MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 09 Februari 2020 16:24
Satpol PP Masih Temukan Pengetap
Hanip Matiksan

PROKAL.CO,

TARAKAN – Sebulan lebih sudah surat edaran Wali Kota Tarakan terkait pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diterapkan, sejak diterbitkan Wali Kota Tarakan pada 27 Desember 2019.  

Hal itu dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen dari pembelian berulang-ulang, mengurangi antrean di SPBU, serta menjaga ketertiban, keindahan, kebersihan dan keamanan Kota Tarakan. 

Agar surat edaran tersebut efektif dan sesuai harapan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan ikut mengawasi dalam penerapannya di lapangan. Petugas rutin mengawasi secara bergantian. 

Awalnya, petugas hanya mengawasi di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yakni di Gunung Lingkas dan Mulawarman. Namun, dalam perjalanan petugas juga mengawasi di SPBU lain, termasuk APMS.  

“Sekarang kami tambah (pengawasan) ke APMS Jembatan Besi, kita tambah lagi di Ladang, karena ada permintaan dari APMS lagi di Persemaian dan Juata. Pemiliknya diancam oleh pengetap, jadi kami turunkan tim sejak awal bulan kemarin. Jadi ada tujuh yang kami jaga,” ujar Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Tarakan, Hanip Matiksan.

Selama pengawasan, Hanip mengakui bukan tanpa temuan. Selain mendapat laporan adanya ancaman dari pengetap terhadap pengelola APMS, petugas juga mencurigai adanya kendaraan yang akan digunakan mengisi BBM subsidi melebihi kuota yang ditetapkan. 

“Ya, itu terjadi di Mulawarman. Target sudah kami laporkan ke reskrim, dengan melaporkan si pengetap mobil merah, ternyata itu target dari reskrim juga. Kita sudah laporkan tinggal tindak lanjut dari kepolisian,” bebernya. 

Hanip menegaskan sikap petugas terhadap pengetap. Mendapatkan pengetap menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang telah dimodifikasi, langsung menghalau mereka. 

“Enggak ada kompromi, halau sesuai dengan edaran wali kota,” tegasnya. 

Menurutnya, cukup mudah mengetahui mana pengetap dan tidak. Di antaranya, jika membeli BBM melebihi kuota. Hanip memperkirakan, untuk kendaraan roda empat maksimal hanya bisa mengisi 50 liter. Sedangkan kendaraan roda dua maksimal 5 liter.

Hanip tidak mengetahui lagi berapa banyak pengetap yang telah dihalau petugas. Menurutnya, petugas sudah tahu mana pengetap maupun yang bukan. 

Tidak hanya masih menemukan pengetap, Hanip mengakui kalau anggotanya juga menemukan petugas SPBU dan APMS yang diduga memfasilitasi pengisian kendaraan, melebihi batas maksimal yang ditetapkan wali kota Tarakan. 

“Itu sudah kami tegur melalui personel,” bebernya. 

Hanip mengaku pihaknya telah pembinaan dan membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi lagi. Jika masih ditemukan di kemudian hari, petugas akan memproses hukum dengan ancaman tindak pidana ringan. (mrs/udi) 


BACA JUGA

Sabtu, 28 Maret 2020 13:48

BAIK HATI..!! Penjahit Ini Jual Masker, Bayar Seikhlasnya

TANJUNG SELOR- Masker menjadi salah satu kebutuhan utama di tengah…

Rabu, 18 Maret 2020 17:32

Tak Ada Pasien Terkena Corona

ADANYA pasien yang diduga suspect corona dan dirawat di BLUD…

Sabtu, 07 Maret 2020 12:39

Ternyata Ini yang Bikin Tarakan Gagal Raih Adipura

TARAKAN – Piala Adipura sudah lama tidak diperoleh Pemerintah Kota…

Jumat, 06 Maret 2020 17:58

Anak Minta Uang Tiket ke Tarakan, RG Rela Mencuri Lagi

TARAKAN – Pelaku pencurian kembali tertangkap tangan oleh warga saat…

Selasa, 03 Maret 2020 13:22

IPM Tarakan Tertinggi di Kaltara

TARAKAN - Keberhasilan Khairul dan Effendhi Djuprianto dalam satu tahun…

Minggu, 01 Maret 2020 16:24

Temukan Bangunan di Lahan Pengembangan Pantai Amal, Walikota Bilang Bongkar..!!

TARAKAN – Pengembangan kawasan Pantai Amal mulai dikerjakan Pemerintah Kota…

Kamis, 27 Februari 2020 13:52

Coba Kabur, Pria Ini Jalannya Dibikin Ngesot..!!..

TARAKAN - Berakhir sudah pelarian pria pelaku pencurian berinisial PU…

Kamis, 27 Februari 2020 13:42

Pantai Amal Sebagai Wisata Unggulan

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menggarap secara serius pengembangan…

Rabu, 26 Februari 2020 14:22

Alokasikan Anggaran untuk 40 Perusahaan

TARAKAN – Sempat vakum sejak digelar pada 2017 silam, program…

Rabu, 26 Februari 2020 14:21

Penggunaan Badan Jalan Ada Aturan

TARAKAN – Menggunakan badan jalan di depan rumah untuk menggelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers