MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 24 Januari 2020 17:24
Harga Sembako Merangkak Naik
KENAIKAN HARGA: Jelang perayaan Imlek, harga bawang dan sayur alami kenaikan di beberapa pasar di Tarakan, Kamis (23/01).(foto septian)

PROKAL.CO,

TARAKAN – Perayaan Imlek menyisakan waktu sehari saja, tepatnya 25 Februari ini. Jelang perayaan tersebut pun berimbas terhadap harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.  

Untuk harga cabai, bawang dan sayuran, mulai merangkak naik. Tidak demikian untuk harga daging sapi, harganya tidak mengalami kenaikan. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop-UMKM) Tarakan, Muhammad Romli. Khusus untuk daging segar lokal harga eceran tertinggi (HET) mencapai Rp 130 ribu.

Sementara untuk daging impor dipatok HET sebesar Rp 80 ribu. “Kalau untuk sayur-mayur ada kenaikan Rp 2.000 sampai Rp 5.000. Tapi kenaikan ini tidak terlalu signifikan lah,” ungkapnya.

Jelang perayaan Imlek, Disdagkop-UMKM Tarakan tidak akan melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional. “Biasanya Natal dan Idulfitri yang paling diantisipasi. Untuk Imlek ini kenaikan harga tidak terlalu tinggi,” ucapnya.

Di lain pihak, salah seorang pedagang sembako di Pasar Gusher, Husna Wati (35) mengaku ada kenaikan harga sembako yang dijual. Diantaranya, bawang merah dijual sekarang mencapai Rp 40 ribu per kg. Sebelumnya hanya Rp 35 ribu. Untuk bawang putih, sebelumnya masih dipatok harga Rp 25 ribu per kg, menjadi Rp 30 ribu per kg. “Ini dari penjual di Sulawesi yang naik harganya, makanya kami menyesuaikan. Ditambah lagi kebutuhan pembeli meningkat. Bisa jadi lah karena mau Imlek,” tuturnya.

Untuk barang seperti cabai, tomat dan jeruk masih normal. Untuk cabai merah dengan harga Rp 70 ribu per kg. Untuk cabai rawit dijual seharga Rp 75 ribu per kg. “Yang lain itu tidak ada kenaikan. Kalau gula sekitar Rp 14 ribu. Minyak goreng mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp15 ribu per 1 liter. Untuk harga beras belum kenaikan,” sebutnya. (*/sas/uno)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 19:46

Longsor Dipicu Hujan Berintensitas 130 MM

TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memprediksi,…

Senin, 28 September 2020 20:54

NAH KENAPA INI..?? Aktivitas di PN Tarakan Dihentikan Sementara

TARAKAN – Terhitung sejak 25 September hingga 1 Oktober 2020,…

Sabtu, 26 September 2020 21:33

Sabu Cair Jadi Modus Baru

TARAKAN – Temuan narkotika jenis sabu cair yang diamankan pada…

Kamis, 24 September 2020 21:41

Lapas Tarakan Kekurangan Dokter

TARAKAN – Kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Lembaga…

Rabu, 23 September 2020 16:21

Hasil Autopsi Belum Diketahui Penyidik

TARAKAN – Unit Satreskrim Polres Tarakan masih mencari tahu identitas…

Rabu, 23 September 2020 16:16

Sanksi Teguran dan Penghentian Kegiatan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan bersama Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 22 September 2020 22:34

Vaksin Terbaik Disiplin Protokol Kesehatan

TARAKAN - Memperingati Hari Perhubungan Nasional, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas…

Selasa, 22 September 2020 22:29

RSUD Tarakan Tiadakan Jam Besuk

TARAKAN – Pelayanan jam besuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Senin, 21 September 2020 21:09

Terungkap Sejumlah Praktek Togel di Warkop

TARAKAN – Hingga dua pekan terakhir, Unit Satreskrim Polres Tarakan…

Senin, 21 September 2020 21:06

Tarakan dan KTT Rampungkan Data Mutu Pendidikan

TARAKAN - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Utara (Kaltara)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers