MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 14 Februari 2020 18:30
Barang Bukti Pakaian Bekas Dimusnahkan

Hasil Tindak Pidana Kepabeanan

DIMUSNAHKAN: Kejakasaan Negeri Tarakan bersama Bea Cukai melakukan pemusnahan barang bukti berupa pakaian bekas dengan cara dibakar dan ditimbun, Kamis (13/2).

PROKAL.CO,

TARAKAN – Barang bukti berupa pakaian bekas dimusnahkan oleh Kejaksanaan Negeri (Kejari) Tarakan bersama Bea Cukai, dengan cara dibakar, kemarin (13/2). Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan tindak pidana kepabeanan yang diamankan pada 13 Agustus tahun lalu, di sekitar Muara Tudang, perairan Tarakan. 

Pemusnahan dilakukan setelah memperoleh kekuatan hukum tetap. “Ini dari tindak pidana kepabeanan atas nama Muhammad Rani yang sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Tarakan pada tahun lalu,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Fatkhuri, yang ditemui usai pemusnahan barang bukti, kemarin (13/2).

Hasil perkara tersebut diputus dengan hukuman 2 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider dan 6 bulan kurungan. Bahkan, terpidana kasus tersebut sudah menjalani hukuman di Lapas Kelas II Tarakan. “Barang buktinya dibakar dan ditimbun. Sehingga tidak bisa dipergunakan lagi,” ungkapnya.

Sesuai koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, barang bukti sebagian harus ditimbun. Pasalnya, jika pakaian bekas semuanya dibakar, maka bisa menimbulkan polusi. Di tempat yang sama, Kepala Kantor Bea Cukai Tarakan, Minhajuddin Napsah mengatakan, pakaian bekas impor tersebut dilarang, sesuai diatura dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

“Kami selaku garda terdepan dititipi tugas itu. Jika ada impor kami awasi dan kita bisa buktikan barang tersebut merupakan impor dan barang bekas,” ungkapnya. Untuk mengantisipasi adanya pengiriman pakaian bekas impor, pihaknya terus meningkatkan pengawasan melalui patroli laut, darat yang ada di wilayah di perbatasan.

“Terbukti dengan adanya bukti-bukti ini, kerjasama dengan kejaksaan kita serahkan berkas penyidikannya untuk dilanjutkan. Karena tidak bisa dihibahkan lagi tentu salah satu metode pemusnahannya dengan dibakar. Barang lain mungkin bisa dilelang, tapi ini semua atas persetujuan menteri,” pungkasnya. (*/sas/uno)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 28 November 2020 15:03

Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri

TARAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama petugas…

Sabtu, 28 November 2020 15:00

Hanya Naik Rp 5.071,71

TARAKAN - Setelah melalui pembahasan alot, Upah Minimum Kota (UMK)…

Sabtu, 28 November 2020 14:56

Tarakan Pintu Masuk Sabu dari Malaysia

TARAKAN – Pengungkapan kasus narkotika jenis sabu di wilayah Kaltara,…

Sabtu, 28 November 2020 14:51

Laka Lantas Renggut Nyawa

KECELAKAAN lalu lintas (laka lantas) hingga merenggut nyawa sepasang suami…

Jumat, 27 November 2020 15:32

Mempunyai Penyakit Penyerta

TANJUNG SELOR – Kabar duka kembali menyelimuti Kalimantan Utara (Kaltara)…

Jumat, 27 November 2020 15:27

Miliki Andil Selamatkan Aset di Kaltara

TANJUNG SELOR – Untuk pertama kalinya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi…

Jumat, 27 November 2020 15:24

Sempat Beli Obat

WANITA berinisial CP (39) ditemukan meninggal dunia di Komplek Sei…

Jumat, 27 November 2020 15:09

Debat Ketiga Pilgub Kaltara Dimajukan

TANJUNG SELOR – Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur…

Kamis, 26 November 2020 21:34

Pelaku Penembakan Masih Diburu

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan masih menyelidiki kasus penembakan…

Kamis, 26 November 2020 21:32

3 Anggota Dewan Tarakan Kena Covid-19

TARAKAN – Penularan pandemi Covid-19 di Tarakan semakin meluas. Bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers