MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 10 Desember 2019 14:31
Tersangka Peragakan 11 Adegan

Rekonstruksi Kasus Penganiayaan

REKONSTRUKSI: Tersangka (kaos biru muda) saat memperagakan reka adegan sebelum dan sesudah melakukan penganiayaan terhadap korbannya. Reka adengan digelar di halaman belakang Mako Polres Tarakan, Senin (9/12).

PROKAL.CO, TARAKAN – Satuan Reskrim Polres Tarakan menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan, dengan tersangka berinisial SL terhadap korbannya, GR. Reka adegan tersebut digelar di halaman belakang Mapolres Tarakan, Senin (9/12).

Namun dalam rekonstruksi tersebut tidak dihadiri keluarga korban. Tersangka melakukan penganiayaan terhadap korbannya saat kondisi terbaring. Dengan mengarahkan senjata taja, ke punggung belakang korban. Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kanit Resum Satreskrim, Ipda Dien Romadhoni mengatakan, ada 11 reka adegan yang dilakukan tersangka. Mulai saat awal keduanya temuan, hingga tersangka selesai melakukan penganiayaan.

“Sebelum rekonstruksi kita sudah kumpulkan BAP (berkas acara pemeriksaan) dari saksi, korban dan pelaku. Kita bisa menyimpulkan kejadiannya seperti itu,” ucap Dien yang ditemui usai rekonstruksi, kemarin. Untuk berkas perkara, saat ini masih dilengkapi penyidik kepolisian. Sebelum nantinya diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tarakan.

“Kita masih lengkapi P 21. Sebenarnya sudah tahap dua, tapi masih kami lengkapi lagi,” imbuhnya. Rekonstruksi perlu dilakukan untuk memperjelas perbuatan yang dilakukan tersangka.

Mengenai kondisi korban, kata Dien, sudah mulai membaik. “Keluarga korban sebenarnya sudah kami undang. Cuma karena berhalangan, kita tidak bisa memaksa,” ujarnya. Di lain pihak, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tarakan, Junaidi mengungkapkan, rekonstruksi sebagai bukti tambahan saat di persidangan. Artinya, jika ada kekurangan dalam fakta yang terjadi saat kejadian penganiayaan. Maka adanya reka adegan tersebut dapat membantu.

“Dalam kasus ini, karena saksi yang melihat dan mendengar itu minim sekali. Makanya perlu rekonstruksi dari tersangka,” katanya. Untuk berkas perkara tersebut, Kejaksaan Negeri Tarakan menilai sudah dinyatakan lengkap. Tinggal melengkapi berkas acara rekonstruksi tersebut. “Untuk keterangan saksi-saksi sudah termuat di BAP,” pungkasnya. (*/sas/uno)


BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 15:26

Sidak Antisipasi Ikan Mengandung Bakteri

TARAKAN – Tiga pasar tradisional di Tarakan, yakni Pasar Tenguyun,…

Selasa, 25 Februari 2020 15:21

Irwan Sabri Fokus Pilgub Kaltara

TARAKAN – Irwan Sabri menegaskan untuk memantapkan diri maju di…

Selasa, 25 Februari 2020 15:20

Detik Akhir, Dua Paslon Tak Lolos

TANJUNG SELOR – Masa penyerahan berkas syarat dukungan ke Komisi…

Selasa, 25 Februari 2020 15:16

Residivis Dihadiahi Timah Panas

TARAKAN – Residivis yang sudah tiga kali masuk penjara, berinisial…

Selasa, 25 Februari 2020 14:48

Pengembangan Rumah Sakit Butuh Suntikan Dana

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara meminta…

Selasa, 25 Februari 2020 14:43

Nunukan Dinilai Rendah Partisipasi Pemilih

TANJUNG SELOR - Partisipasi pemilih pada Pilkada serentak mendatang, Komisi…

Senin, 24 Februari 2020 15:18

Diduga Pemilik Lahan Lupa Padamkan Api

TANJUNG SELOR – Diduga pemilik lahan lupa memadamkan api, usai…

Senin, 24 Februari 2020 15:14

Jumlah Dukungan Faridil-Masnur Berubah

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah melakukan…

Senin, 24 Februari 2020 15:08

7 Anak di Bawah Umur Kepergok di THM

TARAKAN – Orang tua perlu mengawasi anak-anaknya di malam hari.…

Senin, 24 Februari 2020 14:54

Rumah Singgah jadi Penampungan Sementara

TARAKAN – Rumah singgah menjadi wadah bagi warga dari luar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers