MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 21 Februari 2020 15:48
Korban Kebakaran Usul Bantuan ke Kemensos

Berupa Material untuk Bangun Rumah

LUDES DILAHAP API: Kebakaran di Pasar Batu menghanguskan ratusan bangunan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Korban kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Tarakan, berpeluang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan tersebut berupa material untuk membangun rumah.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Tarakan Mariyam mengaku mengusulkan bantuan tersebut ke Kemensos. Sebagai upaya menindaklanjuti kedatangan tim dari Kemensos yang meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Batu sebelumnya.

“Masih kita usulkan itu agar pemilik rumah, bukan yang daerah pasar atau kios. Tapi pemukiman penduduk yang memang sudah bermukim di lokasi itu. Kemungkinan akan dibantu, seperti material bangunan. Tapi ini baru rencana,” terang Mariyam.

Untuk menerima bantuan tersebut, tentu ada syarat bagi warga. Salah satunya merupakan tanah milik sendiri, dibuktikan dengan dukomen. Termasuk jika tanah warisan harus dibuktikan dengan surat-surat.

Mengenai nilai bantuannya, Mariyam belum mengetahui pasti. Namun, diperkirakan berkisar Rp 17 – 20 juta per orang. Ada sekitar 30-40 orang yang rumahnya terbakar.

Selain bantuan berupa material bangunan, warga juga berpeluang mendapatkan bantuan konsumsi hidup dari Kemensos.

“Per jiwa itu Rp 10 ribu untuk satu hari. Dalam satu KK ada 5 jiwa berarti Rp 50 ribu dalam sehari, selama beberapa puluh hari, ini juga masih kita usulkan,” bebernya.

Diharapkan bantuan tersebut bisa terealisasi, karena dasar pihaknya cukup kuat. Dengan ditetapkannya status tanggap darurat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

Akan tetapi, bantuan ini tidak berlaku bagi korban kebakaran di Selumit dan Lingkas Ujung. Karena menurut Mariyam, dasarnya adalah surat keputusan Wali Kota Tarakan tentang tanggap darurat.

“Tapi berdasarkan ketentuan itu, karena SK yang dibuat oleh pemerintah kota berkaitan dengan tanggap darurat. Sementara Kelurahan Selumit dan Lingkas Ujung tidak masuk dalam keputusan wali kota,” urainya.

Sebelumnya, kedatangan tim dari Kemensos untuk menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok korban kebakaran. Seperti sembako, hingga peralatan untuk membangun, seperti topi pengaman dan sepatu bot. (mrs/uno)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:21

AS Belum Sempat Buka Warkop

TARAKAN – Seorang pria pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial AS…

Senin, 30 Maret 2020 15:18

PWI Kaltara: Utamakan Keselamatan Liputan

TARAKAN - Merebaknya wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Ketua…

Senin, 30 Maret 2020 15:13

Bulungan Tak Lockdown

TANJUNG SELOR – Opsi karantina wilayah atau lockdown dilakukan beberapa…

Senin, 30 Maret 2020 15:08

Naikkan Status Covid-19

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan menaikkan status menjadi tanggap darurat bencana…

Senin, 30 Maret 2020 15:02

Terbanyak Warga di Nunukan

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara mencatat sebanyak 23.500…

Senin, 30 Maret 2020 14:53

Karantina Wilayah Perbatasan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana…

Minggu, 29 Maret 2020 16:45

Penumpang Harus Masuk Bilik Sterilisasi

TANJUNG SELOR – Pengelola Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, makin…

Minggu, 29 Maret 2020 16:42

Dua Pelaku Penyebar Hoaks Tentang Corona Diamankan

TARAKAN – Informasi hoaks yang sempat beredar di masyarakat terkait…

Minggu, 29 Maret 2020 16:33

Pelni Tunggu Instruksi Pemberhentian Berlayar

TARAKAN - Setelah satu orang warga Tarakan dinyatakan positif Covid-19,…

Minggu, 29 Maret 2020 16:31

Hasil Tes Keluarga Pasien Covid-19 Negatif

TARAKAN – Sebanyak 50 petugas medis di Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers