MANAGED BY:
SENIN
13 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 17 Februari 2020 11:10
Tata Kelola Keuangan Kunci Pertumbuhan Kaltara

Tingkatkan Kapasitas Fiskal dengan Genjot Peningkatan PAD

SINERGITAS : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat menjemput Gubernur BI Perry Warjiyo di Bandara Juwata Tarakan, Jumat (14/2).

PROKAL.CO,

TARAKAN – Penatakelolaan keuangan yang tepat guna dan tepat manfaat, mengawali perkembangan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Hal ini juga melecut pertumbuhan ekonomi di Kaltara yang terus membaik hingga saat ini. Ini disampaikan Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat memberikan paparan pada rangkaian pengukuhan Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltara Yufrizal oleh Gubernur BI Perry Warjiyo di ruang pertemuan gedung kantor Perwakilan BI Provinsi Kaltara, Jumat (14/2) sore.

Penatakelolaan keuangan di Kaltara, dalam implementasinya diwujudkan lewat program kegiatan yang berbasis manfaat dan hasil. Ini juga ditopang dengan kecermatan dan pengawasan yang ketat sehingga penggunaan anggaran daerah tidak menyalahi aturan yang berlaku. “Ini dapat dilihat dari capaian Opini WTP atas LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) selama 5 tahun berturut-turut sejak 2014. Teranyar, Kaltara juga berhasil meraih LHE SAKIP 2019 BB. Selanjutnya, pengelolaan anggaran diprioritaskan kepada program dan kegiatan yang bermanfaat. Seperti penyediaan SOA untuk barang dan penumpang, pemberian insentif guru, bantuan rehab rumah bagi warga kurang mampu, pembangunan Gedung Kantor Perwakilan Provinsi Kaltara di Jakarta (senilai Rp 69 miliar), dan lainnya,” papar Gubernur.

Dengan metode yang sama, Irianto menargetkan peningkatan kapasitas fiskalnya kedepan. Ini mengingat, kapasitas fiskal Kaltara selama ini terhitung masih rendah. “Untuk meningkatkan kapasitas fiskal, yang akan dilecut adalah peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Memang PAD Kaltara selama ini, terus meningkat. Dan, di tahun-tahun mendatang akan lebih ditingkatkan sehingga kapasitas fiskal Kaltara berada pada posisi yang lebih baik lagi,” tutur Irianto.

Untuk mencapainya, ada sejumlah tantangan yang harus diatasi. Di antaranya, validitas data penduduk dan inflasi. Dijelaskan Gubernur, jumlah penduduk di Kaltara menurut catatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sekitar 600 ribu jiwa. Sementara, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) RI, sekitar 700 ribu jiwa. “Perbedaan data inilah yang harus dikoordinasikan. Sepanjang pengetahuan saya, data penduduk Kemendagri, dirilis sesuai dengan data penduduk pemegang e-KTP. Sementara, BPS mempunyai metode sensus,” ungkap Gubernur.

Pertumbuhan penduduk Kaltara yang melejit juga menjadi permasalahan. Hal ini turut memicu terjadinya inflasi. “Dalam kondisi ini, tentunya banyak permasalahan perekonomian yang terjadi. Salah satunya, tekanan inflasi. Dimana, sektor utama yang menyebabkan inflasi di Kaltara, adalah sektor transportasi dan telekomunikasi. Namun, dengan kondisi dibawah tekanan inflasi yang begitu tinggi, Pemprov Kaltara bersama TPID yang ada berhasil menekan inflasi,” ulas Irianto.

Gubernur juga ingin meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kaltara hingga sama atau diatas rata-rata IPM nasional. Hal lain yang patut dipertahankan, adalah pelaksanaan demokrasi. “IDI Kaltara juga selalu membaik. Kaltara juga selalu memperoleh IDI pada urutan 5 besar. Ini menggambarkan kebebasan masyarakat berpendapat, berkumpul, bersuara tidak dihalangi. Bahkan, kerjasama Pemprov Kaltara dengan media cukup baik. Lantaran, sebagian besar media mainstream yang ada di Kaltara, mendapat ruang yang cukup untuk memperoleh informasi dari pemerintah. Termasuk, dalam hal kerukunan beragama, Kaltara juga cukup baik. Ini dibuktikan dengan diraihnya Harmoni Award dari Kementerian Agama RI,” ungkap Gubernur.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 10 Juli 2020 21:10

Stok Hewan Kurban Diyakini Aman

TANJUNG SELOR – Berdasarkan monitoring Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan…

Jumat, 10 Juli 2020 21:08

Kendala Pelabuhan Bunyu dan Investasi Kilang Metanol, Gubernur Temui Menteri BUMN

TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meminta…

Jumat, 10 Juli 2020 21:06

Capai 57,56 Persen Dari Total Produksi Udang se-Kalimantan

Ekspor utama komoditas perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara), adalah udang.…

Kamis, 09 Juli 2020 18:14

Pandemi Covid-19, Realisasi APBD Masih Aman

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Kamis, 09 Juli 2020 18:12

2019, Realisasi Fisik Jalan Nasional 100 Persen

TANJUNG SELOR – Sesuai informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan…

Kamis, 09 Juli 2020 18:10

Hadapi Pandemi, PKK Kaltara Gagas Pembinaan Virtual

TANJUNG SELOR – Pandemi Covid-19 yang berdampak besar bagi kehidupan masyarakat…

Kamis, 09 Juli 2020 17:28

Wali Kota Apresiasi Pelaksanaan UTBK

TARAKAN – Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes mengapresiasi komitmen…

Kamis, 09 Juli 2020 17:26

Penataan Pantai Amal Sudah 30 Persen

TARAKAN – Meskipun wabah Coronavirus Disease 19 (Covid-19) sedang merebak,…

Kamis, 09 Juli 2020 17:25

Raperda Pengelolaan Zakat Diajukan

TARAKAN – Peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan akan…

Kamis, 09 Juli 2020 17:24

Ingatkan Protokol Kesehatan saat Iduladha

TARAKAN – Hari raya Iduladha 1441 Hijriah akan dirayakan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers