MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 06 Februari 2020 12:28
Penularan Corona Melalui Udara

19 Mahasiswa Kaltara Belum Dipulangkan

BAHAS CORONA: Edisi Respons Kaltara kali ini mengupas tentang Antisipasi Virus Corona Masuk Kaltara, kemarin (5/2).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Virus corona masih meresahkan masyarakat, tak terkecuali di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk menyikap hal tersebut, pencegahan pun dilakukan agar tidak masuk ke Kaltara.

Gejala bisa terkena virus mematikan itu, menimbulkan batuk, pilek dan sakit tenggorokan. Menurut Dokter Spesialis Paru dr Nila Kartika Ratna, corona bukanlah virus baru. Corona sama seperti virus MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS. Pada dasarnya kedua virus tersebut dikelompokan dalam virus corona.

“Yang sekarang ini belum ada namanya, sehingga disebut corona. Ini merupakan penyakit menular dan penularannya melalui udara. Sama dengan virus MERS dan SARS. Virus corona dicurigai dari hewan,” ungkapnya, kemarin (5/2).

Dampaknya yang ditimbulkan virus tersebut, tergantung daya tahan tubuh. Apabila daya tahan tubuh baik, maka bisa sembuh dengan sendirinya. Sebaliknya, jika daya tahan tubuh lemah, maka akan terserang virus tersebut. “Masa penularannya ini mulai terkena sampai menimbulkan penyakit selama 2-14 hari. Gejalanya sama seperti batuk, pilek biasa kemudian demam dan sakit tenggorokan,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, dr Wayan Sukadana mengatakan, selain sumber daya manusia yang memadai, pihaknya pun menyiapkan ruang isolasi. “Sesuai dengan aturan dari Kementerian Kesehatan,” ucapnya.

Corona, menurut dia, pernah terjadi 2013 silam. Namun, bila dibandingkan Corona dengan DBD. Lebih tinggi ancaman DBD. “Corona lebih banyak menyerang orang dewasa. Sementara anak-anak belum pernah ada kejadian,” ungkapnya.

Di lain pihak, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kaltara, Agust Suwandy mengungkapkan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, ada 19 mahasiswa yang berada di China atau Tiongkok. Tapi, Kemenkes belum memberikan by name by address ke Dinkes Kaltara.

“Saat ini, mereka masih diinkubasi. Jika sudah selesai akan kami koordinasi dengan Kemenkes,” ujar Agust. Ketika mahasiswa tersebut kembali ke Tanah Air, akan tetap menjalani screening.

Jika aman-aman saja, akan dipulangkan ke orangtua masing-masing. Karena, sudah memenuhi syarat 14 hari masa inkubasi. “Jika ada tanda-tanda dan gejala, akan kami pantau terus. Saat ini belum ada informasi, apakah ada yang terkena atau tidak. Kami masih menunggu,” jelasnya.

Sebagai bentuk antisipasi, bila ada penolakan terhadap kepulangan mahasiswa asal Kaltara. Maka, Dinkes menyampaikan bahwa mahasiswa tersebut sudah dikarantina 14 hari dan dalam kondisi sehat. Kaltara telah menyiapkan 4 alat screening. Alat tersebut dipasang di Pelabuhan Tunun Taka Nunukan, Bandara Juwata Tarakan, Pelabuhan Malundung dan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor.

“Di Nunukan memang kewaspadaannya tinggi. Apalagi sekarang ada piket harian dari tim gabungan. Setiap ada kapal datang, mereka langsung memeriksa. Jadi tidak dibiarkan lolos,” terangnya.

Untuk dua kabupaten lainnya, Malinau dan Tana Tidung belum perlu. Karena, semua pendatang melalui Tarakan dan sudah terdeteksi menggunakan screening. “Orang luar yang masuk ke Kaltara khususnya Malinau dan Tana Tidung sudah terdeteksi beberapa kali, di bandara dan pelabuhan,” tutup Agust. (*/fai/uno)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:21

AS Belum Sempat Buka Warkop

TARAKAN – Seorang pria pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial AS…

Senin, 30 Maret 2020 15:18

PWI Kaltara: Utamakan Keselamatan Liputan

TARAKAN - Merebaknya wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Ketua…

Senin, 30 Maret 2020 15:13

Bulungan Tak Lockdown

TANJUNG SELOR – Opsi karantina wilayah atau lockdown dilakukan beberapa…

Senin, 30 Maret 2020 15:08

Naikkan Status Covid-19

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan menaikkan status menjadi tanggap darurat bencana…

Senin, 30 Maret 2020 15:02

Terbanyak Warga di Nunukan

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara mencatat sebanyak 23.500…

Senin, 30 Maret 2020 14:53

Karantina Wilayah Perbatasan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana…

Minggu, 29 Maret 2020 16:45

Penumpang Harus Masuk Bilik Sterilisasi

TANJUNG SELOR – Pengelola Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, makin…

Minggu, 29 Maret 2020 16:42

Dua Pelaku Penyebar Hoaks Tentang Corona Diamankan

TARAKAN – Informasi hoaks yang sempat beredar di masyarakat terkait…

Minggu, 29 Maret 2020 16:33

Pelni Tunggu Instruksi Pemberhentian Berlayar

TARAKAN - Setelah satu orang warga Tarakan dinyatakan positif Covid-19,…

Minggu, 29 Maret 2020 16:31

Hasil Tes Keluarga Pasien Covid-19 Negatif

TARAKAN – Sebanyak 50 petugas medis di Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers