MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 24 Februari 2020 15:01
Meningkat, IPM Kaltara 2019 Tertinggi Kedua di Kalimantan

Genjot Peningkatan SDM, Targetkan Bisa Lampaui IPM Indonesia

Infografis

PROKAL.CO, JAKARTA – Meski diakui masih berada di bawah rata-rata Nasional, sebagai Provinsi yang baru berusia 7 tahun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Utara (Kaltara) sudah sangat baik. Menurut catatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyitat data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019, IPM Provinsi Kaltara adalah tertinggi kedua di regional Kalimantan.

Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie merujuk data yang dibeberkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kalimantan Tahun 2020 di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) baru-baru ini.

Disebutkan Irianto, IPM Kaltara pada 2019 tercatat mencapai 71,15. Jauh meningkat dibandingkan IPM Kaltara 2018 yang mencapai 70,56. “Kaltara berada di tempat kedua untuk urusan IPM di regional Kalimantan. Pencapaian ini jauh lebih baik dari provinsi lain di Kalimantan yang sudah lebih mapan dan segi infrastruktur maupun SDM, seperti Kalbar, Kalteng, dan Kalsel. Kaltara hanya tertinggal dari Kaltim. Ini sebuah kewajaran, karena Kaltim memang memiliki SDM yang unggul, anggaran besar juga infrastruktur yang memadai. Terlebih Kaltim, adalah induknya Kaltara,” urai Irianto.

Dirunut berdasarkan capaian IPM pada 2019, maka Kaltim berada di urutan 1 dengan capaian 76,61. Lalu, Kaltara (71,15), Kalteng (70,91), Kalsel (70,72), dan Kalteng (67,65). “Capaian ini terbilang tidak cukup buruk. Hanya saja, IPM Kaltara masih di bawah rata-rata nasional (71,92). Melihat hal itu, butuh banyak perbaikan terhadap faktor penopang pertumbuhan IPM. Namun, secara garis besar, capaian ini sudah menunjukkan bahwa Kaltara mampu bersaing dengan daerah lain. Juga berarti arah pembangunan SDM dan faktor penopang pertumbuhannya di Kaltara, sudah cukup tepat. Tinggal meningkatkan yang sudah berjalan,” tutur Gubernur.

Dengan target bisa melampaui IPM Nasional (Indonesia), salah satu upaya yang akan diterapkan Irianto untuk meningkatkan IPM Kaltara, adalah dengan menggenjot peningkatan kualitas SDM, melalui berbagai program yang telah dijalankan.

Termasuk juga mengimplementasikan dan merealisasikan program nasional, Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Pak Mendagri (Tito Karnavian), pada arahannya juga sudah menyarankan agar daerah yang IPM-nya masih di bawah rata-rata nasional untuk dapat mengoptimalkan program KIP agar IPM di daerahnya meningkat. Kaltara akan melakukannya, sekaligus membantu Pemerintah Indonesia mencapai target 400 ribu penerima KIP dapat melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi,” urai Irianto.

Upaya lainnya, adalah peningkatan kualitas pelayanan dasar kesehatan dan infrastruktur. “Sejalan dengan visi-misi Pemprov Kaltara, pelayanan dasar kesehatan akan terus ditingkatkan kualitasnya. Baik dengan dukungan anggaran yang memadai maupun kebijakan yang pro warga kurang mampu. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur pendukung pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan akan terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan bermanfaat besar bagi masyarakat,” jelas Gubernur.

Guna diketahui, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat atau penduduk). Lebih detail, IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

Sebagai informasi, Kaltara juga menempati peringkat kedua pada capaian IPM 2018 dengan nilai 70,56. Pada IPM 2018, Kaltim juga menempati peringkat pertama dengan capaian 75,83. Disusul Kalteng (70,42), Kalsel (70,17), dan Kalbar (66,98). Sementara IPM Indonesia tahun 2019 sebesar 71,92, lebih tinggi dari IPM tahun 2018 yang sebesar 71,39. (humas)

loading...

BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:27

Data Pedagang Kecil, Pemerintah Siapkan BLT

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 30 Maret 2020 15:25

RSUD Nunukan Dijadikan Rumah Sakit Rujukan COVID-19

TANJUNG SELOR - Berkaitan dengan kewajiban karantina terhadap para migran…

Jumat, 27 Maret 2020 19:56

Stok Sembako Masih Aman

TANJUNG SELOR - Menghadapi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) membuat pemerintah…

Jumat, 27 Maret 2020 19:55

Akhir Triwulan I, Realisasi Pajak Daerah Capai Rp 79,6 M

TANJUNG SELOR – Memasuki triwulan I 2020, sejak awal Januari…

Jumat, 27 Maret 2020 19:53

Gubernur Ajak Beri Dukungan untuk Tenaga Medis

TARAKAN – Sebanyak 2.000 set alat kesehatan berupa Alat Pelindung…

Jumat, 27 Maret 2020 19:51

Alokasikan Rp 1,1 Miliar untuk Fasilitas Keselamatan Jalan

TANJUNG SELOR – Guna meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan bagi pengguna…

Kamis, 26 Maret 2020 17:48

UN Tidak Lagi Jadi Faktor Kelulusan

TANJUNG SELOR - Pemerintah pusat, secara resmi mengumumkan penghapusan ujian…

Kamis, 26 Maret 2020 17:46

Antisipasi Corona, Gubernur Minta Malaysia Tunda Deportasi TKI

TANJUNG SELOR – Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi…

Kamis, 26 Maret 2020 17:45

Kaltara Terima Bantuan 2 Ribu APD

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi Gubernur Kalimantan…

Kamis, 26 Maret 2020 17:43

Review DED Tuntas, Tahun Ini Mulai Pembangunan Jalan Utama

TANJUNG SELOR – Review DED (Detail Engineering Design) pembangunan Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers