MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 22 Februari 2020 15:37
Azam Belum Bisa Makan

Ibu Kandung Hanya Bisa Pasrah

BUTUH BANTUAN: Muhammad Azam balita 25 bulan yang didiagnosa terkena Epidermolisis Bulosa dan Gizi Buruk, seperti yang diabadikan media ini, Rabu (19/2) lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kondisi Muhammad Azam, balita berusia 25 bulan masih terbaring di BLUD RSD dr H Soermarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor. Bahkan hingga saat ini pun, Azam masih belum bisa makan. Ketika diberikan makan, langsung muntah darah.

Kondisi tersebut dikarenakan hemoglobin Azam cukup rendah. Sehingga dokter berupaya untuk menaikkan hemoglobinnya. Demikian diungkapkan Ibu Azam, Nurmadya. Untuk penyakit Epidermolisis Bulosa yang diderita anak keduanya itu, belum bisa disembuhkan.

“Almarhum kakaknya, hanya Epidermolisis Bulosa saja. Untuk gizi buruk tidak. Azam ini luar dan dalam tubuhnya yang perlu diobati,” ucap sang ibu, kemarin (21/2). Nurmadya mengakui, kedua anaknya rutin diperiksakan ke Posyandu. Bahkan, saat mengandung tidak ditemukan adanya kelainan.

“Pas lahir sudah seperti itu. Saya juga sudah pasrahkan mas, mudahan ada jalannya,” kata Nurmadya. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, Ida Bagus K Sidharaharja mengatakan, hanya melakukan pemantauan saja. Pasalnya, untuk penyembuhan penyakit yang diderita Azam merupakan wewenang rumah sakit.

“Kami sudah memantau dari bidang pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) dan gizi. Minimal, ada jaminan kesehatan yang dimiliki orang tua Azam. Untuk penyembuhan tergantung rumah sakit. Di manapun dibawa, jika menjamin kesembuhan maka kita siap bantu,” ungkap Ida Bagus.

Menurutnya, penyakit Epidermolisis Bulosa sulit disembuhkan. Apalagi jenis penyakit tersebut langkah di Kaltara. “Di Kaltara belum pernah ada. Ini yang kedua kalinya. Padahal, rutin saja ke Posyandu. Memang tidak ada obatnya. Gizi buruk yang diderita Azam bukan karena makanan. Bisa jadi karena penyakit Epidermolisis Bulosa yang dideritanya,” tuturnya. (*/fai/uno)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:21

AS Belum Sempat Buka Warkop

TARAKAN – Seorang pria pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial AS…

Senin, 30 Maret 2020 15:18

PWI Kaltara: Utamakan Keselamatan Liputan

TARAKAN - Merebaknya wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Ketua…

Senin, 30 Maret 2020 15:13

Bulungan Tak Lockdown

TANJUNG SELOR – Opsi karantina wilayah atau lockdown dilakukan beberapa…

Senin, 30 Maret 2020 15:08

Naikkan Status Covid-19

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan menaikkan status menjadi tanggap darurat bencana…

Senin, 30 Maret 2020 15:02

Terbanyak Warga di Nunukan

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara mencatat sebanyak 23.500…

Senin, 30 Maret 2020 14:53

Karantina Wilayah Perbatasan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana…

Minggu, 29 Maret 2020 16:45

Penumpang Harus Masuk Bilik Sterilisasi

TANJUNG SELOR – Pengelola Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, makin…

Minggu, 29 Maret 2020 16:42

Dua Pelaku Penyebar Hoaks Tentang Corona Diamankan

TARAKAN – Informasi hoaks yang sempat beredar di masyarakat terkait…

Minggu, 29 Maret 2020 16:33

Pelni Tunggu Instruksi Pemberhentian Berlayar

TARAKAN - Setelah satu orang warga Tarakan dinyatakan positif Covid-19,…

Minggu, 29 Maret 2020 16:31

Hasil Tes Keluarga Pasien Covid-19 Negatif

TARAKAN – Sebanyak 50 petugas medis di Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers