MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 14 April 2020 12:14
Kami Rugi Hampir Rp 10 Ribu/Kg

Over Produksi Ayam tapi Permintaan Menurun

STOK MELIMPAH - Stok ayam boiler yang diproduksi peternak di Tarakan saat ini melimpah, namun permintaan justeru berkurang akibat pandemic Covid-19.

PROKAL.CO,

TARAKAN – Satu per satu sektor usaha merasakan dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kali ini pengusaha inti ayam boiler atau ayam daging yang merugi. Pengusaha inti melepas ayam ke pedagang Rp 20 ribu per kilogram. Sedang dari peternak, pengusaha inti membeli ayam dengan harga Rp 28,5 ribu per kilogram. Sementara pedagang di pasar menjual seharga Rp 28 ribu.  

“Kita memanen dari peternak itu Rp 28.500, kita jual ke pedagang Rp 20 ribu, hampir Rp 10 ribu per kilonya kita rugi. Di pasar itu mungkin Rp 28 ribu sekarang atau Rp 30 ribu. Tetapi intinya pasar tidak dirugikan, yang dirugikan peternak seperti kami ini,” keluh Ketua Asosiasi Inti Peternak Kota Tarakan (Aspitar), Dapot Sinaga, Senin (13/4).

Pihaknya terpaksa menjual murah agar stok bisa habis. Stok ayam di Kota Tarakan saat ini melimpah dampak berkurangnya pesanan dari pengusaha rumah makan akibat kebijakan pembatasan sosial. Ditambah lagi masuknya ayam beku dari luar.

Dapot Sinaga mengusulkan kepada Pemkot Tarakan melakukan pembatasan stok ayam beku dari luar dan memprioritaskan ayam lokal sebagai ayam beku yang disimpan di coolroom. Peternak lokal sebutnya, juga siap untuk melakukan usaha ayam beku.

“Kami coba untuk memasukkan ke freezer coolsorage ayam. Kemudian perusahaan beku seperti STB, Rahayu hanya memasukkan berapa puluh ton. Pemerintah tolong disurati itu, supaya ambil dulu ayam Tarakan, kami siap membekukan,” ujarnya.

Terus merugi, Aspitar sangat mengharapkan bantuan Pemkot agar keberlangsungan usaha ayam potong tak terancam gulung tikar. Kata Dapot Sinaga, biaya operasional tidak sesuai dengan pendapatan yang turun sampai 70 persen. “Sangat rugi, bisa-bisa tutup perusahaannya kalau sudah seperti ini terus,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 20:09

Paslon Dikawal 3 Walpri

TANJUNG SELOR – Masa kampanye bagi pasangan calon (Paslon) Gubernur…

Rabu, 30 September 2020 20:08

Gedung Setprov Belum Bisa Tuntas Tahun Ini

TANJUNG SELOR - Pembangunan gedung Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara terus…

Rabu, 30 September 2020 20:06

Temukan Granat Aktif Disisa Longsoran

DISELA-sela membersihkan rumah akibat terdampak longsor, warga RT 14 Jalan…

Rabu, 30 September 2020 20:05

61 KK Terdampak Longsor

TARAKAN – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan,…

Rabu, 30 September 2020 20:02

Pembentukan KPPS Dijadwalkan 1 Oktober

TARAKAN – Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), sesuai jadwal…

Selasa, 29 September 2020 19:14

Sehari, Tarakan Dilanda 3 Musibah

TARAKAN – Bumi Paguntaka (sebutan lain Kota Tarakan) berduka. Tiga…

Selasa, 29 September 2020 19:08

IRAW Ungguli 2 Paslon

TARAKAN – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Deny JA merilis hasil…

Selasa, 29 September 2020 19:05

4 Bangunan Hangus Terbakar

TARAKAN – Saat dilakukan evakuasi terhadap korban musibah tanah longsor…

Selasa, 29 September 2020 19:03

Batas Tertinggi Dana Kampanye Rp 20 M

TANJUNG SELOR - Empat pasangan calon (Paslon) kepala daerah Bulungan…

Senin, 28 September 2020 20:47

Bakal Sambangi 4 Kabupaten

TANJUNG SELOR – Setelah diberikan amanah untuk mengemban jabatan sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers