MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 08 Agustus 2020 19:33
79 Kg Produk Ilegal Asal Tawau Dibakar
PEMUSNAHAN KOMODITAS: Balai Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Nunukan melakukan pemusnahan produk hewan dan tumbuhan, Jumat (7/8).

PROKAL.CO,

TARAKAN – Balai Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Nunukan memusnahkan 10 macam komoditas pertanian ilegal asal Tawau, Malaysia seberat 79 kilogram (kg), Jumat (7/8). Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.

Kepala Karantina Pertanian Tarakan, Akhmad Alfaraby menyebutkan, komoditas tersebut terdiri dari produk hewan dan tumbuhan. Dengan rincian daging ayam beku 30 kg, daging babi 5 kg, sosis 29,7 kg, bibit tanaman hias 3 batang, bibit kelapa 3 batang, bawang bombai 1 kg, bawang putih 10 kg,  benih sayur campuran 0,1 kg, benih sawi 0,1 kg, dan benih bayam 0,1 kg.

Komoditas dimusnahkan karena tidak dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal. Selain itu, tidak dilengkapi surat izin pemasukan untuk benih atau bibit. Termasuk tidak melalui tempat pemasukan yang ditetapkan, dan tidak dilaporkan kepada petugas karantina. 

“Pada saat ditahan sudah diberikan waktu untuk pemenuhan persyaratan karantina pertanian. Tapi pemilik tak dapat melengkapi, sehingga komoditas dimusnahkan,” terangnya.

Pemusnahan tersebut dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Selain itu, untuk menjaga sumber daya alam hayati di Indonesia dari ancaman penyakit hewan dan tumbuhan dari luar wilayah RI. Yang dapat berpotensi menyebarkan penyakit sdan mendukung keamanan pangan masyarakat. 

Berdasarkan catatan Karantina Pertanian Tarakan pada awal semester I (Januari-Juni 2020) telah 19 kali dilakukan penahanan terhadap 19 jenis komoditas pertanian impor dengan volume 5 ton. Komoditas tersebut ditahan karena tidak dilengkapi sertifikat kesehatan negara asal, tidak dilengkapi phytosanitary certificate (PC) negara asal, tidak dilengkapi Surat Izin Pemasukan (SIP) Menteri Pertanian, tidak dilengkapi prior notice dan Certificate of Analysis (CoA) untuk Pangan Segar Asal tumbuhan (PSAT).

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 19:14

Sehari, Tarakan Dilanda 3 Musibah

TARAKAN – Bumi Paguntaka (sebutan lain Kota Tarakan) berduka. Tiga…

Selasa, 29 September 2020 19:08

IRAW Ungguli 2 Paslon

TARAKAN – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Deny JA merilis hasil…

Selasa, 29 September 2020 19:05

4 Bangunan Hangus Terbakar

TARAKAN – Saat dilakukan evakuasi terhadap korban musibah tanah longsor…

Selasa, 29 September 2020 19:03

Batas Tertinggi Dana Kampanye Rp 20 M

TANJUNG SELOR - Empat pasangan calon (Paslon) kepala daerah Bulungan…

Senin, 28 September 2020 20:47

Bakal Sambangi 4 Kabupaten

TANJUNG SELOR – Setelah diberikan amanah untuk mengemban jabatan sebagai…

Senin, 28 September 2020 20:45

BUKTI TAK DISIPLIN..!! Ada 1.414 Pelanggar Selama Operasi Yustisi

TANJUNG SELOR - Operasi Yustisi yang dilaksanakan oleh Polda Kaltara…

Senin, 28 September 2020 20:43

Bacalon Wabup Nunukan Sembuh dari Covid-19

TARAKAN – Bakal calon Wakil Bupati Nunukan Muhammad Nasir akan…

Senin, 28 September 2020 20:40

Ada 4 Kategori APK

TARAKAN – Masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak telah…

Minggu, 27 September 2020 20:47

Tak Sekadar Dibacakan, tapi Dilaksanakan

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara, menggelar pelaksanaan…

Minggu, 27 September 2020 20:44

Langsung Kukuhkan Pjs Bupati Tana Tidung

Baru saja tiba di Kaltara, Pjs Gubernur Kaltara DR Teguh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers