MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 20 Desember 2019 15:04
Kurir Sabu Divonis 18 Tahun Penjara
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Sofyan Renaldy yang merupakan kurir sabu seberat 3,9 kilogram (kg), dituntut 20 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun, putusan Majelis Hakim, hukuam yang diterimanya lebih rendah dua tahun menjadi 18 tahun penjara.

Sofyan merupakan kurir yang ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltara, pada 2 April lalu. Agenda persidangan yang dijalani terdakwa, yakni pembacaan tuntutan JPU dan vonis Majelis Hakim yang diketuai Mahyudin Igo, kemarin (19/12).

“Terbukti bersalah dan melakukan tindak pidana sesuai dalam dakwaan JPU. Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menghukum terdakwa dengan hukuman 18 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara,” kata Mahyudin saat membacakan putusan.

Humas Pengadilan Negeri Tarakan, Melcky Johny Ottoh mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Majelis Hakim memberikan vonis lebih rendah. Yakni peran Sofyan dalam perkara ini hanya sebagai kurir dan bukan otak dari tindak pidana. Bahkan, putusan juga tidak beda jauh dengan tuntutan JPU.

“Jaksa tuntut 20 tahun, kita (Majelis Hakim) vonis 18 tahun. Putusan ini sesuai perbuatannya karena dia (terdakwa) adalah kurir. Ke Tarakan hanya menjemput barang (sabu),” jelasnya.

Jika dianggap memberatkan, lanjut Melcky, barang bukti narkoba jenis sabu yang ditemukan cukup banyak, hampir 4 kg. Dalam persidangan, terdakwa bersikap sopan dan kooperatif dalam memberikan keterangan. “Putusannya memang sempat ditunda, tapi itu biasa. Karena terdakwa sakit dan lain-lain,” ungkapnya.

Terpisah, Penasehat Hukum terdakwa, Nunung Tri Sulistyawati menjelaskan usai putusan dibacakan, kliennya langsung menerima di persidangan. Dari penasehat hukum tidak mengajukan banding atau upaya hukum lain. “Terdakwa ternyata menerima, sedangkan Jaksa pikir-pikir. Sebenarnya, terdakwa sempat mengira putusannya hukuman mati, tetapi malah turun. Saya kira sudah sesuai,” singkatnya. (*/sas/uno)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Februari 2020 12:19

Produk UMKM Berpotensi Tingkatkan Devisa Ekspor

TARAKAN - Produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di…

Selasa, 11 Februari 2020 10:37

Disdagkop dan UKM Ingatkan Soal RAT

TARAKAN – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop…

Minggu, 09 Februari 2020 16:27

Cari Figur yang Diinginkan Rakyat

TARAKAN – Partai Demokrat belum memastikan figur yang akan diusung…

Minggu, 09 Februari 2020 16:24

Satpol PP Masih Temukan Pengetap

TARAKAN – Sebulan lebih sudah surat edaran Wali Kota Tarakan…

Minggu, 09 Februari 2020 16:19

Dimediasi Polisi, Latihan Hanya Digelar Sabtu-Minggu

TARAKAN - Belum lama ini, oknum yang mengatasnamakan warga sekitar…

Selasa, 04 Februari 2020 18:13

Hentikan Ekspor Kepiting ke Tiongkok

TARAKAN – Open season pengiriman kepiting bertelur, sudah dimulai sejak…

Jumat, 31 Januari 2020 18:29

Pelarian Tersangka Penganiayaan Berakhir

TANJUNG SELOR – Tersangka penikaman yang terjadi di Berau, Kalimantan…

Rabu, 29 Januari 2020 15:30

Didominasi Mantan Penyelenggara Pemilu

TANJUNG SELOR – Tim seleksi (Timsel) komisioner Badan Pengawas Pemilu…

Rabu, 29 Januari 2020 15:28

UPT BKN Tarakan Difungsikan

TARAKAN – Setelah diresmikan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bima…

Selasa, 28 Januari 2020 16:42

Mabuk, Pengunjung Tikam Pemilik THM

TARAKAN - Aksi penganiayaan kembali terjadi di salah satu tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers