MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 31 Januari 2020 19:46
Harga Tanah di Kaltara Naik Drastis, Warga Sesukanya Tetapkan Harga
MAHAL: Harga jual tanah di Kaltara setiap tahunya terus melonjak harganya.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Harga tanah masih menjadi momok yang mendasar dalam pembangunan di daerah. Tak terkecuali di provinsi termuda di Indonesia ini. Sehingga diperlukan evaluasi terhadap harga tanah, yang belum sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).  

Bahkan beberapa oknum memainkan harga tanah, sehingga patut menjadi perhatian pemerintah daerah. Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Najamuddin mengungkapkan, pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Kaltara, harus melakukan pengendalian harga tanah di beberapa zona penting. Seperti pusat-pusat kota yang ada di Kabupaten/Kota di Kaltara, melalui reformulasi atau penyusunan ulang NJOP.

“Misalnya, setiap 3 tahun sekali melakukan evaluasi dan penetapan nilai baru. Sehingga, harga tanah memiliki harga standar,” terangnya. Dengan penentuan NJOP tersebut, ujar dia, dapat mengendalikan harga tanah di beberapa wilayah yang terus melambung tinggi.

Sehingga, setiap penjual tidak lagi dapat menjual dengan sesuka hati. “Kami meminta kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan hal ini. Apalagi, selama ini harga tanah terus naik tanpa memperhatikan NJOP,” ungkap Politis Partai Demokrat ini.

Terpisah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Setprov Kaltara Sanusi mengatakan, masukan dari DPRD Kaltara terkait harga tanah akan dilakukan evaluasi oleh Pemprov Kaltara. “Evaluasi harga tanah per 3 tahun saran yang bagus. Itu akan kita bahas,” ujarnya.

Sebenarnya untuk harga tanah, kata dia, tidak bisa ditentukan secara langsung oleh provinsi. Hal itu menyangkut dengan persoalan wilayah. Pasalnya, Kaltara belum memiliki wilayah yang jelas. Hal ini juga menjadi salah satu kendala.

“Jika kita tetapkan harga tanah di kabupaten/kota. Maka pihak kabupaten/kota akan mempertanyakan. Karean ini persoalan wilayah,” ungkapnya. Dibutuhkan banyak pertimbangan, untuk mengevaluasi harga tanah. Termasuk menerapkan harga tanah per 3 tahun.

“Kita akan lakukan kajian yang sesuai dengan regulasi yang ada. Apakah Gubernur Kaltara bersama pmerintah provinsi bisa masuk dan punya kewengan, itu akan kita bahas. Yang jelas masukan itu akan kita tampung,” pungkasnya. (*/fai/uno)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 14:19

Diduga Serangan Jantung, 1 PDP Meninggal

TANJUNG SELOR – Satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia…

Kamis, 02 April 2020 14:10

Jalan Protokol dan Permukiman Disemprot Disinfektan

TARAKAN - Serentak di seluruh Tanah Air, Kepolisian Republik Indonesia…

Kamis, 02 April 2020 14:06

Dewan Harap Investasi Tak Terhambat

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan…

Kamis, 02 April 2020 14:03

Kami Dukung Realokasi Anggaran

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara mendukung…

Kamis, 02 April 2020 14:01

Tunggu Regulasi Kementerian ESDM

TANJUNG SELOR – Penangguhan pembayaran listrik bagi pelanggan berdaya listrik…

Kamis, 02 April 2020 13:57

2 PNS Dijatuhi Sanksi Disiplin

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kembali menjatuhkan sanksi disiplin…

Rabu, 01 April 2020 12:07

Tim SAR Temukan Jasad Mengapung

TARAKAN - Sempat dilaporkan hilang pada Senin (30/3) sekitar pukul…

Rabu, 01 April 2020 12:05

Pembelian 5 Kebutuhan Pokok Dibatasi

TARAKAN – Kebijakan diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk mengantisipasi…

Rabu, 01 April 2020 12:03

Plisss...!! Tenaga Medis Agar Diperhatikan

TANJUNG SELOR – Tim medis, baik perawat maupun dokter, menjadi…

Rabu, 01 April 2020 12:02

Minta Jalan Bisa Diaspal

TANJUNG SELOR - Persoalan jalan rusak hingga saat ini masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers