MANAGED BY:
SENIN
30 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 20 Februari 2020 10:09
Kaltara Ajukan 4 Fokus Usulan

Gubernur Hadiri Musrenbangreg Kalimantan Tahun 2020 di Pontianak

PERNYATAAN SIKAP: Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Kalbar H Sutarmidji, Gubernur Kaltim H Isran Noor dan perwakilan Pemprov Kalteng dan Kalsel usai menyampaikan pernyataan sikap masyarakat Pulau Kalimantan pada Musrenbangreg Kalimantan Tahun 2020 di Pendopo Rumjab Gubernur Kalbar, Pontianak, Rabu (19/2).

PROKAL.CO, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengajukan 4 fokus usulan dalam forum kerjasama revitalisasi dan percepatan pembangunan regional Kalimantan. Yang menjadi rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Regional (Musrenbangreg) Kalimantan Tahun 2020, digelar di Pendopo Rumah Jabatan (Rumjab) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Pontianak, Rabu (19/2) siang.

Adapun 4 fokus usulan itu, yakni infrastruktur, ketahanan energi, lingkungan hidup, dan sumber daya manusia (SDM). Dijelaskan Gubernur, untuk fokus usulan infrastruktur, dibagi kedalam 8 usulan. Yang terdiri dari, pembangunan dan preservasi jalan perbatasan dengan 1 deskripsi program, pembangunan dan preservasi jalan Trans Kalimantan (1 program), perpanjangan runway bandar udara (4 program), pembangunan base transceiver station (2 program), pembangunan jalan akses menuju perbatasan (3 program), pembangunan KIPI (1 program), pembangunan KBM (1 program), dan pengembangan kawasan perbatasan (4 program). “Untuk fokus ketahanan energi, dibagi kedalam 3 fokus usulan. Yaitu, pengembangan energi baru terbarukan (6 program), pemenuhan kebutuhan energi (2 program), dan pembangunan saluran udara tegangan tinggi (1 program),” urai Irianto.

Fokus usulan selanjutnya, adalah lingkungan hidup yang dibagi kedalam 7 fokus usulan. Yakni, kebakaran hutan (1 program), restorasi gambut (1 program), indeks tutupan lahan (2 program), pencemaran lingkungan (1 program), mitigasi perubahan iklim (3 program), pelestarian pesisir dan laut (1 program), dan pembangunan kawasan minapolitan.

“Kaltara juga fokus kepada usulan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dibagi kedalam 9 usulan. Yakni, 1 pemerataan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan (1 program), peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat ( 1 program), penanganan stunting (2 program), peningkatan kualitas pendidikan dan tenaga kependidikan (1 program), pemenuhan SPM di bidang pendidikan (1 program), peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja (1 program), peningkatan dan pengembangan kemitraan sertifikasi keahlian tenaga kerja (1 program), pemberdayaan masyarakat sekitar hutan (1 program), dan peningkatan akses perguruan tinggi (1 program),” ulas Gubernur.

Sementara untuk usulan regional Kalimantan yang disepakati kepala daerah (gubernur) se-Kalimantan, disebutkan Irianto, ada beberapa hal yang menjadi prioritas. Yaitu, rencana pembangunan jalur kereta api (KA) Trans Kalimantan, percepatan pembangunan jalan Trans Kalimantan, percepatan pembangunan bandara dan pelabuhan di Kalimantan, rencana pembangunan kawasan industri di Kalimantan, peningkatan rasio elektrifikasi, pembangunan politeknik berbasis sumberdaya unggulan yang ada di Kalimantan : kelautan dan perikanan, metalurgi, pertambangan, dan perkebunan sawit, dan peningkatan status desa.

“Regional Kalimantan termasuk Kaltara, seperti yang disampaikan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Tito Karnavian merupakan regional tercepat yang melakukan perencanaan pembangunan untuk 2021 ini. Harapannya, dengan lebih cepat diajukan maka akan dapat diakomodir melalui APBN 2021. Dengan begitu, peluang diakomodirnya sejumlah usulan prioritas regional Kalimantan maupun fokus usulan Kaltara dapat lebih besar,” papar Gubernur.

Mengutip pernyataan Mendagri, Irianto mengaku bahwa dalam perencanaan pembangunan 2021, regional Kalimantan khususnya Kaltara akan menerapkan prinsip money follow program. “Kaltara, dan Kalimantan pada umumnya juga akan meningkatkan pemberdayaan pada 5 potensi SDA, yakni perikanan, sawit, batubara, bauksit, dan minyak-gas bumi. Adapula potensi pariwisata yang perlu ditingkatkan. Seperti wisata alam, wisata budaya, wisata flora/fauna dan lainnya,” ulas Irianto.

Dalam pembangunan regional Kalimantan kedepan, peluang besar yang juga penting untuk menjadi pertimbangan adalah penetapan ibukota negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Seperti yang Mendagri sampaikan, penetapan IKN baru di Kaltim seharusnya menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Kalimantan seluruhnya. Dimana, secara garis besar pemindahan IKN memiliki 5 poin penting, yakni memberikan akses yang lebih merata bagi seluruh wilayah NKRI, mendorong pembangunan kawasan timur Indonesia untuk pemerataan wilayah, mengubah orientasi pembangunan dari Jawasentris ke Indonesiasentris, ketersediaan lahan yang luas, dan mengurangi beban Pulau Jawa dan Jabodetabek,” tutur Gubernur.

Guna diketahui, Musrenbangreg Kalimantan Tahun 2020 dibuka oleh Mendagri Tito Karnavian. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H Sutarmidji, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, Gubernur Kaltim H Isran Noor, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, dan lainnya.

Di acara ini, selain penyampaian usulan prioritas regional Kalimantan pada 2021, dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan usulan prioritas regional Kalimantan pada 2021. Setelah itu, para Gubernur membacakan 3 butir Pernyataan Sikap Masyarakat Pulau Kalimantan. Isi butir 1 menyatakan bahwa masyarakat Pulau Kalimantan tetap dan terus setia kepada NKRI, Pancasila dan UUD' 45. Lalu, butir ke-2 menyatakan bahwa masyarakat Pulau Kalimantan mendukung perpindahan IKN ke Pulau Kalimantan. Dan, butir ke-3, berisi pernyataan bahwa masyarakat Kalimantan senantiasa mendukung segala upaya untuk pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia. (humas)

loading...

BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:27

Data Pedagang Kecil, Pemerintah Siapkan BLT

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 30 Maret 2020 15:25

RSUD Nunukan Dijadikan Rumah Sakit Rujukan COVID-19

TANJUNG SELOR - Berkaitan dengan kewajiban karantina terhadap para migran…

Jumat, 27 Maret 2020 19:56

Stok Sembako Masih Aman

TANJUNG SELOR - Menghadapi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) membuat pemerintah…

Jumat, 27 Maret 2020 19:55

Akhir Triwulan I, Realisasi Pajak Daerah Capai Rp 79,6 M

TANJUNG SELOR – Memasuki triwulan I 2020, sejak awal Januari…

Jumat, 27 Maret 2020 19:53

Gubernur Ajak Beri Dukungan untuk Tenaga Medis

TARAKAN – Sebanyak 2.000 set alat kesehatan berupa Alat Pelindung…

Jumat, 27 Maret 2020 19:51

Alokasikan Rp 1,1 Miliar untuk Fasilitas Keselamatan Jalan

TANJUNG SELOR – Guna meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan bagi pengguna…

Kamis, 26 Maret 2020 17:48

UN Tidak Lagi Jadi Faktor Kelulusan

TANJUNG SELOR - Pemerintah pusat, secara resmi mengumumkan penghapusan ujian…

Kamis, 26 Maret 2020 17:46

Antisipasi Corona, Gubernur Minta Malaysia Tunda Deportasi TKI

TANJUNG SELOR – Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi…

Kamis, 26 Maret 2020 17:45

Kaltara Terima Bantuan 2 Ribu APD

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi Gubernur Kalimantan…

Kamis, 26 Maret 2020 17:43

Review DED Tuntas, Tahun Ini Mulai Pembangunan Jalan Utama

TANJUNG SELOR – Review DED (Detail Engineering Design) pembangunan Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers