MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Rabu, 15 April 2020 17:06
Pembahasan Raperda Tetap Jalan
RAPERDA: Suasana rapat paripurna pembahasan 6 raperda di DPRD kaltara sebelum pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR — Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) masih melakukan pembahasan sejumah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baik yang diinisiasi oleh Pemprov Kaltara maupun DPRD Kaltara.

Ketua Bapemperda DPRD Kaltara Syamsuddin Arfah mengatakan, 6 Raperda yang terdiri dari 4 Raperda yang diprakarsai oleh Pemprov dan 2 Raperda inisiatif DPRD Kaltara terus dibahas meski pandemi Covid-19 belum berlalu. Kata dia, agenda pembahasan terus berjalan, bahkan beberapa telah melalui tahap legal drafting.

“Beberapa hal yang sudah kita lakukan. Ada beberapa Raperda yang sudah masuk ke legal drafting dan sudah di bahas. Ada juga beberapa yang belum,” kata dia, Selasa (14/4).

Substansi raperda juga sudah dibahas bersama dinas yang memprakarsainya. “Instansi terkait di Pemprov Kaltara sudah melakukan studi banding. Begitu juga dengan kami di DPRD Kaltara juga telah masuk pada pembahasan substansi dan esensi dan juga sudah dilakukan studi banding,” bebernya.

Meski demikian, ada beberapa raperda yang pembahasannya membutuhkan waktu lama. Mengingat raperda tersebut harus lebih didalami agar tidak salah dan dapat diimplementasikan dengan baik. Misalnya Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Tanah Kuning-Mangkupadi Tahun 2020-2040. 

“Raperda tersebut tidak mungkin cukup 4 bulan pembahasan. Apalagi, kita juga harus melakukan pembahasan bersama kabupaten terkait seperti Bulungan. Begitu juga dengan Raperda tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara,” jelasnya. 

Belum lagi, ada kajian akademis dan memakan waktu. “Kajian teknis dan legal drafting itu yang juga kita akan evaluasi. Dan memang masih berproses,” tuturnya. 

Adapun Raperda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tuturnya, membutuhkan waktu pembahasan yang relatif cepat. “Masing-masing berbeda jangka waktu pembahasannya. Jadi tidak semuanya sama,” ujarnya. (adv/fai/mua)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Juni 2020 18:44

BLT Tahap I Tersalur 100 Persen

TANJUNG SELOR - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama…

Jumat, 05 Juni 2020 18:43

Kelangkaan LPG agar Disikapi

TANJUNG SELOR – Sepekan terakhir, masyarakat masih mengeluhkan terjadinya kelangkaan…

Jumat, 05 Juni 2020 18:39

Pertanyakan Kontribusi CSR

TANJUNG SELOR – Rekomendasi atas pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)…

Sabtu, 09 Mei 2020 18:49

Penyerahan LKPj Jadi Kewajiban Pemkab

TANJUNG SELOR – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah perihal…

Selasa, 28 April 2020 15:06

LKPJ dan Perubahan Perda Diparipurnakan

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara…

Sabtu, 18 April 2020 18:03

Tetapkan Perda Wilayah Pedesaan

TANJUNG SELOR – Meski pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) merebak di…

Rabu, 15 April 2020 17:06

Pembahasan Raperda Tetap Jalan

TANJUNG SELOR — Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat…

Selasa, 07 April 2020 17:05

Perdagangan Lintas Batas Perlu Dibuka

TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan…

Selasa, 07 April 2020 16:55

Komisi I Bekerja dari Rumah

TANJUNG SELOR - Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Sabtu, 28 Maret 2020 15:25

Relokasi Anggaran untuk Tangani Covid-19

TANJUNG SELOR – Adanya Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bulungan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers