MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 06 Februari 2020 12:33
Pembiayaan DOB Kota Tanjung Selor akan Diefisienkan
PEMEKARAN: Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mendampingi Mendagri Tito Karnavian pada audiensi membahas pemekaran DOB Kota Tanjung Selor, Senin (3/2).

PROKAL.CO,

JAKARTA - Salah satu alasan kebijakan moratorium pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) masih berlaku karena pertimbangan kondisi keuangan negara yang tidak memungkinkan.

Di tengah defisit keuangan negara, Mendagri Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian dalam audiensi dengan rombongan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie, Senin (3/2) di kantornya mengemukakan, mestinya usulan DOB turut memperhatikan ruang fiskal yang dapat dipahami dan diterima oleh Menteri Keuangan.

Berkenaan hal itu, Gubernur mengungkapkan, pada dasarnya Pemprov Kaltara ikut memikirkan cara agar pemekaran Tanjung Selor menjadi Kota, tidak terlalu membebani fiskal negara. Formulanya adalah memekarkan Tanjung Selor dengan sasaran menghasilkan pendapatan baru. “Kalau terlalu membebani fiskal negara tentu Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) bisa keberatan atau daerah lain bisa 'cemburu',” tutur Gubernur.

Pendapatan Kota Tanjung Selor dapat ditunjang oleh peningkatan kesejahteraan masyarakatnya akibat pemekaran. Strategi lainnya adalah menarik investasi-investasi baru, utamanya dari kalangan swasta. “Dengan demikian, pembebanan kepada anggaran negara tidak terlalu berat. Itu juga jadi diskusi utama kemarin karena kita akan membicarakan pembiayaan kota ini,” ujar Irianto.

Lebih jauh, sesuai opsi yang berkembang saat audiensi rombongan Gubernur Kaltara dan Mendagri adalah perlunya Daerah Otorita Khusus Kota Tanjung Selor. Tujuannya, untuk mempersiapkan infrastruktur kota.

Irianto menyatakan, pembentukan Daerah Otonomi Khusus menjadi bagian dari rencana pembentukan DOB Kota Tanjung Selor. Mengingat masa persiapan DOB relatif panjang, maka akan dibentuk Daerah Otorita Khusus yang kewenangannya diserahkan kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah di daerah. “Peluangnya mungkin dalam 1 atau 2 tahun dibentuk Daerah Otorita Khusus. Karena membentuk DOB Kota itu banyak persyaratan yang dipenuhi,” jelas Gubernur.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 28 November 2020 19:49

Pemprov Naikkan Gaji Guru dan PTT di Bawah Naungan Disdikbud Kaltara

TANJUNG SELOR - Menunjukkan kepeduliannya terhadap para guru atau tenaga…

Jumat, 27 November 2020 16:11

Ketua KPK Puji Prestasi Capaian Kaltara

TANJUNG SELOR - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Komjen…

Jumat, 27 November 2020 16:10

Harkanas ke-7, DKP Ingatkan Pentingnya Makan Ikan

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkanas) di Kalimantan…

Jumat, 27 November 2020 16:09

Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pilkada 2020 dan Libur Nataru

TARAKAN - Jelang akhir tahun, ada dua momen yang menjadi…

Kamis, 26 November 2020 21:37

Pemulihan Ekonomi Diprioritaskan Tahun Depan

TANJUNG SELOR – Program pemulihan ekonomi sangat dibutuhkan di masa-masa…

Kamis, 26 November 2020 21:36

Renja dan KUAPPAS 2021 Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Rapat paripurna yang dilaksanakan DPRD Kaltara dengan…

Rabu, 25 November 2020 22:17

Waspada Covid-19, Pergub akan Dijadikan Perda Penindakan

TARAKAN - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kaltara, Dr H Teguh…

Rabu, 25 November 2020 22:08

Realisasi BBNKB Hingga Oktober 2020 Capai Rp 63,4 Miliar

TANJUNG SELOR – Seiring dengan pertumbuhan penduduk di Kalimantan Utara…

Rabu, 25 November 2020 22:06

Malam Kesenian Bentuk Persatuan Budaya

TARAKAN - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh…

Selasa, 24 November 2020 21:16

Pjs Gubernur : Camat adalah Garda Terdepan Penanganan Pandemi

TARAKAN - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers