MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 25 Februari 2020 15:23
Black Tiger Jatuh, Alihkan Permintaan ke Udang Vaname
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Harga udang black tiger atau udang windu semakin anjlok. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Utara mencoba menganalisa penyebab anjloknya harga udang windu Kaltara.  

Hasilnya, diduga Jepang sebagai salah satu negara tujuan ekspor, mengalihkan permintaan ke udang Vaname. “Indikasi awal Jepang melakukan shifting konsumsi udang black tiger Kaltara menjadi udang Vaname dari negara-negara pemasok lainnya. Sehingga terdapat koreksi harga secara perlahan sejak Agustus 2019 hingga sekarang (Februari 2020),” ujar Kepala BI Perwakilan Kalimantan Utara, Yufrizal, (24/2).

Menurutnya, berdasarkan sumber dari Bank Dunia, harga udang di dunia sebenarnya relatif terjaga, terlepas wabah virus corona (COVID-19). Pangsa ekspor udang Kaltara di tahun 2019, 75 persen ke Jepang, 14 persen ke USA, 6 persen ke Taiwan, serta sisanya ke Hongkong dan Tiongkok.

Namun, terdapat beberapa negara seperti Pakistan, Saudi Arabia, dan India, yang semula menjadi konsumen beralih menjadi produsen. Sehingga menambah pasokan udang di pasar. Negara-negara tersebut merupakan produsen udang Vaname.

Wabah virus corona (COVID-19) menambah efek bagi anjloknya harga udang windu. Menurut Yufrizal, karena produsen udang Vaname di dunia, mengalihkan ekspor dari Tiongkok ke Jepang akibat terganggunya pedagangan, dampak virus tersebut.

“Adanya produksi udang Vaname utamanya di India, Arab Saudi, dan Pakistan. Selama ini melakukan ekspor ke Tiongkok, beralih ke negara lain (utamanya Jepang) akibat terganggunya perdagangan dari dan ke Tiongkok sebagai efek COVID-19,” ungkapnya.

Pergeseran itu membuat Jepang melakukan shifting atau pengalihan konsumsi dari udang black tiger Kaltara menjadi udang Vaname dari negara-negara pemasok lainnya. Sehingga terdapat koreksi harga secara perlahan sejak Agustus 2019 hingga sekarang (Februari 2020).

Atas penyebab-penyebab tersebut, Yufrizal pun memberi saran kepada pemerintah daerah sebagai upaya mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi petambak.

“Peran pemda utamanya melakukan fasilitasi, antara petambak dan perusahaan. Termasuk membantu mendorong akses petambak kepada permodalan, agar para petambak individu tidak terikat oleh pos medium (tengkulak),” bebernya.

Penurunan harga, menurut Yufrizal, berdampak terhadap penurunan penghasilan petambak. Terutama terhadap petambak yang memiliki sedikit tambak dan memiliki hutang yang harus dibayarkan secara periodik.

Yufrizal menyarankan kepada petambak untuk melakukan upaya-upaya dalam mengatasi persoalan tersebut. Di antaranya mengubah target budidaya dari pola target waktu pembudidayaan menjadi target size.

“Salah satu yang dilakukan sebagai alternatif dalam mensiasati turunnya harga udang, dengan mengubah target pembudidayaan. Yang semula menargetkan waktu pembudidayaan selama 3 bulan menjadi target size dengan ukuran tertentu yang masih profitable,” sarannya.

Kepada petambak untuk melakukan seleksi yang ketat terhadap bibit udang, salah satunya bibit sudah didederkan lebih dari 10 hari. Sementara dampak bagi perusahaan, ia menilai relatif terjaga. Karena harga tidak serta merta drop dan dari liaison ke salah satu perusahaan udang. Diperkirakan penjualan optimis terjaga ditopang dengan adanya Olimpiade Jepang 2020, yang akan meningkatkan permintaan.

Adapun dampak terhadap makro ekonomi Kaltara, diperkirakan Yufrizal relatif terjaga dengan adanya sumbangsih Kinerja produksi dan ekspor CPO yang terus membaik sejak akhir tahun 2019 (naiknya harga CPO secara global).

Pangsa industri pengolahan sebesar 9 persen untuk keseluruhan ekonomi Kaltara, yang disumbang oleh perikanan sebesar 37 persen, CPO sebesar 33 persen, dan industri kayu sebesar 30 persen.

 

Menanggapi saran BI Perwakilan Kalimantan Utara, Wali Kota Tarakan Khairul mengaku bahwa saran itu sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Tinggal menunggu realisasinya.

“Saya lihat kan sudah difasilitasi langsung oleh provinsi. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kita kan juga ada di situ, memfasilitasi Cool Storage. Saya kira kita tunggulah hasilnya setelah pertemuan, mudah-mudahan nanti ada perbaikan,” ungkapnya, Senin (24/2).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Khairul, Diplomat Kedubes Australia Peter Simioki yang melakukan pertemuan dengannya, Senin (24/2). Australia juga merasakan anjloknya harga lobster dampak virus corona.

“Ternyata di Australia itu juga penghasil lobster, dan sekarang anjlok, harganya pun turun dengan isu corona virus ini. Jadi terdampaknya seluruh dunia sebenarnya. Tapi tentu kita masih lebih bagus, walaupun turun masih ada yang mau beli,” pungkasnya. (mrs/uno)


BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 17:30

Kelangkaan Dipicu Kendala Distribusi

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Bulungan…

Selasa, 02 Juni 2020 19:19

5 Ton Bawang hanya Cukup 2 Hari

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi…

Senin, 01 Juni 2020 14:33

Ayam Ras Defisit 40,32 Ton, Bawang Merah Melonjak di Tana Tidung

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan…

Jumat, 13 Maret 2020 14:02

Corona Berdampak Ekspor Perikanan Tarakan

TARAKAN – Penyebaran virus Coivd-19 berdampak terhadap barang ekspor dari…

Kamis, 12 Maret 2020 13:24

Transaksi Non Tunai Kurangi Inflasi

TANJUNG SELOR - Penerapan transaksi non tunai belum sepenuhnya berjalan.…

Kamis, 12 Maret 2020 13:18

Harga Gula Pasir Eceran Melonjak

TARAKAN – Gula pasir mengancam inflasi Kota Tarakan untuk Maret…

Selasa, 25 Februari 2020 15:23

Black Tiger Jatuh, Alihkan Permintaan ke Udang Vaname

TARAKAN – Harga udang black tiger atau udang windu semakin…

Kamis, 20 Februari 2020 09:53

Harga Udang Windu Terjun Bebas

TARAKAN – Nasib para petani semakin tak menentu akibat harga…

Jumat, 29 November 2019 22:26

Voucher Game yang Gampang Dibeli Secara Online

Tidak ada perusahaan yang tidak mau cari untung. Begitu pula…

Kamis, 21 November 2019 20:12

Tujuh Atraksi Menarik yang Wajib Dikunjungi di Padang

Ketika ada yang menyebut Sumatera, tempat pertama yang sering terlintas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers