukum melalui pengadilan, termasuk barang-barang dimusnahkan.

Ditambahkan Akhmad, saat ini ada kasus yang masih proses penyidikan. Bahkan, pihaknya saat ini menangani daging ilegal juga tidak luput adanya gugatan. Karena barang dan speedboat untuk memuat daging ilegal diamankan sebagai barang bukti. (uno/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 18:38

3 Pengendara Merenggang Nyawa di Jalan

TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlanta) Polres Tarakan dalam kurun…

Sabtu, 07 Desember 2019 18:23

Butuh Waktu Pulihkan Trauma Korban

TANJUNG SELOR - Korban pencabulan yang masih di bawah umur…

Sabtu, 07 Desember 2019 18:23

Butuh Waktu Pulihkan Trauma Korban

TANJUNG SELOR - Korban pencabulan yang masih di bawah umur…

Sabtu, 07 Desember 2019 18:21

Polisi Lidik Speedboat Terbakar

TANJUNG SELOR - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bulungan…

Jumat, 06 Desember 2019 15:08

Sebulan Pacaran, Empat Kali ‘Gituan’

TARAKAN – Berkenalan lewat media sosial dan akhirnya berpacaran, memang…

Jumat, 06 Desember 2019 15:06

Penderita ISPA Meningkat

INFEKSI saluran pernapasan akut (ISPA) di Tarakan terus meningkat. Meski,…

Jumat, 06 Desember 2019 15:05

Speedboat VIP Nyaris Makan Korban

TANJUNG SELOR – Penumpang speedboat Sadewa Lestari Benuanta VIP nyaris…

Selasa, 03 Desember 2019 17:12

PNBP Minerba Belum Capai Target

TARAKAN – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan…

Selasa, 03 Desember 2019 17:09

Dokter Spesialis Hanya 2 Pelamar

FORMASI dokter spesialis pada penerimaan CPNS Pemprov Kaltara tahun ini,…

Selasa, 03 Desember 2019 17:07

KPU Bulungan Ajukan Dua Opsi

TANJUNG SELOR – Setelah berbulan-bulan disimpan di Dome Sport Centre,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.