MANAGED BY:
SABTU
16 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 02 Maret 2020 15:07
“OKE” Realisasikan Program Kerja
Walikota dan Wakil Walikota Tarakan

TARAKAN – Tepat 1 Maret kemarin, bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Khairul dan Effendhi Djuprianto. Duet pasangan dengan jargon “OKE” (Optimis Khairul- Effendhi) itu dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan pada 1 Maret 2019 lalu.

Selama setahun pula, Khairul mengklaim telah merealisasikan sejumlah janji-janji politiknya kepada masyarakat ketika berkampanye pada tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018.

Seperti diketahui, Visi Pemerintah Tarakan di bawah kepemimpinan Khairul dan Effendhi Djuprianto adalah  “Terwujudnya Tarakan sebagai Kota Maju dan Sejahtera melalui Smart City”, yang dijabarkan dalam 16 program kerja unggulan.

Jika mendengar keterangan Wali Kota Tarakan, Khairul, hampir semua program kerjanya telah direalisasikan, dengan capaian realisasi berpariasi. Ada yang mencapai 100 persen. ada pula yang belum sampai 100 persen.

Apa saja capaian Pemerintah Tarakan dalam setahun kemarin? Berikut penjelasan Khairul dalam wawancara dengan awak media:

1. Program Pemberdayaan Pemberdayaan Rukun Tetangga (RT)

“Janjinya kan memang kita akan mengalokasikan setiap RT itu Rp 50 – 200 juta per RT per tahun untuk kegiatan di bidang fisik, ekonomi, sosial, budaya, di tahun 2020 itu sudah kita anggarkan sebanyak 622 paket di 444 RT. Dengan alokasi anggaran Rp 44,6 miliar. Berarti kira-kira satu RT nya itu ya rata-ratanya Rp 100 juta. Tapi ada yang Rp 50 (juta), mungkin ada yang Rp 100 (juta), Rp 150 (juta), dan itu di tahun 2020 sudah berjalan. Terus insentif RT juga demikian, janji kita Rp 1 – 1,2 per bulan, tahun 2020 ini sudah kita naikkan Rp 1 juta per bulan  dari Rp 750 (ribu). Berarti kan sudah kita realisasi”.

 

2. Program bidang pendidikan

“Pemberian apresiasi bagi siswa berprestasi ini sudah kita mulai tahun lalu pada kenaikan kelas, itu kita berikan apresiasi kepada 3.849 siswa, dengan alokasi anggaran Rp 1.687.600.000. Dan pada tahun 2020 kita naikkan menjadi Rp 1.844.950.000 karena yang tahun lalu itu seperti madrasah, pondok pesantren, belum masuk, dia masuk di bawah kewenangannya Kementerian Agama. Tahun ini sudah masuk.

Program pendidikan Gratis untuk SD dan SMP ini dengan tetap memperhatikan pemenuhan anggaran untuk delapan standar pendidikan nasional, jadi kalau kita lihat bahwa biaya operasional pendidikan gratis kita lakukan di sekolah-sekolah di negeri. Kita berikan biaya operasional pendidikan yang semakin meningkat di tahun 2019 dan di tahun 2020 ini. Karena kalau dulu kan biaya operasional misalnya untuk pembayaran gaji tenaga honor, guru honor itu dibiayai dari Bosnas. Sekarang ini Bosnas betul-betul dipriroritaskan untuk kegiatan operasional sekolah. Sedangkan untuk guru-gurunya itu semuanya ditanggung oleh APBD kota yang dianggarkan melalui dana BOP.

Juga tahun ini untuk memenuhi kebutuhan kapasitas daya tampung anak sekolah khususnya untuk anak SMP, karena memang tahun lalu kita pelajari ada sekitar 200 lebih anak-anak kita yang tidak bisa tertampung, artinya termasuk di sekolah swasta juga, dan itu sekarang ditampung di SMP 13, SMP 11 dan SMP 14. Itu belum ada gedungnya, tahun ini kita mulai membangun. Mudah-mudahan 2021 sudah bisa selesai dan bisa dimanfaatkan untuk penerimaan siswa baru.

Mulai tahun 2020 ini kita juga akan menggangarkan beasiswa untuk anak yang tidak mampu untuk 1.000 anak. Alokasi per anak diberikan bantuan Rp 1 juta per tahun, itu yang baru kemampuan kita”

 

3. Program bidang kesehatan

“Dulu juga kita menjanjikan ada pemenuhan kecukupan biaya operasional kesehatan. Saya kira secara signifikan bahwa peningkatan anggaran di bidang kesehatan ini baik untuk pelayanan dasar seperti puskesmas termasuk juga pelayanan untuk preventif, kuratif, pencegahan dan sebagainya, termasuk juga biaya untuk operasionalisasi rumah sakit, meningkat secara tajam di tahun 2020.

Terus juga pelayanan puskesmas buka 24 jam, dan 11 hari setelah kami menjabat, saya dan pak wakil wali kota waktu itu, kita sudah resmikan dua puskesmas 24 jam, yaitu Puskesmas Juata dan Puskesmas Karang Rejo, dan juga ada satu Puskesmas Sebengkok 24 jam khusus persalinan. Jadi saya kira juga sudah kita penuhi.

Akselesasi operasionalisasi rumah sakit kota, sama juga 11 hari setelah saya menjabat langsung kita operasionalkan rumah sakit kota itu, dan sekarang bahkan sudah terakreditasi dan Alhamdulillah juga sudah menjadi Badan Layanan Umum. Mudah-mudahan dalam waktu singkat ini nanti sudah ada kerjasama dengan BPJS sehingga pelayanannya bisa mebih maksimal”.

 

4. Program bidang perumahan rakyat

“Pembangunan 10 ribu unit pelayanan tanpa uang muka atau DP 0 persen untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Target kita kan 10 ribu unit dengan waktu itu berasumsi bahwa di data kami itu ada 10 ribu masyarakat berpenghasilan rendah di Tarakan. Tetapi memang program ini baru yang sudah akad itu baru 10 unit, termasuk ada juga yang melalui kegiatan Angkatan Laut menyiapkan 30 unit kemarin untuk para prajurit. Jadi total sekarang baru sekitar 40an.

Ini problemnya memang peminatnya banyak sekali tapi biasanya kendalanya di bank. Sehingga ini juga memang di luar kekuasaan kami sehingga memang akselerasinya tidak terlalu cepat. Tapi mudah-mudahan saya kira nanti secara pelan-pelan 2020, mudah-mudahan itu semakin baik dan kita juga berharap mudah-mudahan bank-bank bisa mendukung program ini”.

 

5. Program peningkatan cakupan konsumsi air bersih masyarakat

“Kalau di data kami masih ada sekitar 15 ribu rumah yang belum. Target kita di akhir masa jabatan 95 persen masyarakat itu sudah teraliri air DPAM. Dan untuk tahun 2019 itu sudah kita sambungkan gratis 4.108 sambungan, alokasi pada tahun 2020 ini,  nanti ada lagi kita alokasikan 3 ribu melalui dana hibah ke PDAM, mudah-mudahan harapan juga ada nanti dari pusat sekitar 2 ribu. Tetapi kita masih menunggu alokasi. Dan juga kita alokasikan melalui proyek di PU untuk 5 ribu sambungan rumah. Jadi total mudah-mudahan bisa dapat paling tidak 8 ribu tahun ini.

Persoalan yang lain untuk air bersih mengenai penyediaan air baku. Oleh karena itu juga kita berusaha untuk menambah koneksitas air baku untuk melalui interkoneksi antara embung, longsorage sungai yang untuk mengaliri embung-embung, juga pembangunan IPA  di dua tempat, Indulung dan Sungai Bengawan, termasuk juga ada penambahan embung di Indulung, dan juga penambahan perpipaan, dan ini bisa saling mendukung, termasuk pemasangan booster pam di beberapa titik”. 

 

6. Program restorasi

“Sebenarnya lebih banyak pada jaminan kelancaran pembayaran tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) karena dulu sempat diturunkan, termasuk juga insentif guru honor, veteran, pensiunan, guru mengaji, guru sekolah minggu, insentif kader, insentif dasa wisma, itu semua sekarang dinaikkan lagi kembali. Alhamdulillah saya kira bisa mereka terima setiap bulan.

Termasuk juga para ASN ini dulu janji untuk pemberian lauk pauk. Nah, Januari 2020 sudah mulai terima, jadi sudah kita kembalikan”

 

7. Program jaring pengaman sosial (social security net program)

Kita memfasilitasi asuransi kesehatan universal. Kalau data kita yang ada sekarang itu 96,24 persen masyarakat Tarakan telah terlindungi oleh BPJS Kesehatan dan kita sudah mendapatkan predikat universal healt coverage.

Skema penerima bantuan iuran PBI bagi masyarakat yang memenuhi kriteria harus dilaksanakan. Dapat bantuan dari pemerintah baik pemerintah pusat sebanyak 39.909, pemerintah provinsi itu 8.636 jiwa dan Pemerintah Kota itu 12.009 jiwa dengan alokasi anggaran sekitar Rp 4,5 miliar setiap tahun yang kita alokasikan untuk membantu BPJS bagi warga kita yang kurang mampu.

Tahun 2019 kita juga membagikan asuransi untuk nelayan, asuransi kecelakaan kerja untuk 906 nelayan di kota Tarakan. Ini sebenarnya adalah bantuan dari pusat juga.

Program security number atau kartu pintar, secara parsial sebenarnya kartu pintar ini berisikan harapan kita untuk e-parking, nanti kalau ada bantuan hibah atau untuk keperluan lain-lain, harapan kita ada satu kartu yang bisa dipunya oleh masyarakat kita, untuk bayar pajak juga, secara parsial sudah dilakukan dan mudah-mudahan tahun 2020 bisa lebih diperbaiki sehingga bisa prototipe satu kartu bisa dilakukan juga.

Ini sudah jalan yang one call one number itu, kita resmikan pada tanggal 9 Maret 2019. Juga jaminan kesehatan untuk tenaga kontrak, pasukan kuning dan pasukan hijau, sekarang ini untuk pasukan hijau, pasukan kuning, itu sudah mendapatkan jaminan itu tadi sebanyak 1.229 personel”.

 

8. Program bidang pertanahan

“Saat ini sedang kita perbaiki RTRW kita karena banyaknya tumpang tindih dan banyak juga hak-hak masyarakat itu masuk di dalam kawasan sehingga mereka tidak bisa manfaatkan. Sedang berproses, mudah-mudahan cepat di Kementerian BPN/ATR, sehingga nanti kalau itu ada mudah-mudahan lahan-lahan yang tadinya menjadi problem, misalnya itu lahannya masyarakat yang masuk di kawasan hutan kota misalnya bisa dikembalikn

Kita bersama-sama dengan BPN itu berkomitmen untuk melakukan percepatan atas kepastian bukti kepemilikan atas tanah warga itu melalui program PTSL. Ke depan kita berkolaborasi, ada yang menggunakan dana ABPN ada juga nanti dana ABPD”.

 

9. Program dukungan pengembangan investasi

“Untuk keandalan energi listrik, kalau dilihat dari sisi kapasitas, listrik kota Tarakan sebenarnya sudah surplus 1 megawatt. Beban puncak kita sebenarnya butuh 41 megawatt, posisi kita sekarang ini ada 42 megawatt, 25 megawatt dari gas, dan 16 megawatt dari minyak, sehingga totalnya 42 mega. Jadi secara kapasitas kita cukup.

Bahkan juga ada tambahan daya melalui perusahaan daerah pada tahun 2020 sebesar 5,5 megawatt, dan gas turbin MPI2 sebesar 8 megawatt. Dan tahun 2020 akhir itu ada penambahan daya lagi 18 megawatt melalui PLTMG oleh PLN. Mudah-mudahan itu nanti saya kita bisa membuat listrik kita semakin andal.

Juga untuk jaringan telepon dan internet, 100 persen kota Tarakan ini sudah dilayani oleh fiber optik dan banwitch yang memadai oleh PT Telkom. Jadi saya kira sudah cukup baik karena 100 persen sudah dilayani oleh fiber optik. Harapannya sih internetnya bagus ya.

Di pemkot sendiri tahun 2020 ini juga sedang akan melakukan pembuatan fiber optik tapi untuk melayani kantor-kantor di pemkot, termasuk juga untuk area publik tertentu dalam rangka mensukseskan smart city itu. Dan itu rencananya akan digarap oleh BUMD kita bidang media dan telekomunikasi.

Penyederhanaan perizinan dalam mendukung investasi kota, tahun ini juga insya Allah mudah-mudahan dipertengahan tahun ini sudah mulai beroperasi mall pelayanan publik dalam konteks tadi membuat pelayanan perizinan di kota Tarakan lebih gampang, lebih mudah dan lebih cepat”.

 

10. Program bidang bina marga

“Pada tahun 2019 kita memang sudah mengerjakan jalan yang dibangun sekitar 1.071 meter, terus ada peningkatan jalan 8.283,5 meter, dan pemeliharaan jalan sebanyak 44 titik di sepanjang 186 meter dan ada satu jembatan. Tahun ini juga akan lebih banyak lagi yang kita lakukan, termasuk juga untuk jembatan”.

 

11. Program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni

“Pada tahun 2019 telah dilaksanakan sebanyak 1.173 unit rumah tidak layak huni yang dibantu melalui program APBN, dan juga dana APBD I. Tahun 2020 ini juga akan kita siapkan untuk 787 unit yang akan kita kerjakan dengan tiga anggaran, dari APBN, APBD I dan juga APBD kota”.

 

12. Program peningkatan ketahanan pangan dan perikanan

“Yang sudah kita lakukan di 2019 itu kita berikan penyerahan bantuan berupa 400 bibit buah pada petani, sarana pengolahan cabai dan pengembangan cabai seluas 10 hektare, pembuatan jalan usaha tani sepanjang 2 kilometer, pemanfaatan pekarangan 14 kelompok wanita tani, bantuan 1.400 unit untuk nelayan, pemberian 100 unit GPS untuk nelayan juga supaya tidak tersesat, pemberian paket polikultur udang, bandeng dan rumput laut untuk dua kelompok, pemberian tiga paket mina padi untuk dua kelompok, bantuan bibit rumput laut ekotoni sebanyak 800 kilogram untuk empat kelompok.

Tahun 2019 ini dibentuk Perumda Agrobisnis, memfasilitasi penjualan, pembelian hasil perikananan dan juga hasil pertanian”.

 

13. Program bidang industri dan perdagangan

“Awal tahun 2020 sudah mulai untuk pemanfaatan Sentra Kawasan Industri Kecil Menengah (SIKIM) yang ada di daerah Kunak sana. Insya Allah mudah-mudahan di bulan Maret ini kita resmikan, karena kemarin sudah sebagian masuk, masih ada yang beberapa karena waktu itu mereka yang minta waktu karena harus menyelesaikan pesanan-pesanan orang, sehingga belum semua masuk”

 

14. Program bidang olah raga, seni budaya , kepemudaan dan kewanitaan

Untuk seni budaya kita harapkan bahwa penyelenggaraan Irau Tengkayu yang dulu dua tahun sekali, sekarang setahun sekali kita lakukan. Juga Baloy Adat itu juga kita harapkan bisa dioptimalkan perannya dalam pengembangan seni budaya di kota Tarakan ini. Juga promosi pariwisata, sudah dibuat untuk kalender even tahun 2020, dimulainya penataan wisata kawasan pantai Amal tahun 2020, termasuk juga pembangunan gedung olahraga yang sport center itu, insya Allah mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dipakai. Dan beberapa perbaikan, termasuk stadion, termasuk tenis outdoor, termasuk driving golf,  pembangunan lapangan sepakbola semi terbuka tahun ini juga insya Allah mudah-mudahan bisa kita lakukan. 

Insya Allah tahun ini juga sudah mulai sedang tahapan lelang perencanaan untuk pembangunan gedung kesenian dan TCC (Tarakan Convention Center) di daerah depan kantor Camat Tarakan Timur.

 

15. Program layak anak

“Pengembangan taman bermain ramah anak (TBRA) terdiri dari satu kelurahan satu playground, tahun ini,  tahun 2020 itu ada empat kelurahan untuk pengembangan. Salah satunya ada di Juata Karang Harapan, ada di Juata Permai, ada juga di Juata Kerikil.

 

16. Program smart city plus

“Ini yang tadi sudah jalan smart city plus, ada Qlue yang kita lakukan, aplikasi Qlue tahun 2019 pengaduan masyarakat, terus implementasi kebijakan e-parkir, terus tahun lalu sudah ada beberapa CCTV tapi hanya beberapa tempat strategis dan itu lebih dioptimalkan untuk lalu lintas. Tapi tahun ini kita ada penambahan lagi untuk enam titik kalau tidak salah tahun ini, termasuk nanti mulai integrasi ke command center untuk CCTV itu.

 

Di luar 16 program unggulan itu, ada juga program yang menjadi perhatian masyarakat selama ini. Seperti program banjir, itu juga mulai kita lakukan, beberapa tempat kita lakukan untuk penanggulangan itu.

Termasuk juga mengenai gas rumah tangga karena kita lihat ternyata masih 12 ribu. Mulai tahun 2020 kita insya Allah dapat bantuan dari pusat untuk city gas untuk 5 ribu sambungan. (mrs/uno)


BACA JUGA

Jumat, 15 Oktober 2021 20:23

Program Desa Percontohan Bebas Narkoba

TIDENG PALE – Bupati KTT Ibrahim Ali memiliki wacana untuk…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:14

Bupati KTT Peringati ASN

TIDENG PALE – Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten…

Kamis, 14 Oktober 2021 21:14

Tingkatkan Penarikan Pajak

TIDENG PALE – Kerja sama dijalin antara Pemerintah Kabupaten Tana…

Rabu, 13 Oktober 2021 20:39

Pemprov Dukung Kinerja BPK Kaltara

TANJUNG SELOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kalimantan Utara…

Rabu, 13 Oktober 2021 20:38

Siapkan Bonus Peserta STQN

TANJUNG SELOR - Sebagai bentuk dukungan terhadap pemuda-pemudi Islam, Pemerintah…

Rabu, 13 Oktober 2021 20:37

Gubernur Serahkan Bantuan Rp 50 Juta

TARAKAN – Bantuan diberikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H…

Rabu, 13 Oktober 2021 20:33

Tingkatkan Kualitas PAUD

TIDENG PALE – Memiliki pendidikan yang bermutu, dapat menjadi kunci…

Rabu, 13 Oktober 2021 20:01

Berharap Presiden RI Berkenan ke KTT

TIDENG PALE – Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan akan kembali…

Rabu, 13 Oktober 2021 13:54
BREAKING NEWS

Karang Taruna Harus Memiliki Kepekaan Sosial

TIDENG PALE - Pelantikan Karang Taruna tingkat Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 12 Oktober 2021 21:29

Manfaatkan Kemajuan Bidang Teknologi

TIDENG PALE – Pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha difasilitasi Dinas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers