MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 05 April 2020 15:44
5 Sampel Dinyatakan Negatif
PEMERIKSAAN: Tim gugus tugas memeriksa sejumlah orang yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19, di Gedung Bandiklat Bulungan, Sabtu (4/4).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara kembali menerima laporan dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, mengenai spesimen yang dikirim beberapa waktu lalu. Hasil dari uji spesimen dari lima sampel yang dikirim hasilnya negatif. 

Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Dinkes Kaltara Agust Suwandy menerangkan, spesimen itu adalah sampel dari PDP yang ada di Kaltara. “Kita dapat informasinya pagi ini (kemarin, red). Itu sampel dari beberapa PDP yang ada di Kaltara,” ungkapnya  (4/4). Dari lima sampel PDP yang dinyatakan negatif tersebut, dua di antaranya merupakan PDP asal Tarakan. Masing-masing pasien 09 dan 10.

“Jadi yang kemarin dua orang yang menunggu hasil, hasilnya adalah negatif,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti M.Kes dalam konferensi pers, Sabtu (4/4).

Selain terkonfirmasi negatif, kondisi kedua PDP tersebut diinformasikan juga membaik. Namun mereka masih dirawat di ruang isolasi RSUD Tarakan karena masih memerlukan perawatan untuk kemungkinan sakit lainnya.

Secara keseluruhan, Devi membeberkan baru dua PDP yang dipulangkan. Sisanya masih harus dilakukan perawatan di RSUD Tarakan. Menurut Devi, mereka juga masih harus menunggu hasil pemeriksaan sampel yang kedua untuk memastikan bahwa mereka benar-benar sembuh.

Dua PDP lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen. Dilaporkan juga bahwa jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Tarakan sebanyak 120 orang, dan pemantauan yang dilakukan oleh petugas puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 95 orang.

Jumlah ODP yang sudah selesai menjalani pemantauan sebanyak 25 orang dan dinyatakan sehat, serta telah mendapatkan surat keterangan sehat dari puskesmas. Adapun masyarakat yang melaporkan diri melalui hotline Dinas Kesehatan Tarakan setelah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit tanpa gejala dengan kondisi sehat sebanyak 502 orang.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Tarakan juga terus melacak keberadaan penumpang KM Lambelu yang tiba di Tarakan pada 28 Maret lalu, karena ada empat PDP asal Nunukan yang terkonfirmasi positif terinfeksi corona, yang juga menjadi penumpang dalam pelayaran tersebut.

Pihaknya mulai menerima laporan dari sejumlah penumpang KM Lambelu. Namun, mereka yang melapor tidak hanya penumpang kapal yang tiba pada 28 Maret saja, tapi juga dari kedatangan KM Lambelu pada jadwal yang lain. Sementara dari laporan yang diterima, tidak ada keluhan yang dirasakan penumpang. Mereka hanya mengikuti imbauan untuk melaporkan keberadaan mereka.

Terhadap penumpang yang telah melaporkan namun tidak ada keluhan, mereka masuk dalam list Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan dan diimbau untuk melakukan isolasi mandiri, karena baru datang dari daerah terjangkit.

Devi mengakui pihaknya kesulitan melacak penumpang KM Lambelu yang tiba di Tarakan pada 28 Maret, karena jumlahnya banyak. Berdasarkan data yang diterima awak media ini dari KSOP Kelas III Tarakan, ada 620 penumpang yang turun di Tarakan ketika itu.

Dari jumlah itu, bisa jadi ada penumpang hanya turun di Tarakan tapi melanjutkan perjalanan ke daerah di Kaltara, seperti ke Tanjung Selor atau ke tempat lain. Oleh karena itu, pihaknya kini fokus mencari penumpang yang ada di Tarakan.

Selain menerima laporan dari penumpang KM Lambelu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan juga menerima laporan dari masyarakat yang sempat kontak dengan PDP asal Bulungan yang terkonfirmasi positif dan meninggal dunia. “Lumayan banyak yang melapor,” imbuh Devi.

Menurutnya, Tim Gugus Tugas Tarakan tetap melacak kasus masyarakat yang kontak dengan pasien positif Covid-19 di Bulungan. Jika memang punya riwayat kontak erat risiko tinggi disertai gejala, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Di sisi lain, Devi melaporkan bahwa petugas medis juga telah mengambil sampel swab dari jemaah tablig yang diisolasi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT). Lima di antaranya diambil pada Jumat (3/4). Sedangkan sampel dari 7 jemaah lainnya rencananya diambil kemarin (4/4).

Sementara itu, Jubir Penanganan Covid-19 Dinkes Kaltara Agust Suwandy mengatakan, salah satu pasien Covid-19 berinisial DS yang dirawat di Bulungan, merupakan mahasiswa asal Kaltara yang baru pulang dari Jakarta beberapa waktu lalu. DS tiba di Tarakan dan menaiki speedboat menuju Tanjung Selor. Sesampainya di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, DS langsung dibawa oleh petugas di pelabuhan menuju RSD dr H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor.

“Jadi yang yang bersangkutan belum bertemu keluarganya. Kemungkinan kontak eratnya tidak banyak,” kata dia.

Meski begitu, lanjut dia, pihaknya tetap melakukan tracking mengenai kontak erat dari DS. Sebab masih ada beberapa orang yang berada di dalam speedboat yang ditumpangi yang perlu diperiksa. “Memang (duduknya) berjauhan di dalam speedboat. Namun kita tetap akan memeriksa penumpangnya,” bebernya.

Sampai saat ini, diterangkannya, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kaltara berjumlah 321 orang. Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 12 orang, serta yang dinyatakan positif sebanyak 8 orang. “Belum ada penambahan yang positif sampai saat ini,” terangnya.

Terpisah, Jubir Penanganan Covid-19 Dinkes Bulungan dr Heri Suranta juga mengatakan, sudah ada banyak kontak erat yang diperiksa. Untuk pasien positif Covid-19 atau pasien 01 di Bulungan itu didapatkan 36 kontak erat, kemudian yang dinyatakan PDP ada 2 orang. Begitu juga dengan kontak erat dari pasien 02 yang sudah meninggal. Didapatkan ada 35 kontak erat. Dan yang terakhir pasien 03 atau DS. Sejauh ini baru ada 2 kontak erat. “Yang pasien 03 ini, kontak eratnya petugas di pelabuhan,” sebut dia.

Ditanya mengenai kondisi pasien? Dia menyebut dua pasien Covid-19 di Bulungan sudah mulai membaik. Dia menjelaskan, jika sistem imun baik walau ada virus di dalam tubuh, maka gejala yang dirasakan si pasien hanya sekadar flu atau batuk biasa. Bahkan bisa tidak terlihat sama sekali gejala coronanya. Sebaliknya, jika sistem imun tidak baik, maka virus akan mudah berkembang. Apalagi, jika ada penyakit penyerta lainnya.

“Insyaallah cepat membaik, karena umur pasien ini masih muda. Kemudian tidak ada penyakit penyerta yang lain,” jelasnya. (fai/mrs/udi)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 18:54

Fokus Stabilkan Harga Gula

TANJUNG SELOR – Badan Urusan Logistik (Bulog) Bulungan memastikan stok…

Kamis, 28 Mei 2020 18:52

Belum Berpikir Soal Pilgub

TARAKAN – Pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) menyita perhatian banyak…

Kamis, 28 Mei 2020 18:51

Tarakan Menuju New Normal

TARAKAN – Kota Tarakan menjadi satu diantara 25 kabupaten kota…

Kamis, 28 Mei 2020 18:49

Persentase Sembuh di Kaltara Masih di Atas Nasional

TANJUNG SELOR – Satu pasien positif Covid-19 asal Bulungan dinyatakan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:32

Ramadan dan Lebaran, Volume Sampah Capai 45 Ton

TANJUNG SELOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengakui terjadi kenaikan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:31

Mawar Disetubuhi Kenalan Baru

TARAKAN - Nasib sial dialami Mawar, nama samaran korban pencabulan,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:24

PDAM Siapkan 5 Ribu Sambungan Gratis

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terus berupaya mewujudkan program pemasangan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:08

Pemprov Kaltara Tambah 6 Unit Sekolah Baru

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara akan menambah sarana…

Rabu, 27 Mei 2020 15:04

Pusat Longgarkan Kebijakan Transportasi Umum, Ini Reaksi Gubernur Kaltara

TANJUNG SELOR – Kebijakan Pemerintah Pusat untuk melonggarkan transportasi umum,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:02

Catridge Menipis TCM Terhenti Sementara

TANJUNG SELOR – Persediaan catridge yang didatangkan dari Kementerian Kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers