MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 26 Januari 2020 13:07
Gubernur Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran, Ini Harapannya ...

Korban Kebakaran Terima Santunan Rp 4 Juta per KK

PEDULI KORBAN KEBAKARAN: Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyerahkan bantuan uang tunai kepada korban kebakaran di Masjid At-Taqwa, Sabtu (25/1).

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemerintah Provinisi Kalimantan Utara turut berempati atas musibah kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Tarakan, yang telah melahap banyak bangunan dan harta benda.  

Tidak hanya itu, kepedulian juga ditunjukkan dengan menyalurkan bantuan. Bantuan kerjasama Pemprov Kaltara dan Badan Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (Baznas). Terdiri dari kebutuhan pokok dan uang tunai senilai Rp 4 juta per kepala keluarga (KK). Selain itu, ada juga bantuan dari anggota DPR RI asal Kaltara, Arkanata Akram.

Pemprov Kaltara mencatat sebanyak 203 kepala keluarga berhak mendapatkan bantuan uang tunai dan paket selimut. Selain itu, Pemprov Kaltara pun menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada posko tanggap darurat.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie bersama Ketua Tim PKK Rita Ratina Irianto, menyerahkan simbolis bantuan kepada korban kebakaran, Sabtu (25/1). Kedatangan jajaran Pemprov Kaltara disambut antusias warga yang menjadi korban kebakaran.

“Saya selaku pribadi dan atas nama Pemprov Kaltara menyampaikan turut berduka dan prihatin atas musibah ini,” ujar Irianto saat menyampaikan arahannya di hadapan warga korban kebakaran di Masjid At-Taqwa.

Irianto mengajak semua pihak untuk menjadikan musibah ini sebagai pelajaran berharga dan berdoa, agar tidak terjadi lagi di masa mendatang. Karena musibah kebakaran terus berulang setiap tahun hampir di semua kabupaten/kota di Kaltara.

Irianto juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian dan kedisiplinan, dalam mengelola hal-hal yang bisa menyebabkan kebakaran dan urusan rumah tangga. Termasuk jaringan listrik di rumah.

Irianto menjelaskan, belum sempat mengunjungi lokasi saat kebakaran, Senin (20/1) lalu. Ia mengaku memang tidak di Tarakan karena melaksanakan dinas ke luar kota yang sudah terjadwal. Yakni bertemu Menteri Dalam Negeri, kemudian melakukan kerjasama dengan Kementerian Sosial dan bertemu dengan Badan Intelijen Negara (BIN), serta calon investor yang akan berinvestasi di Kaltara.

Namun, Irianto mengaku telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk sigap menanggapi musibah kebakaran. Dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara cepat dan bekerjasama dengan Pemkot Tarakan melakukan pendataan.

“Ini penting saya jelaskan supaya tidak terjadi kesalahpahaman dan dipolitisasi yang tidak perlu,” ungkapnya.

Sebelum memberikan bantuan, Irianto mengaku telah mengkonsolidasikan dengan Tim PKK dan Dharma Wanita terkait bantuan yang akan disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan nyata korban. Disepakatilah bantuan uang tunai dan kebutuhan pokok.

Khusus bantuan uang tunai, berasal dari sumbangan pegawai Pemprov Kaltara dan keluarganya, Baznas Kaltara melalui zakat, infaq dan sedekah pegawai Pemprov Kaltara yang terkumpul di tahun 2019. Termasuk alokasi anggaran bantuan sosial tidak direncanakan dari Pemprov Kaltara. Irianto berharap sumbangan tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal yang berguna.

“Saya berharap uang tunai ini bisa digunakan untuk modal usaha,” harap Irianto. Sebelum menyalurkan bantuan, Irianto terlebih dulu meninjau lokasi kebakaran. Sekaligus melihat kondisi warga di tempat pengungsian. Irianto bersama isteri sempat membantu relawan di dapur umum dalam menyiapkan makanan untuk korban kebakaran, dengan membuat sambel khasnya.

Irianto mengpresiasi ketulusan dan kerja keras para petugas dari instansi terkait maupun relawan termasuk Palang Merah Indonesia (PMI). Yang telah bekerja cepat dan melakukan langkah-langkah, untuk membantu meringankan beban korban keluarga.

Irianto juga salut kepada warga korban kebakaran yang tegar dalam menyikapi musibah tersebut. Irianto berharap warga tidak putus asa dan terus membangun. Apresiasi juga diberikan kepada warga yang antusias dalam memberikan bantuan secara spontan.

Selain menyalurkan bantuan, Pemprov Kaltara juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi korban kebakaran dengan menyiapkan dokter spesialis dari RSUD Tarakan.

Atas bantuan Pemprov Kaltara itu, salah satu warga korban kebakaran, Heni, mengapresiasi positif. Rencananya, bantuan uang tunai tersebut dimanfaatkan sesuai arahan gubernur, sebagai modal usaha.

“Saya mau buat modal usaha, mau jual-jualan lagi dalam rumah karena saya enggak bisa berkegiatan lain,” ujar Heni.

Sebelum kebakaran, Heni mengaku memang telah berjualan di rumah kontrakannya. Hasil berjualan itulah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama seorang anaknya. Sementara untuk sewa rumah selama ini dibiayai Baznas. “Saya terima kasih banyak kepada Pak Gubernur selama ini sudah membantu masyarakat,” tandasnya.

Ucapan terima kasih pun disampaikan korban kebakaran lainnya, Rini Sriwati. Wanita berusia 38 tersebut mengaku akan mempergunakan uang santunan sebesar Rp 4 juta sebagai modal usaha. Rencananya akan membuka warung kecil berupa jajanan anak-anak di tempat lain.

“Alhamdulilah ya hari ini (kemarin, Red) bisa menerima santunan dari Pak Gubernur. Kami ucapkan terima kasih banyak. Insha Allah ini mau ditabung sedikit buat warung kecil-kecilan. Pastinya sangat senang karena baru kali ini saya bertemu dengan Bapak Gubernur,” katanya.

Rini sebelumnya menempati rumah sewa di lokasi kebakaran. Dalam keseharian, ia hanya ditemani dua anaknya sambil berjualan jajanan berupa makanan dan minuman ringan. “Suami saya sudah tidak ada. Jadi mungkin habis dari sini (pengungsian) mungkin menginap di rumah keluarga dulu sambil cari kontrakan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan korban kebakaran lainnya, Sahbirin. Dia mengakui, sudah mengetahui agenda kedatangan Gubernur Kaltara pada Kamis (23/1) di media sosial. “Saya sudah tahu (kedatangan Gubernur). Makanya saya kesini pagi-pagi. Lumayan lah kan dapat uang Rp 4 juta. Mudahan berkah buat Pak Gubernur. Makanya saya mau pakai (uang santunan) buat tambah-tambah usaha menjahit,” harapnya. (mrs/*/sas/uno)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 Februari 2020 15:51

Ikut Penjaringan jadi Cawagub

TARAKAN – Sinyal Irwan Sabri maju di Pemilihan Gubernur dan…

Jumat, 21 Februari 2020 15:48

Usul Bantuan ke Kemensos

TARAKAN – Korban kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Tarakan,…

Jumat, 21 Februari 2020 15:47

10.237 Syarat Dukungan Faridil-Masnur

PASANGAN calon (Paslon) Faridil Murad dan Masnur Anwar yang maju…

Jumat, 21 Februari 2020 15:46

Harga Udang dan Komisi Dipisah

TARAKAN– Terjadinya penurunan harga udang dikeluhkan petani tambak, sejak beberapa…

Jumat, 21 Februari 2020 15:31

Maskapai Penerbangan Bakal Ditambah

TARAKAN - Memiliki nakhoda baru, Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan…

Kamis, 20 Februari 2020 10:03

Gara-Gara Diputusin, Foto Syur Disebar

TARAKAN – Merasa tidak terima karena hubungannya kandas di tengah…

Kamis, 20 Februari 2020 10:00

Jemput Suami, Kontrakan Hangus Terbakar

TANJUNG SELOR – Kebakaran menimpa rumah kontrakan yang berada di…

Kamis, 20 Februari 2020 09:58

Hafid-Makinun Maju Jalur Independen

TANJUNG SELOR – Jadwal penyerahan berkas dukungan bagi bakal calon…

Kamis, 20 Februari 2020 09:55

Pembangunan Kota Baru Mandiri, Lahan Masih jadi Persoalan

PROSES pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) masih ada persoalan, yakni…

Rabu, 19 Februari 2020 12:13

Oknum Pengetap Tendang Personel Satpol PP

TARAKAN– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan mengamankan pengemudi mobil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers