MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 23 Desember 2019 12:12
Kerawanan Pemilu Waspadai Rusuh
Siti Nuhriyati

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tingkat kerawanan saat pemilu dinilai Badan Pengawas Pemilu (Bawasalu) masih katergori rendah. Dengan mengacu pada Pilkada Tarakan tahun lalu.

Namun, bukan berarti Bawaslu menganggap hal tersebut diremehkan. Bawaslu tetap berupaya mengantisipasi adanya kerawanan Pilkada 2020. Ketua Bawaslu Kaltara, Siti Nuhriyati menegaskan, instrumen kerawanan pemilu yang perlu diwaspadai salah satunya kerusuhan. Akan tetapi, sejauh ini di Kaltara cenderung kondusif dan aman. Bahkan dari data Bawaslu kabupaten dan kota, tingkat kerawanan itu masih di bawah rata-rata.

“Kondisi serupa juga terjadi pada pemilu pada April 2019. Kaltara menjadi provinsi teraman pertama, berarti itu cocok saja. Mudah-mudahan Pilkada 2020 bisa berjalan aman,” terangnya, kemarin. Meskipun demikian, menurutnya, segala kemungkinan bisa saja terjadi.

Pertama, dari kondisi geografis terutama untuk mobilisasi. Karena masih banyak daerah yang tidak bisa dijangkau melalui jalur darat, dan hanya tembus dengan jalur udara dan perairan. “Untuk sisi geografis tetap kita nomor satukan dalam indeks kerawanan pemilu ini,” kata dia.

Selain itu, yang perlu disikapi yakni media sosial (Medos). Medsos menjadi wadah yang bisa menyampaikan setiap informasi, baik secara positif maupun negatif. Karena medsos ini paling efektif memprovokasi masyarakat.

“Perlu diantisipasi medsos ini, karena bisa menjadi tempat menyalurkan isu SARA, hoaks dan ujaran kebencian,” sebutnya. Selain itu, politik uang yang dinilai masih membudaya. Konsentrasi terhadap politik uang ini juga masih terus dipantau. Terlebih regulasi harus mendukung dalam memberantas politik uang ini.

Pasalnya, masih menjadi kendala. Saat akan bertindak, Bawaslu selalu terbentur pada persoalan regulasi. “Sudah kita temukan adanya politik uang, tapi tidak memenuhi unsur untuk diproses. Kita mau, jika ada regulasi itu hanya satu saja yang dipenuhi, maka sudah bisa diproses dan ditindak,” tegasnya. Terpenting, ujar dia, ada unsur yang member, apakah itu dari peserta Pilkada atau tim. (*/fai/uno)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 03 Juni 2020 15:37

Susun Konsep Tatanan Baru Kepariwisataan

TARAKAN - Menyusul akan diterapkannya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar…

Rabu, 03 Juni 2020 15:29

ASN Tarakan Kembali Bekerja di Kantor

TARAKAN - Hari pertama pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)…

Selasa, 02 Juni 2020 19:10

Butuh Sosialisasi Sebelum Penerapan

TARAKAN – Seyogianya, Wali Kota Tarakan Khairul, mengumumkan tahapan pelonggaran…

Selasa, 02 Juni 2020 19:08

Petakan 40 Titik Penegakan Disiplin

TARAKAN – Sebelum operasi penegakan disiplin protokol kesehatan digelar, unsur…

Senin, 01 Juni 2020 14:35

Petambak Keluhkan Penjualan Benur di Bawah Umur

TARAKAN – Mewakili petambak, Zainuddin Umar menuntut ketegasan Pemkot Tarakan…

Senin, 01 Juni 2020 14:29

Tarakan Tunda Pelonggaran PSBB

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menunda pengumuman tahapan pelonggaran…

Senin, 01 Juni 2020 14:24

Sistem Kerja PNS Kembali Normal

TARAKAN – Sebelum menerapkan New Normal, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan…

Minggu, 31 Mei 2020 14:33

Pemkot Bentuk 5 Perumda, Penyertaan Modal Disesuaikan Rencana Bisnis

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah membentuk lima perusahaan…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:13

PARAH BANGET..!! Kakek 72 Tahun Gauli Cucu, Sudah Hamil 3 Bulan

TARAKAN - Entah apa yang ada dipikiran pria renta berinisial…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:10

Tarakan Idealnya Butuh 10 Embung

TARAKAN – Lima embung yang dimiliki Tarakan sebagai sumber-sumber air…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers