MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 25 Maret 2020 14:08
Antisipasi Dini Pelemahan Ekonomi

Jika Wabah Covid-19 Makin Parah

IRIANTO LAMBRIE

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan upaya antisipasi dini, terkait penanganan wabah Covid-19. Tak sekadar fokus pada penyembuhan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun, dari sisi perekonomian di Kaltara jadi perhatian.

Beberapa kemungkinan terburuk akan dihadapi Kaltara. Realokasi anggaran yang bersumber dari APBD Kaltara dan Dana Alokasi Khusus (DAK), sebagai salah satu langkah yang disikapi Pemprov Kaltara. Demikian diungkapkan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie yang ditemui usai video conference (Vicon) dengan Presiden RI Joko Widodo.

“Kita proses cepat realokasi anggaran. Saat ini tercatat Rp 30 miliar lebih, baik APBD maupun DAK yang sudah direalokasi. Bahkan kita juga susun Daftar Isian Pengelolaan Anggaran (DIPA). Termasuk penanganan dampak ekonomi dan sosial jika wabah semakin parah,” terangnya, kemarin (24/3).

Jika wilayah perbatasan ditutup, maka pemprov sudah menyiapkan langkah antisipasi, khususnya barang di perbatasan. Dengan mengupayakan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang dialihkan ke SOA barang. “Pengadaan sembako kita lakukan dan akan jual dengan harga subsidi. Saya sudah minta dinas terkait, untuk menindaklanjutinya,” bebernya.

Bahkan, Presiden RI Joko Widodo telah menegaskan, apabila terjadi dampak terhadap perekonomian di Indonesia. Maka Kaltara menjadi daerah terdampak ekonomi yang tinggi, dengan 36 persen. Dengan kata lain, pendapatan masyarakat menurun.

“Di Kaltara, masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan merupakan pendatang dengan mobilitas yang tinggi. Makanya kita siapkan solusi yang tepat,”  tuturnya.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah Malaysia. Agar menunda proses deportasi di wilayah perbatasan. “Ada 171 orang positif corona di Sabah dan itu jadi kekhawatiran kita. Dari laporan terbaru, sejak 11 Maret lalu, Kaltara menerima TKI sebanyak 645 orang,” tuturnya. (fai/uno)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 18:54

Fokus Stabilkan Harga Gula

TANJUNG SELOR – Badan Urusan Logistik (Bulog) Bulungan memastikan stok…

Kamis, 28 Mei 2020 18:52

Belum Berpikir Soal Pilgub

TARAKAN – Pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) menyita perhatian banyak…

Kamis, 28 Mei 2020 18:51

Tarakan Menuju New Normal

TARAKAN – Kota Tarakan menjadi satu diantara 25 kabupaten kota…

Kamis, 28 Mei 2020 18:49

Persentase Sembuh di Kaltara Masih di Atas Nasional

TANJUNG SELOR – Satu pasien positif Covid-19 asal Bulungan dinyatakan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:32

Ramadan dan Lebaran, Volume Sampah Capai 45 Ton

TANJUNG SELOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengakui terjadi kenaikan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:31

Mawar Disetubuhi Kenalan Baru

TARAKAN - Nasib sial dialami Mawar, nama samaran korban pencabulan,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:24

PDAM Siapkan 5 Ribu Sambungan Gratis

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terus berupaya mewujudkan program pemasangan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:08

Pemprov Kaltara Tambah 6 Unit Sekolah Baru

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara akan menambah sarana…

Rabu, 27 Mei 2020 15:04

Pusat Longgarkan Kebijakan Transportasi Umum, Ini Reaksi Gubernur Kaltara

TANJUNG SELOR – Kebijakan Pemerintah Pusat untuk melonggarkan transportasi umum,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:02

Catridge Menipis TCM Terhenti Sementara

TANJUNG SELOR – Persediaan catridge yang didatangkan dari Kementerian Kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers