MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 24 Januari 2020 17:24
Harga Sembako Merangkak Naik
KENAIKAN HARGA: Jelang perayaan Imlek, harga bawang dan sayur alami kenaikan di beberapa pasar di Tarakan, Kamis (23/01).(foto septian)

PROKAL.CO, TARAKAN – Perayaan Imlek menyisakan waktu sehari saja, tepatnya 25 Februari ini. Jelang perayaan tersebut pun berimbas terhadap harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.  

Untuk harga cabai, bawang dan sayuran, mulai merangkak naik. Tidak demikian untuk harga daging sapi, harganya tidak mengalami kenaikan. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop-UMKM) Tarakan, Muhammad Romli. Khusus untuk daging segar lokal harga eceran tertinggi (HET) mencapai Rp 130 ribu.

Sementara untuk daging impor dipatok HET sebesar Rp 80 ribu. “Kalau untuk sayur-mayur ada kenaikan Rp 2.000 sampai Rp 5.000. Tapi kenaikan ini tidak terlalu signifikan lah,” ungkapnya.

Jelang perayaan Imlek, Disdagkop-UMKM Tarakan tidak akan melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional. “Biasanya Natal dan Idulfitri yang paling diantisipasi. Untuk Imlek ini kenaikan harga tidak terlalu tinggi,” ucapnya.

Di lain pihak, salah seorang pedagang sembako di Pasar Gusher, Husna Wati (35) mengaku ada kenaikan harga sembako yang dijual. Diantaranya, bawang merah dijual sekarang mencapai Rp 40 ribu per kg. Sebelumnya hanya Rp 35 ribu. Untuk bawang putih, sebelumnya masih dipatok harga Rp 25 ribu per kg, menjadi Rp 30 ribu per kg. “Ini dari penjual di Sulawesi yang naik harganya, makanya kami menyesuaikan. Ditambah lagi kebutuhan pembeli meningkat. Bisa jadi lah karena mau Imlek,” tuturnya.

Untuk barang seperti cabai, tomat dan jeruk masih normal. Untuk cabai merah dengan harga Rp 70 ribu per kg. Untuk cabai rawit dijual seharga Rp 75 ribu per kg. “Yang lain itu tidak ada kenaikan. Kalau gula sekitar Rp 14 ribu. Minyak goreng mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp15 ribu per 1 liter. Untuk harga beras belum kenaikan,” sebutnya. (*/sas/uno)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 Februari 2020 15:34

Perwali PTSL Diusulkan untuk Direvisi, Masalahnya Dimana?

TARAKAN – Adanya usulan revisi Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:19

Produk UMKM Berpotensi Tingkatkan Devisa Ekspor

TARAKAN - Produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di…

Selasa, 11 Februari 2020 10:37

Disdagkop dan UKM Ingatkan Soal RAT

TARAKAN – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop…

Minggu, 09 Februari 2020 16:27

Cari Figur yang Diinginkan Rakyat

TARAKAN – Partai Demokrat belum memastikan figur yang akan diusung…

Minggu, 09 Februari 2020 16:24

Satpol PP Masih Temukan Pengetap

TARAKAN – Sebulan lebih sudah surat edaran Wali Kota Tarakan…

Minggu, 09 Februari 2020 16:19

Dimediasi Polisi, Latihan Hanya Digelar Sabtu-Minggu

TARAKAN - Belum lama ini, oknum yang mengatasnamakan warga sekitar…

Selasa, 04 Februari 2020 18:13

Hentikan Ekspor Kepiting ke Tiongkok

TARAKAN – Open season pengiriman kepiting bertelur, sudah dimulai sejak…

Jumat, 31 Januari 2020 18:29

Pelarian Tersangka Penganiayaan Berakhir

TANJUNG SELOR – Tersangka penikaman yang terjadi di Berau, Kalimantan…

Rabu, 29 Januari 2020 15:30

Didominasi Mantan Penyelenggara Pemilu

TANJUNG SELOR – Tim seleksi (Timsel) komisioner Badan Pengawas Pemilu…

Rabu, 29 Januari 2020 15:28

UPT BKN Tarakan Difungsikan

TARAKAN – Setelah diresmikan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bima…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers