MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 22 Februari 2020 15:44
Satu Paslon Batal Maju Jalur Perseorangan

Hingga Batas Akhir Tak Serahkan Syarat Dukungan

RESMI BERAKHIR : Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al-Islami menunjukkan waktu tepat pukul 00.00 Wita, Kamis (20/2) menandakan ditutupnya penyerahan syarat dukungan dan sebaran bagi pasangan calon jalur independen.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara hanya menerima satu pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, yang menggunakan jalur perserorangan atau independen.

Pasalnya, hingga batas akhir pukul 00.00 Wita, Kamis (20/2), untuk penyerahan syarat dukungan sudah tidak ada lagi paslon yang datang ke KPU Kaltara di Jalan Sengkawit. Seyogianya paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, Anang Dachlan Djauhari dan Ismit Mado, direncanakan menyerahkan berkas syarat dukungan.

Akan tetapi, sampai batas akhir paslon tersebut tidak datang. Maka dipastikan gugur sebelum bertarung di Pilkada 2020 mendatang untuk jalur independen. Paslon yang sejak awal dibukanya pendaftaran calon perseorangan, intens berkomunikasi dengan KPU Kaltara.

Pantauan media ini, pada pukul 22.00 Wita, Kamis (20/2) malam, sempat datang satu mobil dengan membawa 2 boks berisikan berkas syarat dukungan. Namun, tidak satupun dari paslon itu yang terlihat. Untuk boks syarat dukungan, seyogianya diserahkan ke KPU juga tidak diturunkan dari mobil. Berselang 15 menit, mobil tersebut memutuskan untuk meninggalkan KPU.

Dikatakan Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami, penyerahan berkas syarat dukungan dibuka sejak 16-20 Februari, hanya ada satu paslon yang menyerahkan. Yakni paslon Abdul Hafid Achmad dan Makinun Amin. Sementara untuk Anang Dachlan Djauhari dan Ismit Mado, hingga batas akhir tahapan penyerahan berkas dukungan jalur perseorangan tidak datang.

“Kami tunggu sampai batas akhir. Namun kenyataannya tk ada datang untuk menyerahkan berkas,” ucap Suryanata, Jumat (21/2). Tim paslon tersebut sempat datang untuk berkomunikasi, terkait beberapa hal.

Teruntuk satu paslon yang sudah menyerahkan berkas syarat dukungan, selanjutnya akan melalui verifikasi administrasi dan faktual. Sesuai aturan, jumlah minimal dukungan bakal paslon jalur independen sebanyak 45.011 pemilih. Dengan minimal tersebar di tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltara.

Sementara itu, Komisioner KPU Kaltara Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Teguh Dwi Subagyo, tim paslon Anang Dachlan Djauhari dan Ismit Mado datang untuk berkonsultasi. Yang dikonsultasikan mengenai proses offline dan input untuk dionlinekan. Dikarenakan belum ada data yang dionlinekan.

“Intinya mereka meminta solusi. Namun kami tetap pada aturan dan tidak ada perlakukan khusus,” terangnya. Sesuai aturan, Teguh menegaskan, bakal calon harus menyerahkan berkas B1 surat pernyataan dukungan sejumlah 45.011 pemilih. Lalu, B1-1 yang merupakan surat pernyataan berisikan daftar nama masing-masing pendukung ditiap kelurahan dan B2 rekapitulasi dukungan.

“Kami tunggu hingga pukul 23.00 Wita, sesuai janji mereka dan sekitar jam 23.20 Wita baru dionlinekan di Silon sebanyak 22.625 dukungan. Artinya masih separuh dari jumlah minimal dukungan,” ungkap Teguh. Proses input data masih berlanjut hingga ditandatangani. Akan tetapi, menjelang pukul 23.24 Wita, LO paslon tersebut juga meminta arahan. KPU Kaltara tetap pada aturan dan hanya satu paslon yang maju untuk dilakukan verifikasi.

VERIFIKASI SYARAT DUKUNGAN DIAWASI BAWASLU KALTARA

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara juga turut mengawasi tahapan calon perseorangan atau independen. Mulai dari dibukanya pendaftaran penyerahan berkas hingga verifikasin syarat dulungan. Baik verifikasi administrasi maupun faktual.

Ketua Bawaslu Kaltara, Siti Nuhriyati mengungkapkan, secara normatif pihaknya sudah melakukan pengawasan. Karena sudah menjadi tugas Bawaslu untuk melaksanakan fungsi pengawasan.

“Sebelum masuk ke tahapan penyerahan berkas dukungan, kami sudah mempersiapkan tim pengawas. Tim ini juga bergantian melakukan pengawasan,”  terang Siti, Jumat (21/2). Pengawasan dinilai sangat penting, karena tidak menutup kemungkinan dalam pelaksanaannya ada aturan yang dilanggar.

“Kita lihat, apakah sesuai aturan KPU RI atau tidak. Termasuk ada tidaknya PKPU yang dilanggar,” imbuhnya. Di lain pihak, Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kaltara, Mumaddadah menambahkan, dalam proses penyerahan syarat dukungan, ada langkah dari Bawaslu Kaltara untuk mempersiapkan proses pengawasan.

"Sepanjang prosesnya, KPU Kaltara sudah bekerja sesuai aturan. Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara sejauh ini belum ada pelanggaran yang kita temukan,” jelasnya.

Berkaitan bakal calon, apakah dapat diajukan kembali ke partai politik (Parpol) atau tidak. Dalam aturannya, tidak ada larangan. Apakah ingin ikut kembali di parpol dan jalur perseorangan. “Prinsipnya, itu hak dari warga negara. Tidak ada batasan dia mengambil akun dan password Silon di jalur perseorangan. Kemudian ikut juga di parpol, itu tak ada masalah,” tuturnya.

Meskipun hanya ada satu paslon saja untuk jalur independen, Bawaslu Kaltara tetap melaksanakan tugas pengawasan. Terhadap proses verifikasi, pihaknya harus memastikan sesuai atau tidak degnan aturan yang ada.

Mengenai catatan Bawaslu, seperti KTP, NIK dan pekerjaan, hal itu perlu diteliti dengan baik. Ia mencontohkan, bisa saja saat dilakukan verifikasi administrasi salah satu pendukung masih aktif di TNI/Polri. Tapi saat dilakukan verifikasi faktual yang bersangkutan sudah pensiun.

“Itu yg menjadi pethatian kita. Jadi jika terjadi hal itu, maka langsung kita nyatakan tidak memenuhi syarat. Tetap dengan harus dibuktikan di lapangan,” tuturnya. (*/fai/uno)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:21

AS Belum Sempat Buka Warkop

TARAKAN – Seorang pria pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial AS…

Senin, 30 Maret 2020 15:18

PWI Kaltara: Utamakan Keselamatan Liputan

TARAKAN - Merebaknya wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Ketua…

Senin, 30 Maret 2020 15:13

Bulungan Tak Lockdown

TANJUNG SELOR – Opsi karantina wilayah atau lockdown dilakukan beberapa…

Senin, 30 Maret 2020 15:08

Naikkan Status Covid-19

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan menaikkan status menjadi tanggap darurat bencana…

Senin, 30 Maret 2020 15:02

Terbanyak Warga di Nunukan

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara mencatat sebanyak 23.500…

Senin, 30 Maret 2020 14:53

Karantina Wilayah Perbatasan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana…

Minggu, 29 Maret 2020 16:45

Penumpang Harus Masuk Bilik Sterilisasi

TANJUNG SELOR – Pengelola Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, makin…

Minggu, 29 Maret 2020 16:42

Dua Pelaku Penyebar Hoaks Tentang Corona Diamankan

TARAKAN – Informasi hoaks yang sempat beredar di masyarakat terkait…

Minggu, 29 Maret 2020 16:33

Pelni Tunggu Instruksi Pemberhentian Berlayar

TARAKAN - Setelah satu orang warga Tarakan dinyatakan positif Covid-19,…

Minggu, 29 Maret 2020 16:31

Hasil Tes Keluarga Pasien Covid-19 Negatif

TARAKAN – Sebanyak 50 petugas medis di Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers