MANAGED BY:
JUMAT
30 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 14 Februari 2020 17:08
Dahulukan Pembangunan PLBN Sei Pancang dan Long Nawang
Donny Fitriandy

PROKAL.CO,

PEMBANGUNAN 4 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kaltara direncanakan tahun ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) maupun Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltara, saat ini masih menunggu kontrak lelang dan surat keputusan penunjukan lokasi diterbitkan.

Dari 4 PLBN, dua lokasi yang akan dibangun terlebih dahulu. Yakni PLBN Sei Pancang dan Long Nawang. Demikian disampaikan Kepala Balai Prasarana Permukimam Wilayah Kaltara, Donny Fitriandy. Jika proses kontrak pembangunan ditandatangani, maka Februari ini fisik PLBN di Long Nawang dan Sei Pancang bisa dilakukan. Untuk PLBN Labang direncanakan lelang pada Maret mendatang.

“Rentang waktu pelelangan setengah tahun. Pada September atau Oktober sudah kontrak dan bisa dilakukan pembangunan fisik. PLBN Long Midang, ada evaluasi kembali sehingga tak bisa bersamaan. Kontraknya di pertengahan tahun dan mulai fisiknya sekaligus,” tuturnya.

Sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2019, Kementerian PUPR sudah melakukan upaya penyusunan dokumen perencanaan. Sehingga, lelang bisa dilakukan secepatnya. Meski sudah dilaksanakan lelang untuk beberapa PLBN, diharapkan awal 2020 ini sudah dilaksanakan pembangunan fisik. “Ini sudah merupakan percepatan yang diamanatkan oleh Inpres itu,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, sejak ditetapkannya Inpres Nomor 9 Tahun 2019, yang menjadi kendala untuk memproses pengadaan lahan. Beberapa tempat seperti Sei Pancang, sebagian lahan milik masyarakat. Tentunya, untuk mengadakan lahan membutuhkan prosedur yang baku. “Perlu proses yang tidak sebentar. Untuk Sei Pancang ini, kita menunggu SK penunjukan lokasi. Ada appraisal hingga dilakukan pembayaran,” ungkapnya.

Untuk pembangunan PLBN, dibutuhkan waktu selama 2 tahun. Namun tetap melihat kondisi di lapangan. Terkait PLBN Sei Pancang, ujar dia, terdapat lahan yang sudah siap kurang lebih 4 hektare dari 7,2 hektare yang dibutuhkan. Sementara 3,2 hektare masih berproses, karena merupakan milik masyarakat. “Kita akan membangun di lahan yang sudah ada terlebih dahulu sambil menunggu SK tersebut. Kami harap secepatnya, agar bisa terangkaikan dengan kegiatan appraisal,” tuturnya. Pembangunan 4 PLBN memiliki tipe yang berbeda-beda.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 29 Oktober 2020 21:29

Penumpang Kayan II Melonjak

TANJUNG SELOR - Penumpang di pelabuhan speedboat Kayan II Tanjung…

Kamis, 29 Oktober 2020 21:27

Dibantu Pemprov, Sudah 13.800 Rumah Warga Kaltara Menjadi Lebih Bagus

TANJUNG SELOR – Program bantuan rehab rumah bagi warga kurang…

Kamis, 29 Oktober 2020 21:02

Waspadai Bencana Alam Dampak Hujan

TANJUNG SELOR – Intensitas curah hujan beberapa hari terakhir menjadi…

Kamis, 29 Oktober 2020 21:01

Kasus Pelajar Gantung Diri di Kamar Mandi, Ibu Korban Belum Dimintai Keterangan

TARAKAN – Kasus bunuh diri yang dilakukan pelajar RS (15),…

Rabu, 28 Oktober 2020 19:07

Angin Kencang Tumbangkan Pohon

TARAKAN – Terjadinya cuaca hujan deras yang disertai angin kencang,…

Rabu, 28 Oktober 2020 19:06

Pilkades Tetap Dilaksanakan

TANJUNG SELOR – Adanya surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),…

Rabu, 28 Oktober 2020 19:04

Akhiri Hidup di Kamar Mandi

TARAKAN - Warga RT 32 Gang 45 Kelurahan Sebengkok, Kecamatan…

Rabu, 28 Oktober 2020 13:33

Strategi Penanganan Covid-19 dan Dampaknya

TANJUNG SELOR – Penjabat Sementara (Pjs) Gubenur Kaltara Teguh Setyabudi…

Selasa, 27 Oktober 2020 21:31

Jaringan Internet Gangguan Selama 3 Jam

TARAKAN – Jaringan internet milik PT Telkom putus, sekitar pukul…

Selasa, 27 Oktober 2020 21:28

Paslon Agar Fokus Penajaman Program

TANJUNG SELOR - Debat pertama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers