MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 22 Januari 2020 15:29
Siapkan Lokasi Berdagang Sementara
TINJAU LOKASI KEBAKARAN: Wakil Wali Kota Tarakan, Effendhi Djuprianto meninjau lokasi kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Selasa (21/1).

PROKAL.CO, SEPERTI fungsi pasar pada umumnya, Pasar Batu di Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah, menjadi tempat aktifitas transaksi jual beli masyarakat Tarakan.

Di pasar tersebut dijual aneka oleh-oleh Tarakan, terutama penganan dan minuman yang berasal dari Negeri Jiran, Malaysia. Pasar itu juga menjajakan berbagai pakaian dan kebutuhan lainnya. 

Karena itu, terbakarnya Pasar Batu, Senin (20/1), dinilai berdampak pada perekonomian Tarakan. Pasar Batu dianggap sebagai salah satu pusat perekonomian di Bumi Paguntaka.

“Tentu ini punya efek terhadap perekonomian Kota Tarakan. Dimana-mana ketika pasar itu terbakar pasti mempunyai efek penurunan pertumbuhan terjadi. Karena perputaran ekonomi sedikit terhambat, walaupun masih banyak alternatif yang lain,” ujar Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Kota Tarakan, Catur Hendratmo, Selasa (21/1).

Namun, bagi pemerintah daerah khususnya dalam menanggulangi bencana, mengharapkan kerjasama semua pihak untuk melakukan beberapa treatmen. Sehingga bisa kembali pulih, baik yang ada di pasar maupun di rumah-rumah.

Karena tidak dipungkirinya, kebakaran tersebut berdampak aktifitas masyarakat sekitar. Baik pedagang toko elektronik, makanan dan lain sebagainya, tentu akan mempengaruhi roda perekonomian.

Catur mengaku Pemerintah Kota Tarakan memang melakukan pendataan, baik rumah maupun pedagang yang ada di lokasi. Hanya saja, Catur tidak berani menyampaikan taksiran kerugian yang ditimbulkan dampak dari kebakaran. Biasanya yang memiliki kewenangan merilis adalah kepolisian.

Di lokasi Pasar Batu terdapat tempat berjualan yang dikelola Pemerintah Kota Tarakan dengan jumlah 94 los atau kios. Namun, tidak terisi semuanya. Lokasi itupun habis dilalap api karena masuk di wilayah RT 24 yang paling parah dampak kebakarannya.

Pemkot Tarakan, ujar Catur, telah mengantisipasi agar pedagang bisa berjualan lagi. Rencananya, pemerintah daerah akan memindahkan lokasi berdagang sementara di tempat yang lain.

“Tentu ke depan kita juga sudah mempersiapkan untuk mengantisipasi pedagang ini nanti. Untuk sementara mereka harus berjualan di mana. Melalui Disperindag berkoordinasi untuk mencarikan tempat sementara, sehingga nanti harapannya yang sekarang mereka recovery. Lalu beberapa hari mereka bisa beraktifitas kembali untuk berjualan,” urainya.

Wakil Wali Kota Tarakan, Effendhi Djuprianto juga membenarkan rencana relokasi pedagang ke tempat sementara. Ada dua lokasi alternatif, di Pasar Tenguyun atau di lahan di depan tempat hiburan masyarakat (THM) di Jalan Jenderal Sudirman.

“Sudah kita bicarakan dipimpin oleh Pak Wali, ada kemungkinannya di Pasar Boom Panjang itu. Tapi ada juga masukkan kalau bisa ada beberapa tempat. Ada yang di depan THM itu,” sebut Effendhi.

Dia juga mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) telah diinstruksikan untuk membuat rencana perbaikan Pasar Batu. Diharapkan perbaikan Pasar Batu nantinya lebih baik. Pihaknya akan mencoba mengkomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), agar berupaya membantu berupa dana untuk modal kerja bagi pedagang.

“Kalau bisa berupa uang. Kami sudah komunikasikan ke DPD, hanya belum ada jawaban,” imbuhnya. Pasar Batu, menurut salah satu warga Sebengkok, Hanip Matiksan, merupakan pasar tertua di Tarakan, yang dibangun sejak tahun 70-an dengan nama Pasar Lingkas. Saat pertama beroperasi, pedagang di Pasar Batu menjajakan kebutuhan dapur dan sayur.

“Ini dulunya pasar tertua. Di sini pasar sayur, kebutuhan dapur,” ujar pria yang juga Kepala Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (PMK) Tarakan.

Namun, dalam perkembangannya, dibangun lagi pasar di sekitar lokasi itu yang kemudian dinamakan Pasar Batu. Karena bangunannya terbuat dari batu (permanen). Di pihak lain, data terbaru yang dihimpun Kecamatan Tarakan Tengah mencatat jumlah bangunan yang terbakar mencapai 140 bangunan, baik rumah warga, kios maupun toko.  Sedangkan jumlah warga yang terdampak mencapai 95 kepala keluarga (KK).

“Sudah disepakati sampai dengan update data terakhir yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah,” kata Camat Tarakan Tengah, Zainuddin. Jumlah bangunan dan warga yang terdampak kebakaran itu, tersebar di empat rukun tetangga (RT). Yakni RT 24, RT, 01, RT 2 dan RT 5. Yang paling banyak terdampak di RT 24. (mrs/uno)


BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 15:46

Tetap Siap walau Pilkada Ditunda

TARAKAN – Pandemi corona virus desiase (Covid-19), telah menunda tahapan…

Minggu, 05 April 2020 15:44

5 Sampel Dinyatakan Negatif

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara kembali menerima laporan…

Minggu, 05 April 2020 15:42

Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan

TARAKAN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali menghadirkan saksi verbal…

Minggu, 05 April 2020 15:38

Kaltara Terima 80 Koli APD, Distribusi ke Kabupaten Kota

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menerima bantuan alat pelindung…

Sabtu, 04 April 2020 15:17

Dewan Ikut Bantu APD dan Logistik Makanan

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 04 April 2020 15:11

WNA Terdampar Dipulangkan

TARAKAN - Dua warga negara asing (WNA) asal Filipina dan…

Sabtu, 04 April 2020 14:46

Lacak 620 Penumpang KM Lambelu

SAAT ini, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan sedang…

Sabtu, 04 April 2020 14:45

Positif Covid-19 Jadi 8 Orang

TANJUNG SELOR – Pasien terpapar Covid-19 di Kalimantan Utara (Kaltara)…

Sabtu, 04 April 2020 14:43

Kehabisan Stok Tabung VTM

MESKIPUN telah terpenuhi alat pelindung diri (APD), Rumah Sakit Umum…

Jumat, 03 April 2020 16:35

Gula Makin Langka di Pasar Induk

TANJUNG SELOR – Harga gula pasir di Pasar Induk Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers