MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 23 Desember 2019 12:08
Irianto: Investasi Mesin Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Perbankan Dituntut Tumbuhkan Ekonomi dan Investasi

SYUKURAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat menghadiri Syukuran Gedung dan Penyerahan CSR PT BPD Kaltim Kaltara, Jumat (20/12).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Terhadap dunia perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menitipkan sejumlah pesan penting menghadapi gejolak perekonomian nasional dan dunia pada 2020.

Pesan pertama, Gubernur berharap perbankan mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah. Hal ini juga akan memicu pertumbuhan dunia perbankan itu sendiri. “Pertumbuhan ekonomi, merupakan akumulasi dari semua sektor kehidupan sosial masyarakat. Dari itu, dunia perbankan dan elemen terkait lainnya harus bekerja keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Irianto saat menghadiri Syukuran Gedung dan Penyerahan CSR PT BPD Kaltim Kaltara di Jelarai, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Jumat (20/12) pagi.

Pesan kedua, terkait dengan perkembangan investasi. Menurut Irianto, pertumbuhan ekonomi dapat meningkat, salah satunya dipicu oleh realisasi investasi di daerah. “Investasi, engine of growth. Investasi adalah mesin pertumbuhan. Dari itu, dunia perbankan juga pihak terkait lainnya harus mampu menciptakan suasana yang kondusif bagi masuknya investasi di Kaltara,” urai Gubernur.

Pertumbuhan ekonomi Kaltara sendiri, terus membaik dari waktu ke waktu. Bahkan, target pertumbuhannya terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. “Pada 2020, ditargetkan pertumbuhan ekonomi Kaltara mencapai 7 persen. Dari analisanya, sumbangsih pertumbuhan itu, akan sebagian besar dipicu investasi swasta. Lalu, investasi dari pemerintah, dan investasi dari masyarakat,” jelas Irianto.

Pesan ketiga, pentingnya tata kelola keuangan yang baik dan benar. Dibeberkan Gubernur, dengan tata kelola keuangan yang baik dan benar, Provinsi Kaltara akhirnya mampu berlari kencang sejak terbentuknya sektiar 7 tahun silam. “Ini dibuktikan dengan berbagai indikator sosial dan ekonomi, termasuk beberapa penghargaan dari berbagai lembaga. Salah satunya dalam hal pengelolaan keuangan,” ulas Gubernur.

Berbagai prestasi dan capaian yang diraih Benuanta-sebutan Provinsi Kaltara, penting untuk meningkatkan daya saing Kaltara di level nasional juga internasional. “Daya saing menjadi hal penting saat ini. Utamanya di dunia global,” ungkap Gubernur.

Terkait dengan daya saing, Irianto menilai penting bagi seluruh elemen untuk memahami arahan Presiden RI Joko Widodo saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019, belum lama ini. “Kaltara juga Indonesia, akan menghadapi situasi sulit pada tahun depan. Salah satunya, dikarenakan masih buruknya situasi perekonomian dunia. Untuk itu, perlu dilakukan 2 hal agar mampu bertahan pada situasi itu,” urai Irianto.

3 hal itu, yakni pertama, harus mampu bertahan dan jangan berputus asa. Kedua, harus mampu berinovasi dan menemukan cara-cara baru. Ketiga, harus mampu mencari sumber-sumber baru. “Saya dalam kesempatan 22 jam bersama Presiden saat kunjungan kerja ke Kaltara, sempat membahas masalah ini. Presiden merasa optimis bahwa APBN yang ada mampu membangun Indonesia, khususnya Kaltara,” beber Gubernur.

Sumbangsih APBN tahun depan bagi Kaltara, sesuai hasil diskusi Presiden dengan Gubernur diantaranya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur fisik bidang pendidikan. “Presiden telah memerintahkan secara langsung kepada Menteri PUPR untuk mengucurkan alokasi anggaran Rp 100 miliar guna pembangunan dome UBT. Lalu, Presiden juga berencana akan mengandalkan APBN untuk menuntaskan sejumlah pembangunan infrastruktur di Kaltara, baik yang direncanakan maupun tengah dikerjakan. Di kesempatan itu, saya juga mengusulkan kepada Presiden untuk membantu memprioritaskan perpanjangan landasan Bandara Juwata Tarakan,” ulas Irianto.

Yang patut diketahui juga, Presiden juga menegaskan bahwa apabila dalam satu tahun ini, tidak ada realisasi kongkrit dari setiap investor yang ada, utamanya Kaltara maka segala perizinan yang telah dimiliki akan dibatalkan dengan menggunakan kewenangan yang dimiliki seorang Presiden. (humas)


BACA JUGA

Rabu, 03 Juni 2020 18:09

Triwulan I 2020, Investasi Terealisasi Capai Rp 519,8 Miliar

TANJUNG SELOR – Realisasi investasi triwulan I 2020 di Kalimantan…

Rabu, 03 Juni 2020 18:08

Tekan Harga Pangan, Pemprov Gelar Pasar Murah

TANJUNG SELOR – Bertujuan untuk menekan harga beberapa komoditas pangan…

Rabu, 03 Juni 2020 18:06

Sudah 10.499 Rumah Direhab, 160 Sanitasi Ditingkatkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pekerjaan Umum,…

Selasa, 02 Juni 2020 20:44

Siapkan SK Sistem Kerja ASN saat New Normal

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi…

Selasa, 02 Juni 2020 20:42

PLBN Sei Pancang Masuki Tahapan Pematangan Lahan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto…

Selasa, 02 Juni 2020 20:41

Pancasila, Bintang Penjuru Penggerak Elemen Bangsa

TANJUNG SELOR – Pandemi Covid-19, sejatinya adalah ujian bagi daya…

Senin, 01 Juni 2020 14:49

BUMD Siap Ikuti Seluruh Tahapan Pengalihan PI

TANJUNG SELOR – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kaltara yaitu…

Senin, 01 Juni 2020 14:48

Gubernur Usulkan Peningkatan Status Perdagangan Lintas Batas

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui…

Senin, 01 Juni 2020 14:46

7 Desa di Pedalaman Nunukan Nikmati Listrik 24 Jam

TANJUNG SELOR – Sesuai target yang dijanjikan saat pertemuan antara…

Senin, 01 Juni 2020 14:44

590 Hektare Lahan KBM Dibebaskan, Rp 239 Miliar Dikucurkan

Salah satu tonggak penting dari eksistensi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers