MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 08 April 2020 16:25
Di Kota Ini, Industri Hotel Makin Terpukul, Beberapa Memilih Tutup dan Rumahkan Karyawan
IMBAS COVID-19: Manajemen Hotel Galaxy menutup operasional hotel sementara waktu karena dampak virus corona.

PROKAL.CO, TARAKAN - Imbas pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai dirasakan sektor perhotelan di Kalimantan Utara. Di Kota Tarakan, sejumlah hotel menghentikan operasi dan merumahkan karyawannya karena turunnya okupansi. 

Kepala Bidang Tenaga Kerja pada Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tarakan, Hanto Bismoko menjelaskan, informasi ini telah dikonfirmasikan ke Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI). 

“Mereka sudah mengirimkan data terkait penutupan hotel ini ke tingkat provinsi. Dan memang ada beberapa pegawai juga yang dirumahkan karena kondisi pandemi ini,” kata Hanto Bismoko, akhir pekan kemarin. 

Manajer Hotel Galaxy Elkani Elly membenarkan kabar ini. Hotelnya yang dikelola di jalan Yos Sudarso ini dilaporkan telah menutup total operasi sejak 20 Maret. Seluruh karyawan dirumahkan. Penutupan menimbang alasan keamanan dan kesehatan karyawan dari paparan Covid-19. Manajemen hotel tidak memiliki alat pelindung diri bagi karyawan. Di samping juga okupansi dari hari ke hari terus menurun. “Sehingga kami tutup operasi sementara ini daripada harus menanggung risiko yang lebih besar,” ujarnya. 

Pihak hotel juga membatalkan kesepakatan dengan mitra bisnis yang telah berencana menggelar rapat-rapat di hotel ini. Dan pasca merumahkan seluruh karyawan hingga batas waktu yang belum ditentukan, manajemen juga harus membayar gaji karyawan hingga 31 Maret. 

“Gaji selanjutnya masih dipertimbangkan oleh manajemen untuk memberikan kompensasi. Tetapi kita menjamin akan tetap memberikan THR (Tunjangan Hari Raya) nanti,” ujarnya. 

Dikatakan Elkani, setidaknya ada 7 hotel lain yang berhenti operasi di Kota Tarakan. “Sampai hari ini ada delapan hotel yang tutup. Tetapi saya tidak punya kewenangan untuk menyampaikan hotel apa saja yang tutup,” ujar Elly yang juga menjabat Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Kota Tarakan. 

PHRI menurut Elly, sebelumnya telah mengusulkan keringanan pajak kepada Pemkot Tarakan berupa pembebasan pembayaran Pajak Hotel dan Restoran (PHR). Usulan ini direspon positif Wali Kota Tarakan dengan pembebasan pembayaran PHR 10 persen dari Maret hingga Mei 2020. 

Dampak Covid-19 juga dirasakan Swiss-Belhotel Tarakan. Hotel yang beralamat di Jalan Mulawarman itu telah merumahkan karyawan harian dan kontraknya karena menurunnya pendapatan hotel akibat turunnya okupansi. “Tanggal 21 Maret, kami sudah merumahkan yang tenaga harian. Tanggal 23 sebagian rumahkan tenaga kontrak. Puncaknya dari tanggal 1 April semua yang kontrak dan harian kita rumahkan semua. Jadi mulai tanggal 1 itu kita hanya pekerjaan permanen (tetap),” tutur General Manager Swiss-belhotel Tarakan, Ireng Maulana.

Namun, pihaknya tetap membayarkan hak karyawan. Tenaga harian dibayarkan jika telah menyelesaikan maksimal 20 hari masa kerja. Sementara tenaga kontrak masih menerima gaji terhitung sampai 31 Maret. 

“Kami mengapresiasi kebijakan keringanan PHR dari Pemkot. Kami juga berharap keringanan itu juga diberikan oleh PLN dan PDAM untuk keringanan pembayaran rekening listrik dan air, termasuk BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. 

“Harapannya, karena force majeure, PLN memberi diskon tagihan 20 sampai 50 persen itu sudah sangat membantu sekali. Kalau BPJS Ketenagakerjaan, kami menginginkan relaksasi,” tambahnya.

Wali Kota Tarakan Khairul membenarkan telah memberikan keringanan PHR. Bahkan tidak hanya hotel, Pemkot juga membebaskan pajak 10 persen untuk warung dan restoran. “Selama sektor ini tidak menarik (meraup pendapatan, Red) dari pelanggan, kita tidak tarik juga,” ujar Wali Kota. 

Di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, industri perhotelan juga mengalami resesi akibat Covid-19. DC Mega Hotel misalnya, telah merumahkan puluhan karyawan untuk mengefisiensikan keuangan. “Ini efek Covid-19. Tamu sepi, jadi kita tidak operasional sementara. Karyawan kami rumahkan sementara,” kata Acen Dewi Chandra, Manager DC Mega Hotel, Selasa (7/4). 

Hotel Platinum di Jalan Durian, masih tetap beroperasi. Hanya saja, tingkat hunian turun drastis hingga 80 persen. “Sekarang saja tidak ada pengunjung yang datang,” kata resepsionis hotel bernama Nilam. 

Mona, resepsionis Hotel Luminor juga mengungkapkan hal sama. "Saat ini pihak hotel telah merumahkan karyawan karenakan hotel sangat sepi, tidak seperti waktu sebelum-sebelumnya," ujarnya. 

“Saya juga ikut khwatir sama dengan dampak virus Corona. Kalau hotel tutup terpaksa saya harus di rumah. Kemungkinan besar PHK juga akan saya terima, “ tambah Mona. 

Di tengah kondisi ini, sejumlah hotel di ibu kota provinsi Kaltara ini tetap berjuang untuk bertahan dengan memberi promo murah demi menarik pengunjung. (mrs/*/nkk/mua)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Juni 2020 18:20

Pos Pengawasan Bakal Ditambah

TANJUNG SELOR – Direncanakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)…

Jumat, 05 Juni 2020 18:18

Masa Berlaku WFH Usai

TANJUNG SELOR – Diberlakukannya work from home (WFH) bagi Aparatur…

Jumat, 05 Juni 2020 18:07

Pasien Sembuh Kini 90 Orang

TANJUNG SELOR – Beberapa hasil sampel, baik dari laboratorium Tes…

Kamis, 04 Juni 2020 17:29

Tarif Speedboat Diusulkan Naik, Ini Kata Kepala Dishub Kaltara

TANJUNG SELOR – Tarif speedboat reguler antar Kabupaten dan Kota…

Kamis, 04 Juni 2020 17:27

Selesaikan Masalah Lahan

TANJUNG SELOR – Sesuai target, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara…

Kamis, 04 Juni 2020 17:16

Pemulangan PMI Lalui Protokol Ketat

TANJUNG SELOR - Pemerintah Malaysia memulangkan ratusan Pekerja Migran Indonesia…

Kamis, 04 Juni 2020 16:54

Oknum ASN Ajukan Banding

TARAKAN - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot…

Rabu, 03 Juni 2020 15:33

Waspadai Transmisi Lokal

TANJUNG SELOR – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara tetap…

Rabu, 03 Juni 2020 15:31

Tim Diberi Waktu Sepekan, Tarakan Siapkan Tahapan Pelonggaran PSBB

TANJUNG SELOR – Penerapan New Normal atau tatanan Normal Baru…

Rabu, 03 Juni 2020 15:25

CJH Harus Berlapang Dada, Ibadah Haji 2020 Resmi Ditiadakan

TANJUNG SELOR – Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia harus berlapang dada, untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers