MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 21 Februari 2020 15:48
Korban Kebakaran Usul Bantuan ke Kemensos

Berupa Material untuk Bangun Rumah

LUDES DILAHAP API: Kebakaran di Pasar Batu menghanguskan ratusan bangunan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Korban kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Tarakan, berpeluang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan tersebut berupa material untuk membangun rumah.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Tarakan Mariyam mengaku mengusulkan bantuan tersebut ke Kemensos. Sebagai upaya menindaklanjuti kedatangan tim dari Kemensos yang meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Batu sebelumnya.

“Masih kita usulkan itu agar pemilik rumah, bukan yang daerah pasar atau kios. Tapi pemukiman penduduk yang memang sudah bermukim di lokasi itu. Kemungkinan akan dibantu, seperti material bangunan. Tapi ini baru rencana,” terang Mariyam.

Untuk menerima bantuan tersebut, tentu ada syarat bagi warga. Salah satunya merupakan tanah milik sendiri, dibuktikan dengan dukomen. Termasuk jika tanah warisan harus dibuktikan dengan surat-surat.

Mengenai nilai bantuannya, Mariyam belum mengetahui pasti. Namun, diperkirakan berkisar Rp 17 – 20 juta per orang. Ada sekitar 30-40 orang yang rumahnya terbakar.

Selain bantuan berupa material bangunan, warga juga berpeluang mendapatkan bantuan konsumsi hidup dari Kemensos.

“Per jiwa itu Rp 10 ribu untuk satu hari. Dalam satu KK ada 5 jiwa berarti Rp 50 ribu dalam sehari, selama beberapa puluh hari, ini juga masih kita usulkan,” bebernya.

Diharapkan bantuan tersebut bisa terealisasi, karena dasar pihaknya cukup kuat. Dengan ditetapkannya status tanggap darurat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

Akan tetapi, bantuan ini tidak berlaku bagi korban kebakaran di Selumit dan Lingkas Ujung. Karena menurut Mariyam, dasarnya adalah surat keputusan Wali Kota Tarakan tentang tanggap darurat.

“Tapi berdasarkan ketentuan itu, karena SK yang dibuat oleh pemerintah kota berkaitan dengan tanggap darurat. Sementara Kelurahan Selumit dan Lingkas Ujung tidak masuk dalam keputusan wali kota,” urainya.

Sebelumnya, kedatangan tim dari Kemensos untuk menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok korban kebakaran. Seperti sembako, hingga peralatan untuk membangun, seperti topi pengaman dan sepatu bot. (mrs/uno)


BACA JUGA

Rabu, 08 April 2020 17:27

Butuh 5 Jam Padamkan Lahan Terbakar

TANJUNG SELOR — Meski kerap diingatkan agar tidak membakar lahan…

Rabu, 08 April 2020 16:45

Realisasi Triwulan I Lebihi Target

TANJUNG SELOR — Sektor pajak daerah merupakan penyumbang untuk pendapatan…

Rabu, 08 April 2020 16:42

SIAP-SIAP..!! Skema PSBB Dipersiapkan Kota Pulau Ini...

TARAKAN — Skema pembatasan sosial berskala besar (PSSB) mulai dipersiapkan…

Rabu, 08 April 2020 16:31

500 Ton Gula Masuk April Ini

TARAKAN - Tingginya harga gula dikeluhkan masyarakat Kota Tarakan sejak…

Rabu, 08 April 2020 16:25

Di Kota Ini, Industri Hotel Makin Terpukul, Beberapa Memilih Tutup dan Rumahkan Karyawan

TARAKAN - Imbas pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai…

Selasa, 07 April 2020 17:08

Sepakati untuk Beribadah di Rumah

TARAKAN – Sikap tegas diambil pemuka agama yang tergabung dalam…

Selasa, 07 April 2020 16:46

Wali Kota Jawab Kritikan Masyarakat

BERTAMBAHNYA pasien positif terinveksi corona virus disease (covid-9) di Tarakan,…

Selasa, 07 April 2020 14:08

Bila Negatif, Pasien Bisa Dipulangkan

TANJUNG SELOR – Kondisi seluruh pasien positif Corona Virus Disease…

Selasa, 07 April 2020 14:05

Soal Lahan Jadi Kendala

TANJUNG SELOR – Rencana pembongkaran jembatan Jelarai urung terlaksana. Dikarenakan…

Selasa, 07 April 2020 14:01

Hoaks, Ajudan Gubernur Kaltara Terpapar Corona

TANJUNG SELOR – Di tengah pandemi virus corona yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers