MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 23 Januari 2020 18:43
Program Dokter Terbang Selama 2014-2019, 8.079 Pasien Terlayani
DOKTER TERBANG: Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kaltara, Dedy Prasetya Noor (dua dari kiri) bersama dr Andy Kurniawan saat menjadi narasumber di program Respons Kaltara, kemarin (22/1).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus meningkatkan pelayanan, terutama bidang kesehatan. Berupa pelayanan dokter terbang, yang sudah ada sejak 2014 silam.  

Adanya program dokter terbang, sangat membantu masyarakat yang berada di perbatasan dan pedalaman. Mengingat, daerah tersebut merupakan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Hal itu disampaikan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kaltara, Dedy Prasetya Noor.

Selama program tersebut berjalan 2014 hingga 2019, telah melayani sebanyak 8.079 pasien. “Pasien yang sudah terlayani sejak 2014- 2018 ada 4.550 orang. Data 2019, ada penambahan 3.529 pasien. Melihat data ini, berarti ada kenaikan. Kita tetap berupaya agar semua masyarakat terlayani dan yang sakit bisa berkurang,” jelas Dedy, kemarin.

Selama 2014-2019, sudah 30 lokasi yang terlayani adanya dokter terbang. Dari lokasi yang menjadi tujuan untuk pelayanan, yang paling sulit dijangkau berada di Desa Tau Lumbis, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan dan Pujungan, Kabupaten Malinau.

“Ketika harus ke Pujungan, harus melewati giram (pusaran air). Ketika air surut, maka kita harus berjalan kaki. Memang cukup sulit aksesnya,” ucap Dedy.

Dalam program tersebut, tentu ada evaluasi yang menjadi perhatian. Agar ke depan dalam memberikan pelayanan bisa maksimal. Misalnya, ketika ada peralatan medis yang kurang, menjadi catatan dan dijadikan evaluasi pada pelayanan akan datang.

“Selama melakukan pelayanan ada hal yang kurang. Salah satunya alat kesehatan mobile. Tahun 2019, di APBD perubahan, kami menganggarkan alat kesehatan seperti Elektrokardiogram (EKG) mobile dan Ultrasonography (USG) mobile,” ungkapnya.

Menurutnya, bila tidak didukung dengan alat medis yang memadai. Maka akan sulit dalam memberikan pelayanan kesehatan. Khususnya daerah di perbatasan dan pedalaman. “Saat penanganan diagnosa, tapi tak ada dukungan alat medis, akan sangat kesulitan untuk mengetahui kondisi pasien. Itu salah satu evaluasi kita,” bebernya.

Sebelum mendatangi lokasi yang menjadi tujuan, dibutuhkan koordinasi dengan pihak desa, seperti kepala desa, ketua adat dan lainnya. Sehingga, dapat diumumkan ke masyarakat, bahwa ada program dokter terbang.

“Jika seminggu sebelumnya tidak diinformasikan, pastinya banyak masyarakat yang tidak datang. Maka pentingnya informasi awal, agar masyarakat sudah siap dan bisa mendapatkan pelayanan,” ungkapnya.

Kondisi yang menjadi tujuan untuk pelayanan, sebagian sulit terjangkau. Hal itu pun diakui dr Andy Kurniawan. Bahwa kondisi di lapangan cukup menegangkan, tentu dengan berbagai resiko. Dibutuhkan persiapan fisik dan mental. (*/fai/uno)


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 14:09

INGAT....!! Jangan Ada Sekolah Jual Buku ke Siswa dan Ada Pungutan Lain

TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan mengeluarkan surat…

Rabu, 26 Februari 2020 14:07

KPU Kaltara Pastikan Verifikasi Administrasi Calon Perseorangan Teliti

TANJUNG SELOR – Proses verifikasi administrasi dilakukan Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 25 Februari 2020 15:26

Sidak Antisipasi Ikan Mengandung Bakteri

TARAKAN – Tiga pasar tradisional di Tarakan, yakni Pasar Tenguyun,…

Selasa, 25 Februari 2020 15:21

Irwan Sabri Fokus Pilgub Kaltara

TARAKAN – Irwan Sabri menegaskan untuk memantapkan diri maju di…

Selasa, 25 Februari 2020 15:20

Detik Akhir, Dua Paslon Tak Lolos

TANJUNG SELOR – Masa penyerahan berkas syarat dukungan ke Komisi…

Selasa, 25 Februari 2020 15:16

Residivis Dihadiahi Timah Panas

TARAKAN – Residivis yang sudah tiga kali masuk penjara, berinisial…

Selasa, 25 Februari 2020 14:48

Pengembangan Rumah Sakit Butuh Suntikan Dana

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara meminta…

Selasa, 25 Februari 2020 14:43

Nunukan Dinilai Rendah Partisipasi Pemilih

TANJUNG SELOR - Partisipasi pemilih pada Pilkada serentak mendatang, Komisi…

Senin, 24 Februari 2020 15:18

Diduga Pemilik Lahan Lupa Padamkan Api

TANJUNG SELOR – Diduga pemilik lahan lupa memadamkan api, usai…

Senin, 24 Februari 2020 15:14

Jumlah Dukungan Faridil-Masnur Berubah

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers