MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 22 Mei 2020 17:55
Harga Daging Sapi Naik, Dinas Terkait Mau Tetapkan HET
HARGA NAIK: Jelang Hari Raya Idulfiri, DPKP Kaltara lakukan pengawasan harga pangan, khususnya daging sapi segar di Pasar Induk Tanjung Selor, kemarin (21/5).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, harga daging sapi segar di Pasar Induk Tanjung Selor terus merangkak naik. Sempat sebelumnya seharga Rp 150 ribu per kilogram, saat ini menjadi Rp 170 ribu per kilogram.  

Menyikapi hal ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara akan segera menetapkan harga eceran tertinggi (HET) daging sapi segar. Kepala DPKP Kaltara Wahyuni Nuzband mengatakan, dengan penetapan HET itu, akan mencegah permainan harga.

“Dengan cara ini, bisa meminimalisir aksi distributor untuk mempermainkan harga jual daging sapi, agar sampai ke pedagang kecil harganya tidak melebihi ketentuan harga jual,” kata Wahyuni.

Penetapan HET ini tidak bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Mengingat ada beberapa indikator yang akan dimasukkan sebagai bahan pertimbangan sebelum menetapkannya. Salah satunya adalah biaya produksi. Kata Wahyuni, hal ini perlu dibicarakan secara detil dengan seluruh pemangku kepentingan dan pelaku usaha sektor hulu dan hilir peternakan sapi.

Sementara ini, DPKP terus aktif melakukan pemantauan harga daging sapi menjelang Idulfitri dengan melibatkan sejumlah pihak terkait. Pemantauan dilakukan sekaligus mengumpulkan data dan informasi.

“Untuk mencegah harga daging sapi lebih melonjak, kami dan instansi lainnya intensif melakukan pengawasan. Selain itu, kami mengakomodir sapi yang harus diambil dari wilayah luar Kaltara menjelang Idulfitri ini,” tuturnya.

Normalnya, harga daging sapi segar di Pasar Induk Tanjung Selor Rp 143 ribu per kilogram. Di awal Ramadan naik menjadi Rp 150 ribu per kilogram, kemudian menjadi Rp 160 ribu, dan terakhir sudah menyentuh Rp 170 ribu per kilogram.

Wahyuni mengklaim, harga daging sapi di Pasar Induk Bulungan berfluktuasi dan berbeda setiap pedagang. Fluktuasi ini disebabkan masalah pasokan daging sapi yang tidak menentu. Ia juga tidak menampik adanya pihak yang ingin mengambil keuntungan yang besar.

"Sesuai data berdasarkan pantauan enumerator panel harga pangan Pemprov Kaltara tanggal 19 Mei Rp 143 ribu per kilogram dan naik menjadi Rp 145 ribu pada tanggal 20 Mei. Apabila ada konsumen yang membeli dan merasa diberikan harga tidak wajar silakan tawar, karna saat ini kita masih belum lakukan penetapan harga," jelasnya.

Dan apabila ditemukan penjual yang menjual harga daging sapi segar melebihi batas wajar maka akan diberi sanksi administratif berupa pencabutan Izin Dagang.

“Sementara ini kami hanya sebatas memberikan teguran saja, karena penetapan harga ecer belum ada. Jika nanti sudah ada (harga ecer, Red) dan masih kami dapati laporan, kita akan lakukan tindakan tegas, akan kita cabut izin dagangnya agar memberi efek jera,” ujarnya.

Supardi, pemeriksa kesehatan hewan Kaltara mengatakan, saat ini jumlah sapi di Kaltara masih sangat cukup meski keberadaannya masih di tangan petani. "Kalau dibulatkan mungkin di kisaran ratusan. Tetapi kalau per hari sapi yang dipotong sekitar 2 sampai 3 ekor bahkan bisa lebih. Beratnya bervariasi mulai dari 200 kilogram,” ujarnya.

Di tengah pendemi Covid-19, kesehatan sapi di Kaltara juga diperiksa dan diberikan keterangan untuk siap konsumsi. Adapun sapi dari luar daerah juga akan dilakukan pemeriksaan yang sama sebelum dilakukan pengiriman.

"Apabila kita terima sapi dari lintas provinsi, kita akan periksa kembali kesehatannya di rumah pemotongan hewan sebelum siap potong. Bahkan setelah dipotong kita juga periksa kembali untuk kelayakan dagingnya agar lebih aman," tutupnya. (*/nkk/mua/uno)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Juni 2020 18:20

Pos Pengawasan Bakal Ditambah

TANJUNG SELOR – Direncanakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)…

Jumat, 05 Juni 2020 18:18

Masa Berlaku WFH Usai

TANJUNG SELOR – Diberlakukannya work from home (WFH) bagi Aparatur…

Jumat, 05 Juni 2020 18:07

Pasien Sembuh Kini 90 Orang

TANJUNG SELOR – Beberapa hasil sampel, baik dari laboratorium Tes…

Kamis, 04 Juni 2020 17:29

Tarif Speedboat Diusulkan Naik, Ini Kata Kepala Dishub Kaltara

TANJUNG SELOR – Tarif speedboat reguler antar Kabupaten dan Kota…

Kamis, 04 Juni 2020 17:27

Selesaikan Masalah Lahan

TANJUNG SELOR – Sesuai target, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara…

Kamis, 04 Juni 2020 17:16

Pemulangan PMI Lalui Protokol Ketat

TANJUNG SELOR - Pemerintah Malaysia memulangkan ratusan Pekerja Migran Indonesia…

Kamis, 04 Juni 2020 16:54

Oknum ASN Ajukan Banding

TARAKAN - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot…

Rabu, 03 Juni 2020 15:33

Waspadai Transmisi Lokal

TANJUNG SELOR – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara tetap…

Rabu, 03 Juni 2020 15:31

Tim Diberi Waktu Sepekan, Tarakan Siapkan Tahapan Pelonggaran PSBB

TANJUNG SELOR – Penerapan New Normal atau tatanan Normal Baru…

Rabu, 03 Juni 2020 15:25

CJH Harus Berlapang Dada, Ibadah Haji 2020 Resmi Ditiadakan

TANJUNG SELOR – Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia harus berlapang dada, untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers