MANAGED BY:
SELASA
04 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 17 Juni 2020 19:31
Masih Sulit Penuhi Kebutuhan Benur

Transportasi jadi Kendala Utama

KEGIATAN PERIKANAN: Salah seorang petambak memperlihatkan udang yang siap untuk dijual, Senin (15/6).

PROKAL.CO,

TARAKAN - Kebutuhan bibit udang atau benur di Kota Tarakan masih terbatas. Hal itu diakui Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Tarakan, Elang Buana. Minimnya benur, juga mempengaruhi kegiatan ekspor udang ke Malaysia, meski jalur perdagangan lintas batas telah dibuka sejak beberapa pekan terakhir.

“Ekspor belum maksimal, salah satunya karena cool storage masih menghabiskan yang ada di penyimpanan mereka dulu. Harga jual petambak ke cool storage juga masih rendah. Kemudian, masalah bibit udang juga petambak belum punya alternatif lain,” ujarnya, Senin (15/6). 

Kebutuhan benur menjadi pekerjaan rumah yang belum teratasi. Terlebih, jalur transportasi yang saat ini terbatas menjadi penghambat dalam mendatangkan benur. Biasanya, pengambilan bibit dari Surabaya menggunakan pesawat udara. Saat ini baru bisa memenuhi 1,4 miliar benur setahun. Elang mengaku, benur sejumlah 1,4 miliar belum cukup untuk memenuhi kebutuhan di Kota Tarakan. 

“Karena kebutuhan 5 miliar benur sebenarnya untuk satu tahun di Tarakan. Sekarang juga produksinya turun, karena ada juga masalah induknya yang didatangkan lewat pesawat. Sekarang terhalang, akhirnya sekarang produksi benur di Tarakan menurun,” ungkapnya.

Jika didatangkan dari Surabaya atau daerah lain di luar Kaltara juga masih sulit dilakukan karena jumlah penerbangan yang melayani Tarakan masih terbatas dampak Covid-19. Akhirnya, persedian benur di Tarakan kurang dibanding kebutuhan. Kemudian di pasaran harganya masih tetap mahal.

Ditambahkan, produksi hatchery yang ada saat ini juga mengalami penurunan. Pasalnya untuk produksi membutuhkan indukan. Sementara, indukan harus didatangkan dari Sumatera. Semua pengiriman indukan ini memang hanya bisa menggunakan jalur udara. 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 22 Juli 2020 21:52

Selektif Beri Rekomendasi Pendirian Koperasi

TANJUNG SELOR - Disperindagkop dan UMKM Provinsi Kaltara mengklaim, jumlah…

Kamis, 16 Juli 2020 19:15

Indeks Keparahan Kemiskinan Turun

TANJUNG SELOR - Jumlah penduduk miskin di Kalimantan Utara (Kaltara)…

Senin, 13 Juli 2020 17:17

1,85 Ton Ayam Masuk dari Nunukan

TARAKAN – Pekan kemarin sebanyak 1.850 kilogram (kg) atau 1,85…

Kamis, 09 Juli 2020 17:20

Datangkan Ayam 30 Ton

TARAKAN - Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Tarakan…

Kamis, 09 Juli 2020 17:18

Jelang Iduladha 61 Ekor Sapi Potong Tiba

TARAKAN - Jelang perayaan Iduladha pada 31 Juli mendatang, pasokan…

Kamis, 09 Juli 2020 14:07

Ekspor Anjlok, Harga Turun Drastis, Petambak Udang Menjerit

Anjloknya ekspor udang ke beberapa negara mengakibatkan ketidakstabilan harga. Kondisi…

Rabu, 08 Juli 2020 22:07

Harga Ayam Potong Merangkak Naik

TARAKAN - Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di…

Rabu, 08 Juli 2020 22:01

9.500 Ton Palm Kernel Diekspor

TARAKAN – Produk olahan asal kelapa sawit berupa Palm Kernel…

Minggu, 05 Juli 2020 22:18

Harga Selisih Tipis, Besar di Komisi

TARAKAN - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tarakan Agrobisnis Mandiri akhirnya…

Selasa, 30 Juni 2020 21:33

Gaet Investor Kembangkan Kerang Darah

TARAKAN - Adanya potensi ekspor salah satu komoditas perikanan Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers