MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 26 Januari 2020 11:20
Vonis Pasutri Kasus Sabu Lebih Ringan
PESAKITAN: Terdakwa Kamsiah yang terlibat kasus sabu-sabu menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tarakan, kemarin (24/1).

PROKAL.CO,

TARAKAN – Pasangan suami istri (Pasutri) menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, dengan sangkaan kepemilikan sabu sebesar 656,84 gram. Proses sidang itu berkaitan dengan vonis yang diterima keduanya.  

Dalam persidangan yang digelar Jumat (24/1), pembacaan putusan keduanya dilakukan terpisah. Vonis yang diberikan pun lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pembacaan putusan pertama terhadap terdakwa Kamsiah, yang divonis 9 tahun penjara. Sementara suaminya, Dedi Irawan diputus bersalah dengan hukuman 1 tahun penjara. Sebelumnya, pasutri ini dituntut hukuman 16 tahun penjara oleh JPU saat persidangan pekan lalu.

Humas Pengadilan Negeri Tarakan , Melcky Johny Ottoh menyebutkan, pasutri didakwa Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Lalu dikenakan juga pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1. “Terdakwa Dedi Irawan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana tanpa hak melawan hukum. Memiliki narkotika golongan 1 bukan tanaman,” tearngnya.

Pertimbangan yang disampaikan Majelis Hakim, tidak termasuk dalam dakwaan. Melainkan Pasal 131 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama setahun,” imbuhnya.

Usai sidang, Penasehat Hukum kedua terdakwa Jerry Jesson Mathias mengatakan, putusan lebih tinggi terhadap Kamsiah. Karena pasal yang dikenakan kepada pasutri ini berbeda. “Dedi dikenakan pasal mengetahui tapi tidak melaporkan. Untuk Kamsiah, sebenarnya barang itu dititipkan ke dia, oleh orang yang katanya mau sewa kontrakan rumahnya. Saat dibuka, baru ketahuan bahwa barang titipan itu ternyata sabu,” bebernya.

Atas putusan ini, lanjut Jerry, masih pikir-pikir dan akan berkonsultasi dengan kliennya. Sebaliknya, JPU langsung menyatakan sikap banding terhadap putusan Majelis Hakim. Sekedar diketahui, pasutri ini ditangkap BNNP Kaltara pada 14 Maret 2019. Keduanya diduga merupakan penyedia tempat untuk bisnis sabu dirumahnya, di Jalan Damai, Kelurahan Karang Anyar. (*/sas/uno)


BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 19:46

Longsor Dipicu Hujan Berintensitas 130 MM

TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memprediksi,…

Senin, 28 September 2020 20:54

NAH KENAPA INI..?? Aktivitas di PN Tarakan Dihentikan Sementara

TARAKAN – Terhitung sejak 25 September hingga 1 Oktober 2020,…

Sabtu, 26 September 2020 21:33

Sabu Cair Jadi Modus Baru

TARAKAN – Temuan narkotika jenis sabu cair yang diamankan pada…

Kamis, 24 September 2020 21:41

Lapas Tarakan Kekurangan Dokter

TARAKAN – Kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Lembaga…

Rabu, 23 September 2020 16:21

Hasil Autopsi Belum Diketahui Penyidik

TARAKAN – Unit Satreskrim Polres Tarakan masih mencari tahu identitas…

Rabu, 23 September 2020 16:16

Sanksi Teguran dan Penghentian Kegiatan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan bersama Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 22 September 2020 22:34

Vaksin Terbaik Disiplin Protokol Kesehatan

TARAKAN - Memperingati Hari Perhubungan Nasional, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas…

Selasa, 22 September 2020 22:29

RSUD Tarakan Tiadakan Jam Besuk

TARAKAN – Pelayanan jam besuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Senin, 21 September 2020 21:09

Terungkap Sejumlah Praktek Togel di Warkop

TARAKAN – Hingga dua pekan terakhir, Unit Satreskrim Polres Tarakan…

Senin, 21 September 2020 21:06

Tarakan dan KTT Rampungkan Data Mutu Pendidikan

TARAKAN - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Utara (Kaltara)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers