MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 16 Juli 2020 19:15
Indeks Keparahan Kemiskinan Turun

Ekonom Analisa Kenaikan Penduduk Miskin 0,31 Persen

DITENGAH KOTA: Salah satu pemukiman kumuh yang berada di Jalan Katamso, Tanjung Selor, seperti yang dijepret media ini beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Jumlah penduduk miskin di Kalimantan Utara (Kaltara) pada Maret 2020 sebanyak 51,79 ribu atau 6,80 persen. Pada September 2019, penduduk miskin berjumlah 48,61 ribu atau 6,49 persen. Dengan demikian jumlah penduduk miskin bertambah 3,2 ribu orang atau meningkat 0,31 persen.

Dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, sepanjang September 2019 - Maret 2020, Garis Kemiskinan (GK) naik sebesar 1,98 persen, yaitu dari Rp 667.833 per kapita per bulan pada September 2019 menjadi Rp 681.035 per kapita per bulan Maret 2020. 

Adapun periode September 2019-Maret 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) mengalami penurunan, dari 1,122 pada keadaan September 2019 menjadi 0,839 pada keadaaan Maret 2020. Demikian pula Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami penurunan dari 0,269 menjadi 0,169.

"Sedangkan pada bulan Maret 2020, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk yang diukur dengan Gini Ratio tercatat sebesar 0,292. Angka ini tidak berubah jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2019. Pada Maret 2020, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 22,51 persen. Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada katagori tingkat ketimpangan rendah," kata Kepala BPS Kaltara Eko Marsoro dalam konferensi pers, Rabu (15/7) kemarin. 

Ekonom Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bulungan Tarakan (Stie Bultar), Maxi Sondak menuturkan, tumbuhnya angka kemiskinan disebabkan ketimpangan kebijakan pemerintah serta ketepatan sasaran setiap kebijakan yang diambil.

"Struktur ekonomi salah satu indikatornya, yaitu pendapatan. Kalau pendapatan masyarakat tiap tahun meningkat dengan sendiri daya beli ikut naik. Sementara penduduk di Bulungan sendiri pendapatannya di bawah pendapatan menengah, antara Rp 7-10 juta," ujarnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 20:31

Pajak Alat Berat Bakal Dihapus

TANJUNG SELOR - Tersisa beberapa minggu lagi putusan Mahkamah Konstitusi…

Selasa, 15 September 2020 19:18

Baru Diusul 4.938 Usaha Mikro

TANJUNG SELOR - Program Bantuan Presiden (BanPres) yang diperuntukan kepada…

Selasa, 15 September 2020 18:55

Ekspor Kepiting Bakau Bergairah

TARAKAN – Ekspor kepiting bakau hidup ke Tawau Malaysia, kembali…

Jumat, 11 September 2020 20:49

BPHTB Paling Prospek Sumbangkan PAD Bulungan

TANJUNG SELOR - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD)…

Jumat, 11 September 2020 20:35

Ratusan Ton Beras Disiapkan untuk Program BPNT

TANJUNG SELOR - Bulog Bulungan tengah mempersiapkan stok beras guna…

Kamis, 10 September 2020 19:32

Penyesuaian HET LPG 3 Kg Belum Ada Hasil

TARAKAN – Usulan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi…

Senin, 07 September 2020 21:10

Komoditas Pertanian Ekspor Kaltara Meningkat

TARAKAN - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tarakan mencatat adanya peningkatan…

Kamis, 13 Agustus 2020 19:33

Berharap Dapat Bangun Aksesibilitas

TANJUNG SELOR – Perekonomian di Kaltara mulai kembali menggeliat, pada…

Rabu, 22 Juli 2020 21:52

Selektif Beri Rekomendasi Pendirian Koperasi

TANJUNG SELOR - Disperindagkop dan UMKM Provinsi Kaltara mengklaim, jumlah…

Kamis, 16 Juli 2020 19:15

Indeks Keparahan Kemiskinan Turun

TANJUNG SELOR - Jumlah penduduk miskin di Kalimantan Utara (Kaltara)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers