MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 08 April 2020 16:42
SIAP-SIAP..!! Skema PSBB Dipersiapkan Kota Pulau Ini...

Batasi Moda Transportasi dan Kegiatan Keagamaan

ARMADA PELNI: KM Sabuk Nusantara 97 ketika sandar di Tarakan pada 16 Maret lalu, yang merupakan salah satu kapal Pelni mengangkut penumpang dan barang. 

PROKAL.CO, TARAKAN — Skema pembatasan sosial berskala besar (PSSB) mulai dipersiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020, tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). 

Di antara skema yang akan dilakukan sesuai petunjuk teknis, dengan melakukan pembatasan moda transportasi. Kebijakan diambil setelah mencermati perkembangan pandemi corona virus disease (Covid-19) di Tarakan dinilai telah mengkhawatirkan. Di mana 9 orang sudah terkonfirmasi positif corona. 

Untuk pembatasan moda transportasi laut, Wali Kota Tarakan Khairul, telah bersurat kepada PT Pelni. Dalam surat tersebut, Wali Kota Tarakan mengusulkan untuk sementara sampai tanggap darurat berakhir 30 Mei mendatang. Agar dilakukan pembatasan moda transportasi laut yang masuk ke Tarakan. Hanya diperbolehkan mengangkut barang atau kebutuhan logistik. 

Untuk penumpang moda transportasi laut, tujuan selain Kota Tarakan, saat kapal singgah tidak diperbolehkan turun. “Sebenarnya surat kita ada dua, karena meminta menutup prosesnya panjang dan lama. Jadi kita minta moda laut ini, terutama Pelni dan pengangkut penumpang yang lain. Supaya masuk ke sini (Tarakan) boleh, tapi bawa barang saja, jangan bawa orang,” terang Khairul, kepada sejumlah awak media, Selasa (7/4). 

Tidak hanya bersurat kepada Pelni, Khairul mengusulkan kepada Kementerian Pehubungan melalui Bandara Juwata Tarakan untuk mengurangi frekuwensi penerbangan. Dalam sehari hanya satu kali penerbangan yang keluar, begitu juga yang masuk ke Tarakan. Agar mudah memantau orang yang keluar masuk. 

“Bandara itu yang kita minta flight satu hari, sekali keluar dan sekali masuk,” imbuhnya. Apabila hal tersebut terealisasi, maka skema berikutnya akan melakukan karantina terhadap orang yang terlanjur datang ke Tarakan selama 14 hari. 

Namun, Pemkot Tarakan masih menghitung kebutuhan bagi orang yang dikarantina nantinya. Selain terhadap kebutuhan bagi orang yang dikarantina, juga sedang mempersiapkan pengamanan, tempat, penyediaan konsumsi dan sebagainya. 

“Tapi belum kita finalkan. Itu baru surat pemberitahuan, nanti kalau sudah oke, jalan, baru kami sampaikan secara luas kepada masyarakat. Langkah berikutnya kita eksekusi,” ucapnya. 

Selain terhadap moda tranportasi, Pemkot Tarakan telah menyiapkan skema pembatasan kegiatan keagamaan. Hal itu dengan lakukan deklarasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi keagamaan dan tokoh-tokoh lintas agama di lapangan basket Kantor Wali Kota Tarakan (7/4).

Ada empat poin kesepakatan. Di antaranya bersepakat untuk tidak berkumpul di rumah ibadah dan melaksanakan peribadatan di rumah masing-masing. Poin kedua sepakat untuk menunda atau meniadakan segala acara dan kegiatan keagamaan serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang mengumpulkan orang banyak.

Poin lainnya, segala bentuk ketidakpatuhan terhadap kesepatan ini, menjadi tanggung jawab pelaku atau pihak yang melaksanakan, dan penindakannya diserahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. Poin terakhir, mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan wabah corona dengan senantiasa mematuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah. 

“Hari ini (kemarin, Red), kita bersepakat bersama-sama dengan tokoh-tokoh agama, ormas-ormas keagamaan dari lintas agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu. Kita sepakat dan aparat dari Forkopimda, tentu akan memberikan penindakan jika itu masih dilakukan. Waktunya bukan lagi hanya mengimbau sekarang, jadi memerintahkan,” tegasnya. 

Khairul mengingatkan, 95 persen orang yang terserang virus corona hanya menunjukkan gejala ringan hingga tidak bergejala. Sisanya menunjukkan gejala sedang hingga berat. Terpisah, Kepala PT Pelni Cabang Tarakan Wendhy Richard Imkotta mengaku, telah menerima surat Wali Kota Tarakan. Saat ini hanya menunggu keputusan PT Pelni Pusat.

“Sudah terima dan kami teruskan ke pusat untuk pembatasan penumpang mulai dari tanggal 11 April sampai batas akhir tanggap darurat 30 Mei mendatang,” terang Wendhy. 

Wendhy mendukung kebijakan Pemkot Tarakan karena melihat kondisi, sekaligus upaya mencegah agar tidak membahayakan masyarakat. Jika direspon positif oleh Pelni Pusat, maka diperkirakan mulai 11 April nanti kapal Pelni hanya mengangkut barang, tidak untuk penumpang. Sebelum ada keputusan dari kantor pusat, juga telah meneruskan ke cabang Pelni lainnya yang satu jalur dengan Tarakan. Untuk membatalkan pembelian tiket tujuan Tarakan. 

Di antaranya PT Pelni Cabang Bau-bau. Sepengetahuan Wendhy, kebijakan tersebut tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Tarakan, Pemerintah Papua juga telah menerapkan pembatasan moda transportasi laut. Sehingga kapal Pelni yang masuk untuk sementara tidak membawa penumpang, hanya mengangkut barang. (mrs/uno)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Juni 2020 18:20

Pos Pengawasan Bakal Ditambah

TANJUNG SELOR – Direncanakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)…

Jumat, 05 Juni 2020 18:18

Masa Berlaku WFH Usai

TANJUNG SELOR – Diberlakukannya work from home (WFH) bagi Aparatur…

Jumat, 05 Juni 2020 18:07

Pasien Sembuh Kini 90 Orang

TANJUNG SELOR – Beberapa hasil sampel, baik dari laboratorium Tes…

Kamis, 04 Juni 2020 17:29

Tarif Speedboat Diusulkan Naik, Ini Kata Kepala Dishub Kaltara

TANJUNG SELOR – Tarif speedboat reguler antar Kabupaten dan Kota…

Kamis, 04 Juni 2020 17:27

Selesaikan Masalah Lahan

TANJUNG SELOR – Sesuai target, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara…

Kamis, 04 Juni 2020 17:16

Pemulangan PMI Lalui Protokol Ketat

TANJUNG SELOR - Pemerintah Malaysia memulangkan ratusan Pekerja Migran Indonesia…

Kamis, 04 Juni 2020 16:54

Oknum ASN Ajukan Banding

TARAKAN - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot…

Rabu, 03 Juni 2020 15:33

Waspadai Transmisi Lokal

TANJUNG SELOR – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara tetap…

Rabu, 03 Juni 2020 15:31

Tim Diberi Waktu Sepekan, Tarakan Siapkan Tahapan Pelonggaran PSBB

TANJUNG SELOR – Penerapan New Normal atau tatanan Normal Baru…

Rabu, 03 Juni 2020 15:25

CJH Harus Berlapang Dada, Ibadah Haji 2020 Resmi Ditiadakan

TANJUNG SELOR – Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia harus berlapang dada, untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers