MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 19 Februari 2020 11:59
MASIH KURANG..!! Tes CPNS Hanya Terisi Satu Dokter Spesialis

Jadwal SKB Tunggu Belum Ditentukan

COBA KEBERUNTUNGAN: Peserta CPNS saat mengikuti tes SKD yang dilaksanakan di Laboratorium CAT di Jalan Durian, Tanjung Selor, belum lama ini.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara, tetap membuka formasi dokter spesialis.

Disayangkan, formasi tersebut hanya terisi dua peserta. Bahkan, dari jumlah pendaftar itu hanya satu yang dinyatakan lulus passing grade. Maka dengan demikian, formasi dokter spesialis pun tidak terpenuhi dan masih kekurangan. Hal itu pun menjadi evaluasi Pemprov Kaltara.

Dikatakan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, melihat kondisi di lapangan wajar bila dokter spesialis yang mendaftar sangat minim. Mengingat Kaltara berbeda dengan wilayah lain yang lebih maju dan ramai. Dokter spesialis, lebih senang mendaftar di daerah yang lebih ramai dan padat penduduknya. Bahkan, daerah-daerah di luar Kaltara memiliki fasilitas yang lengkap. Sehingga, minat untuk mendaftar lebih banyak di luar Kaltara.

“Sekarang hampir semua kabupaten/kota dan provinsi menyelenggarakan secara bersamaan seleksi CPNS. Itu yang menjadi faktor kenapa minat dokter spesialis di Kaltara kurang,” tutur Irianto, (18/2).

Sementara itu, Kasubbid Pengadaan dan Pensiun Pegawai BKD Kaltara, Arya Mulawarman menyebutkan, untuk jabatan dokter spesialis yang lulus atas nama Yuli Megasasi. Dengan total nilai 362 poin. Wanita yang berdomisili di Kota Tarakan itu  akan mengikuti tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Yang bersangkutan ini dokter spesialis kulit dan kelamin di RSUD Tarakan. Satu peserta yang tidak lulus, seorang pria yang merupakan dokter spesialis orthopedi dan traumatologi,” ungkapnya.

Bagi yang lulus, lanjut dia, secara otomatis akan lulus jika datang untuk mengikuti SKB. “Tidak jadi masalah, apalagi tidak ada pendaftar di dokter spesialis selain satu orang yang lulus itu,” kata dia.

Berkaitan pelaksanaan SKB, tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Namun, jadwal pelaksanaan diperkirakan pada pertengahan Maret mendatang. “Untuk jadwal pastinya kami belum tahu. Masih manunggu pengumuman dari Panselnas. Waktunya itu tentatif,” pungkasnya. (*/fai/uno)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:21

AS Belum Sempat Buka Warkop

TARAKAN – Seorang pria pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial AS…

Senin, 30 Maret 2020 15:18

PWI Kaltara: Utamakan Keselamatan Liputan

TARAKAN - Merebaknya wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Ketua…

Senin, 30 Maret 2020 15:13

Bulungan Tak Lockdown

TANJUNG SELOR – Opsi karantina wilayah atau lockdown dilakukan beberapa…

Senin, 30 Maret 2020 15:08

Naikkan Status Covid-19

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan menaikkan status menjadi tanggap darurat bencana…

Senin, 30 Maret 2020 15:02

Terbanyak Warga di Nunukan

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara mencatat sebanyak 23.500…

Senin, 30 Maret 2020 14:53

Karantina Wilayah Perbatasan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana…

Minggu, 29 Maret 2020 16:45

Penumpang Harus Masuk Bilik Sterilisasi

TANJUNG SELOR – Pengelola Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, makin…

Minggu, 29 Maret 2020 16:42

Dua Pelaku Penyebar Hoaks Tentang Corona Diamankan

TARAKAN – Informasi hoaks yang sempat beredar di masyarakat terkait…

Minggu, 29 Maret 2020 16:33

Pelni Tunggu Instruksi Pemberhentian Berlayar

TARAKAN - Setelah satu orang warga Tarakan dinyatakan positif Covid-19,…

Minggu, 29 Maret 2020 16:31

Hasil Tes Keluarga Pasien Covid-19 Negatif

TARAKAN – Sebanyak 50 petugas medis di Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers