MANAGED BY:
RABU
05 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 14 Februari 2020 18:30
Barang Bukti Pakaian Bekas Dimusnahkan

Hasil Tindak Pidana Kepabeanan

DIMUSNAHKAN: Kejakasaan Negeri Tarakan bersama Bea Cukai melakukan pemusnahan barang bukti berupa pakaian bekas dengan cara dibakar dan ditimbun, Kamis (13/2).

PROKAL.CO,

TARAKAN – Barang bukti berupa pakaian bekas dimusnahkan oleh Kejaksanaan Negeri (Kejari) Tarakan bersama Bea Cukai, dengan cara dibakar, kemarin (13/2). Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan tindak pidana kepabeanan yang diamankan pada 13 Agustus tahun lalu, di sekitar Muara Tudang, perairan Tarakan. 

Pemusnahan dilakukan setelah memperoleh kekuatan hukum tetap. “Ini dari tindak pidana kepabeanan atas nama Muhammad Rani yang sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Tarakan pada tahun lalu,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Fatkhuri, yang ditemui usai pemusnahan barang bukti, kemarin (13/2).

Hasil perkara tersebut diputus dengan hukuman 2 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider dan 6 bulan kurungan. Bahkan, terpidana kasus tersebut sudah menjalani hukuman di Lapas Kelas II Tarakan. “Barang buktinya dibakar dan ditimbun. Sehingga tidak bisa dipergunakan lagi,” ungkapnya.

Sesuai koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, barang bukti sebagian harus ditimbun. Pasalnya, jika pakaian bekas semuanya dibakar, maka bisa menimbulkan polusi. Di tempat yang sama, Kepala Kantor Bea Cukai Tarakan, Minhajuddin Napsah mengatakan, pakaian bekas impor tersebut dilarang, sesuai diatura dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

“Kami selaku garda terdepan dititipi tugas itu. Jika ada impor kami awasi dan kita bisa buktikan barang tersebut merupakan impor dan barang bekas,” ungkapnya. Untuk mengantisipasi adanya pengiriman pakaian bekas impor, pihaknya terus meningkatkan pengawasan melalui patroli laut, darat yang ada di wilayah di perbatasan.

“Terbukti dengan adanya bukti-bukti ini, kerjasama dengan kejaksaan kita serahkan berkas penyidikannya untuk dilanjutkan. Karena tidak bisa dihibahkan lagi tentu salah satu metode pemusnahannya dengan dibakar. Barang lain mungkin bisa dilelang, tapi ini semua atas persetujuan menteri,” pungkasnya. (*/sas/uno)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 05 Agustus 2020 21:31

49 Pasien di Malinau Sembuh

TANJUNG SELOR – Pasien dari Perusahaan United Tractor di Long…

Rabu, 05 Agustus 2020 21:30

PPP Putuskan Usung Zainal-Yansen

TARAKAN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya memutuskan arah pengusungannya…

Rabu, 05 Agustus 2020 21:29

Kepengurusan PAN Kaltara Berakhir

TARAKAN – Jelang Pilkada serentak 2020, sejumlah kepengurusan partai politik…

Rabu, 05 Agustus 2020 21:28

Lanjutkan Tahapan SKB CPNS

TANJUNG SELOR – Pemerintah kembali melanjutkan pelaksanaan tahapan Seleksi Kompetensi…

Selasa, 04 Agustus 2020 19:13

IDI 2019, Kaltara Terbaik 2 Nasional

TANJUNG SELOR – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 04 Agustus 2020 19:09
Belajar di Sekolah Dibuka dalam Waktu Dekat

Masuk Sekolah Lagi, Batasi Jumlah Siswa 50 Persen Tiap Kelas

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan segera membuka lagi kegiatan…

Senin, 03 Agustus 2020 19:27

Kaltara Idealnya Miliki 7.793 PNS

TANJUNG SELOR – Moratorium perekrutan CPNS yang direncanakan Kementerian Keuangan…

Senin, 03 Agustus 2020 19:26

PMK Kesulitan Akses ke Lokasi

TARAKAN – Kebakaran terjadi di Tarakan, Sabtu (1/8), sekira pukul…

Senin, 03 Agustus 2020 19:24

Tak Permasalahkan Ganti Fungsi dan Tugas

TANJUNG SELOR – Masa kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19…

Minggu, 02 Agustus 2020 15:40

Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Tahapan Pilkada Serentak 2020 di Kaltara terus berproses. Saat ini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers